📖 2 Raja-Raja Pasal 22, Penemuan kembali Kitab Taurat pada masa Raja Yosia membangkitkan kesadaran akan dosa dan memulai pembaruan rohani bangsa.
📖 2 Raja-Raja Pasal 23, Raja Yosia melakukan reformasi besar dengan menghancurkan penyembahan berhala dan mengembalikan bangsa kepada penyembahan kepada Tuhan.

Rangkuman Kebenaran:
Ketika firman Tuhan ditemukan kembali, hati Yosia tersentuh dan ia merendahkan diri di hadapan Tuhan. Responsnya menunjukkan bahwa firman Allah memiliki kuasa membangunkan kesadaran akan dosa. Orang percaya belajar bahwa pembaruan rohani selalu dimulai ketika hati terbuka terhadap firman Tuhan. “Segera sesudah raja mendengar perkataan kitab Taurat itu, dikoyakkannyalah pakaiannya.” (2 Raja-raja 22:11)
Pertobatan sejati tidak berhenti pada penyesalan, tetapi menghasilkan tindakan nyata. Yosia memimpin reformasi besar untuk memulihkan penyembahan yang benar. Orang percaya diingatkan bahwa kesetiaan kepada Tuhan harus dinyatakan melalui keputusan nyata meninggalkan dosa. “Sebelum dia tidak ada raja seperti dia yang berbalik kepada TUHAN dengan segenap hatinya, dengan segenap jiwanya dan dengan segenap kekuatannya…” (2 Raja-raja 23:25)
Orang percaya belajar bahwa pembaruan rohani selalu dimulai ketika hati terbuka terhadap firman Tuhan. Juga orang percaya diingatkan bahwa kesetiaan kepada Tuhan harus dinyatakan melalui keputusan nyata meninggalkan dosa. Amin. Terima kasuh Tuhan untuk berkat Firman Mu pagi hari ini. Selamat hari minggu, selamat berbakti dan selamat melayani Tuhan.