Renungan Harian Anak, Sabtu 13 September 2025
Shalom adik-adik Elohim Kids! Selamat pagi Bagaimana kabarnya hari ini? Kakak harap semuanya sehat, penuh sukacita, dan siap memulai hari dengan semangat. Sebelum beraktivitas, yuk kita belajar bersama tentang mau untuk membantu sesama.
Adik-adik, setiap hari kita pasti bertemu dengan orang lain—di rumah, di sekolah, di gereja, bahkan saat kita bermain. Kadang, kita juga melihat ada orang yang sedang membutuhkan pertolongan. Misalnya, ada teman yang lupa membawa pensil, kita bisa meminjamkan pensil supaya dia tetap bisa mengerjakan tugas. Atau ada teman yang lupa membawa uang saku, kita bisa berbagi makanan supaya dia tidak merasa sendirian saat jam istirahat. Hal-hal kecil seperti itu mungkin terlihat sederhana, tapi sangat berarti bagi orang lain.
Di dalam Alkitab, Rasul Paulus mengajarkan kita untuk saling menolong. Ia berkata, “Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus.” (Galatia 6:2). Artinya, kalau ada teman atau orang di sekitar kita yang kesulitan, Tuhan mau kita peduli dan mau membantu. Inilah salah satu cara kita menunjukkan kasih kepada sesama.
Alkitab juga memberikan contoh lewat kisah Nabi Elisa. Ada seorang panglima bernama Naaman yang sakit kusta. Elisa menolong Naaman dengan menyuruhnya mandi di Sungai Yordan sebanyak 7 kali. Setelah taat, Naaman sembuh! Ketika Naaman ingin memberi hadiah kepada Elisa, Elisa menolak. Ia tahu bahwa yang menyembuhkan Naaman bukan dirinya, melainkan Tuhan. Dari Elisa kita belajar bahwa menolong harus dilakukan dengan hati yang tulus, bukan untuk mendapatkan imbalan.

🌱 Apa yang Bisa Kita Pelajari?
1️. Tuhan Yesus sudah menolong kita lebih dulu.
Adik-adik, ingat ya, Tuhan Yesus rela mati di kayu salib untuk menyelamatkan kita dari dosa. Itu adalah pertolongan yang paling besar dan luar biasa. Karena Yesus sudah lebih dulu menolong kita, maka kita juga harus belajar menolong orang lain.
2️. Menolong dengan hati yang tulus.
Kalau kita menolong, jangan sampai karena ingin dipuji atau berharap balasan. Tuhan Yesus menolong kita bukan untuk dipuji, tapi karena Ia mengasihi kita. Jadi, kalau kita menolong teman, lakukanlah dengan hati yang penuh kasih.
3️. Pertolongan kecil bisa membawa sukacita besar.
Menolong itu tidak selalu dengan hal yang besar. Misalnya: meminjamkan pensil, berbagi makanan, membantu teman mengangkat buku, atau mendoakan teman yang sedang sakit. Mungkin kelihatannya sederhana, tapi bisa membuat hati teman kita senang dan merasa diperhatikan.
📖 Ayat Hafalan
Galatia 6:2 “Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus.”
🙌 Komitmenku Hari Ini
Aku mau belajar menolong teman dan orang lain dengan hati yang tulus, bukan untuk dipuji, tetapi supaya kasih Tuhan Yesus terlihat lewat hidupku.
🙏 Doa Penutup
“Tuhan Yesus, terima kasih Engkau sudah menolong kami dengan kasih-Mu yang besar. Ajari kami supaya tidak egois, tetapi mau menolong teman-teman kami dengan hati yang tulus. Biarlah hidup kami bisa menjadi berkat bagi orang lain. Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”
Hikmat Hari Ini
“Ketika kita mau menolong dengan hati yang tulus, kita sedang menunjukkan kasih Tuhan Yesus kepada orang lain.”
Tuhan Yesus memberkati
Mik – YC
PENGUMUMAN
Halo adik-adik Elohim Kids! 👋✨
Siapa yang siap beribadah minggu ini? Yuk kita datang sama-sama ke:
📅 Minggu, 14 September 2025
🕔 Pukul 08.00 WIB
📍 GPdI Elohim Batu – Jl. Diponegoro No.125 Batu

🎉 Dengan tema spesial: “BERSAMA TUHAN AKU BISA”
Adik-adik, seperti Yosua yang berani menyeberangi Sungai Yordan karena percaya pada Tuhan, kita juga mau belajar bahwa bersama Tuhan, kita pasti bisa menghadapi tantangan apa pun!
Jangan sampai ketinggalan ya, kita akan memuji Tuhan Bersama, Belajar Firman Tuhan dan tentunya kita akan bersukacita dan bertumbuh Bersama teman-teman kita yang lain
Ajak juga teman, saudara, dan sahabat kalian untuk ikut ibadah bersama.
Yuk siapkan hati kita dan katakan bersama-sama: “Bersama Tuhan, aku bisa!”