Elohim Ministry umum Ketika Prioritas Berubah

Ketika Prioritas Berubah



Renungan Harian, Sabtu 06 Desember 2025.

Nats: Hagai 2 : 16 – 17, “ Ketika kamu datang kepada tumpukan  gandum yang seharusnya berjumlah dua puluh sukatan, hanya ada sepuluh. Ketika kamu datang ke tong anggur yang seharusnya berjumlah lima puluh takaran, hanya ada dua puluh. Aku menghajar kamu dengan hama, penyakit gandum, dan hujan batu pada segala pekerjaan tanganmu, tetapi kamu tidak berbalik kepadaKu, demikianlah firman Tuhan “.

Saudara-saudara yg terkasih dalam Tuhan, pernahkah kita bekerja keras, mengerahkan segala upaya, namun hasilnya jauh dari harapan ? Mungkin kita telah menabung bertahun-tahun, tetapi tiba-tiba dana itu habis karena pengeluaran yang tak terduga. Rasa kecewa ini bukanlah hal baru. Ini adalah pengalaman yang dialami oleh umat Israel yang baru kembali dari pembuangan , yang kepada mereka nabi Hagai berbicara, mereka adalah orang-orang yang bersemangat untuk membangun kembali Bait Suci, tetapi semangat itu luntur. Mereka mengalihkan Fokusnya dari rumah Tuhan ke rumah mereka sendiri. dan apa yang terjadi ?

Ayat yang kita baca hari ini dlm Hagai 2 : 16-17 menunjukkan fenomena yang ganjil yaitu Hukum Hasil yang berkurang !

Hukum Hasil yang berkurang (ay 16), Hagai menggambarkan situasi yang menyakitkan dikatakan :

Gandum 20 menjadi 10 : ketika mereka berharap panen besar ( 20 Sukatan ), yg mereka dapat hanya setengahnya ( 10 sukatan). Anggur 50 menjadi 20 ; Saat mereka mengira tong anggur akan penuh ( 50 takaran ), isinya jauah berkurang ( hanya 20 takaran).

Jadi mereka bekerja seperti biasa, menabur seperti biasa, tetapi berkat yang seharusnya melimpah tiba-tiba menyusut,  Mengapa ? karena ada Prioritas yang salah

Mereka berkata dalam hati “ kami akan membangun rumah kami dulu. Rumah Tuhan bisa menunggu “. Dengan mengabaikan Bait Bait Suci yang merupakan pusat penyembahan dan kehadiran Tuhan di tengah mereka, mereka secara tidak langsung menyatakan bahwa kepentingan pribadi lebih penting daripada kemuliaan Tuhan !

Saudara-saudara Tuhan mengizinkan hasil mereka berkurang bukan karena Dia kejam, ttapi karena Dia ingin mengajar mereka sebuah kebenaran yaitu hidup yang dibangun tanpa fondasi Tuhan akan selalu terasa kurang bahkan di tengah kelimpahan materi.

Pertanyaannya : dimana kita menaruh energi dan fokus kita hari ini ? apakah “ panen “ yang kita harapkan dalam karier, keluarga atau harta, ternyata kosong karena Tuhan tidak kita utamakan ?

Saudara ayat 17 berkata “ Aku menghajar kamu dengan hama, penyakit gandum, dan hujan batu pada segala pekerjaan tangamu”.

Tuhan tidak diam melihat umatNya tersesat, Dia menggunakan alam, kesulitan ekonomi dan kegagalan sebagai alat untuk :

Menguji Hati : kesusahan menunjukkan dimana hati kita benar-benar tertanam. ketika uang sulit didapat, apakah kita meratap dan menyalahkan keadaan, ataukah kita berlutut dan mencari wajah Tuhan ?

Memanggil untuk bertobat : Frasa kunci dalam ayat 17 ini adalah : “ tetapi kamu tidak berbalik kepadaKu, demikianlah firman Tuhan “ Inti masalah mereka bukan pada hama atau hujan, melainkan pada ketidak mauan mereka untuk berbalik kepada Tuhan !

Panggilan untuk Mengutamakan Tuhan, Jika bait suci di zaman Hagai adalah simbol  ketaatan dan prioritas mereka terhadap Tuhan, Apa bait suci kita hari ini ??   yaitu…

Mengutamakan Bait Suci Tubuh ( 1 Kor 6 : 19-20) dikatakan Tubuh kita adalah bait Roh kudus. mengutamakan Tuhan berarti menjaga kekudusan, menjauhkan diri dari dosa, dan menggunakan waktu, tenaga , pikiran dan talenta kita untuk kemuliaan Dia

Mengutamakan Ibadah Bersama ; kembali memprioritaskan persekutuan ibadah dan pelayanan di rumah Tuhan ini adalah wujud ketaatan kita. jangan biarkan kesibukan , hobi, selalu mendahului waktu kita untuk Tuhan.

Jadi Hagai 2 : 16 – 17 mengajarkan kita, ketika Tuhan ditaruh di tempat kedua, segala sesuatu yang lain akan mengikuti hukum pengurangan. kita akan bekerja dua kali lipat, tetapi hasilnya setengah. Kita akan merasa cemas dan kosong, meskipun memiliki banyak hal.

Sebaliknya Firman Tuhan menjanjikan di ayat ( Hagai 2 : 18-19) bahwa sejak hari umat Israel mulai kembali membangun Bait Tuhan, Tuhan akan memberikan berkat-berkatNya, mari kita ubah prioritas kita hari ini mulailah hari ini dengan Tuhan.

Tuhan memberkati

EW

Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800

Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *