Renungan Harian Anak, Jumat 09 Oktober 2025
Syalom, adik-adik Elohim Kids! Apa kabar hari ini? Kakak harap kalian semua dalam keadaan sehat, penuh sukacita, dan siap belajar firman Tuhan, ya! Hari ini kita akan belajar tentang satu sifat yang harus kita hindari—yaitu marah yang berlebihan!
Adik-adik, siapa di sini yang pernah merasa marah? Mungkin marah karena teman mengejek, karena kehilangan mainan, atau karena tidak diajak bermain. Wah, setiap orang pasti pernah marah, ya. Tapi tahukah kamu, kalau marah yang tidak dikendalikan bisa mendatangkan banyak masalah? Tuhan mau kita belajar untuk menguasai diri dan tidak membiarkan amarah membuat kita berbuat dosa.
“Dino, Anak yang Pemarah”
Di sebuah sekolah, ada anak bernama Dino. Ia terkenal sebagai anak yang kuat dan bertubuh besar. Tapi sayangnya, Dino juga terkenal sebagai anak pemarah. Suatu hari, Dino datang terlambat ke sekolah. Ibu Guru menegurnya dan memberi hukuman untuk piket membersihkan kelas selama tiga hari. Dino langsung marah! Ia menggebrak meja dan membentak, “Tidak adil! Aku cuma terlambat sedikit!” Teman-teman di kelas ketakutan dan menjauh darinya. Mereka lalu melaporkan kejadian itu kepada Pak Dani, guru kesiswaan.
Pak Dani kemudian memanggil Dino dan berbicara dengan lembut, “Dino, kamu dihukum bukan karena dibenci, tapi supaya kamu belajar bertanggung jawab. Kalau kamu marah seperti tadi, kamu hanya membuat orang lain takut dan menjauh.” Dino menundukkan kepala. Ia menyadari kesalahannya dan meminta maaf kepada teman-temannya. Sejak hari itu, Dino berusaha belajar mengendalikan emosinya.

Adik-adik, dari cerita Dino, kita belajar bahwa orang yang mudah marah akan menimbulkan banyak masalah. — Amsal 29:22 berkata, “Si pemarah menimbulkan pertengkaran, dan orang yang lekas gusar banyak pelanggarannya.” Orang yang pemarah sering merasa dirinya paling benar, tidak mau diatur, dan sulit mendengarkan nasihat. Tapi, Tuhan tidak senang dengan sikap seperti itu. Tuhan mau kita menjadi anak-anak yang sabar, rendah hati, dan bisa mengampuni orang lain.
Kalau kita cepat marah, hubungan kita dengan teman-teman bisa rusak, bahkan kita bisa kehilangan sukacita. Tapi kalau kita memilih untuk sabar, tenang, dan berdoa ketika hati mulai panas, Tuhan akan menolong kita menjadi anak yang bijak dan damai.
Nah berikut adalah Langkah Sederhana yang adik-adik bisa Lakukan supaya kita tidak menjadi anak yang pemarah
- Belajar mengendalikan diri. Saat mulai merasa marah, tarik napas dalam-dalam, lalu berdoa minta Tuhan menenangkan hati.
- Belajar mengampuni. Jangan membalas kejahatan dengan kemarahan, tapi maafkan seperti Tuhan Yesus mengampuni kita.
- Gunakan kata-kata lembut. Jangan berteriak atau membentak, tapi bicara dengan sopan kepada siapa pun.
- Jangan menyimpan dendam. Kalau ada teman yang menyakiti, bicarakan baik-baik dan tetap bersahabat.
Adik-adik, marah itu wajar, tapi yang penting adalah bagaimana kita mengendalikan kemarahan itu. Tuhan mau kita menjadi anak-anak yang damai, bukan pembuat onar. Kalau kita mau sabar dan rendah hati, Tuhan akan menolong kita hidup dengan sukacita dan damai dengan semua orang.
📜 Ayat Hafalan
🕊️ “Si pemarah menimbulkan pertengkaran, dan orang yang lekas gusar banyak pelanggarannya.”
— Amsal 29:22
🙋♂️ Komitmenku Hari Ini
Hari ini aku mau belajar untuk tidak cepat marah. Aku mau belajar sabar dan mengendalikan diri supaya aku bisa menjadi anak yang membawa damai, bukan pertengkaran.
🙏 Doa Penutup
Tuhan Yesus yang baik, terima kasih untuk firman-Mu hari ini. Tolong aku supaya tidak mudah marah dan bisa mengendalikan diriku. Ajarkan aku untuk sabar, mengampuni, dan berkata lembut kepada orang lain. Aku mau menjadi anak yang membawa damai dan menyenangkan hati-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, amin.
💡 Hikmat Hari Ini
“Marah itu seperti api, kalau tidak dijaga bisa membakar segalanya. Tapi kalau dikendalikan, bisa jadi terang yang membawa damai.”
Tuhan Yesus memberkati
YNP – YC
Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan