Elohim Ministry anak “Bukan Emas dan Perak, Tetapi Tuhan”

“Bukan Emas dan Perak, Tetapi Tuhan”



Renungan Harian Anak, Senin 08 Juni 2026

Syalom, adik-adik Elohim Kids! Adik-adik, menurut kalian, apakah menolong orang lain harus selalu dengan uang atau hadiah yang mahal? Sering kali kita berpikir bahwa hanya orang kaya yang bisa menolong banyak orang. Kita mungkin berkata, “Aku tidak punya uang banyak,” atau “Aku tidak punya barang yang bisa diberikan.” Namun tahukah adik-adik? Tuhan mengajarkan bahwa pertolongan yang paling berharga tidak selalu berupa uang atau hadiah. Kasih, perhatian, doa, pertolongan, dan kuasa Tuhan jauh lebih berharga daripada emas dan perak. Hari ini kita akan belajar dari kisah Petrus dan Yohanes yang dipakai Tuhan untuk menolong seorang pria lumpuh. Mereka tidak memberikan uang, tetapi mereka memberikan sesuatu yang jauh lebih berharga.

Ada seorang anak bernama Samuel. Suatu hari ia melihat temannya, Beni, duduk sendirian di sekolah karena tidak diajak bermain oleh teman-teman yang lain. Samuel tidak membawa uang untuk membeli hadiah bagi Beni. Ia juga tidak memiliki barang istimewa untuk diberikan. Namun Samuel duduk di samping Beni, mengajaknya bermain, mendengarkan ceritanya, dan membuatnya tersenyum kembali. Saat pulang sekolah, Beni berkata, “Terima kasih ya, Samuel. Hari ini aku senang karena kamu mau menemaniku.” Samuel baru sadar bahwa walaupun ia tidak memberikan uang atau hadiah, kehadirannya dan kasihnya telah menjadi pertolongan yang sangat berarti.

Begitu juga dalam hidup kita. Kadang-kadang orang tidak membutuhkan uang, tetapi membutuhkan perhatian, doa, semangat, atau bantuan yang tulus dari hati.

Dalam Kisah Para Rasul 3:1–10, Petrus dan Yohanes berjalan menuju Bait Allah untuk berdoa. Di dekat Gerbang Indah duduk seorang pria yang lumpuh sejak lahir. Karena tidak bisa berjalan dan bekerja, setiap hari ia meminta sedekah dari orang-orang yang lewat. Ketika melihat Petrus dan Yohanes, ia berharap mendapatkan beberapa uang koin. Lalu Petrus berkata: “Emas dan perak tidak ada padaku, tetapi apa yang kupunyai, kuberikan kepadamu: Demi nama Yesus Kristus, orang Nazaret itu, berjalanlah!” (ayat 6). Petrus lalu memegang tangan orang itu dan menolongnya berdiri. Saat itu juga Tuhan melakukan Mujizat. Kaki orang lumpuh itu menjadi kuat. Ia bisa berdiri, berjalan, melompat-lompat, dan memuji Tuhan dengan penuh sukacita.

Dari kisah ini kita belajar beberapa hal penting.

1. Tuhan Dapat Memakai Orang Biasa,  Petrus dan Yohanes bukan orang kaya. Mereka tidak memiliki emas atau perak untuk diberikan. Namun mereka memiliki iman kepada Tuhan Yesus dan hati yang mau dipakai oleh-Nya. Tuhan tidak mencari orang yang paling kaya atau paling hebat. Tuhan mencari orang yang mau taat dan mengasihi sesama.

2. Pertolongan Tidak Selalu Berupa Uang, Orang lumpuh itu meminta uang, tetapi Tuhan memberinya sesuatu yang jauh lebih besar, yaitu kesembuhan dan kehidupan yang baru. Kadang-kadang seseorang membutuhkan teman yang mau mendengarkan, doa yang tulus, kata-kata yang menguatkan, atau bantuan sederhana yang dilakukan dengan kasih.

3. Tuhan Sudah Memberikan Banyak Hal Berharga Kepada Kita, Mungkin kita belum memiliki banyak uang. Namun Tuhan sudah memberi kita banyak hal yang bisa dipakai untuk menolong orang lain.

Tuhan memberi kita tangan untuk membantu, mulut untuk menghibur, telinga untuk mendengarkan, hati untuk peduli, tenaga untuk melayani, dan doa untuk menguatkan orang lain.  Semua itu adalah hadiah dari Tuhan yang dapat menjadi berkat bagi banyak orang.

Hari ini cobalah melihat orang-orang di sekitarmu yang membutuhkan pertolongan. Mungkin ada teman yang sedih dan perlu dihibur, adik yang membutuhkan bantuan belajar, atau orang tua yang memerlukan bantuan membereskan rumah. Jangan berpikir bahwa kamu harus memiliki banyak uang untuk menolong. Pakailah senyumanmu, perhatianmu, waktumu, tenagamu, dan doamu untuk menjadi berkat. Ketika kamu menolong dengan kasih, Tuhan dapat memakai tindakan kecilmu untuk membawa sukacita yang besar bagi orang lain.

Kesimpulan Renungan

Ayat Hafalan

📖 Amsal 3:27a “Janganlah menahan kebaikan dari orang-orang yang berhak menerimanya.”

Komitmenku Hari Ini

Doa Penutup

Tuhan Yesus yang baik, terima kasih karena Engkau sudah memberikan banyak hal berharga dalam hidupku. Ajarku untuk tidak hanya memikirkan diriku sendiri, tetapi juga peduli kepada orang lain. Pakailah tangan, mulut, hati, dan hidupku untuk menjadi berkat bagi sesama. Tolong aku supaya setia menolong dengan kasih dan membawa sukacita bagi orang-orang di sekitarku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin.

Hikmat Hari Ini

Tuhan tidak melihat seberapa banyak yang kita miliki, tetapi seberapa tulus kita memakai apa yang Tuhan berikan untuk menolong orang lain.

Elkids070626 – SP

JOIN GRUP

Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan
atau Klik tombol dibawah ini :

Anda juga bisa mengikuti saluran Renungan Harian Kristen Elohim.id di WhatsApp dengan klik tautan berikut:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb7dcZJL7UVRcABBMw1f

Atau klik tombol dibawah ini >>>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *