📖 Mazmur Pasal 60, Daud memohon pertolongan Tuhan setelah kekalahan dan menyatakan keyakinan bahwa kemenangan sejati berasal dari Allah.
📖 Mazmur Pasal 61, Daud berseru kepada Tuhan dari tengah kelemahan dan menemukan perlindungan serta keamanan dalam hadirat Allah.
📖 Mazmur Pasal 62, Pemazmur menegaskan bahwa hanya Tuhan sumber keselamatan, perlindungan, dan ketenangan sejati bagi hidup manusia.

Rangkuman Kebenaran:
Kegagalan dan kesulitan tidak berarti Tuhan meninggalkan umat-Nya. Allah sanggup memulihkan dan memberikan kemenangan bagi mereka yang berharap kepada-Nya. Orang percaya diajak mengandalkan kuasa Tuhan, bukan kekuatan manusia semata. “Dengan Allah akan kita lakukan perbuatan-perbuatan gagah perkasa, sebab Ia sendiri akan menginjak-injak para lawan kita.” Mazmur 60:12
Saat hati terasa lemah dan terbeban, Tuhan tetap mendengar seruan umat-Nya. Allah menjadi gunung batu yang kokoh ketika manusia tidak lagi memiliki kekuatan sendiri. Orang percaya dapat datang kepada Tuhan kapan pun membutuhkan pertolongan dan penghiburan. Dari ujung bumi aku berseru kepada-Mu, karena hatiku lemah lesu; tuntunlah aku ke gunung batu yang terlalu tinggi bagiku.” Mazmur 61:2
Dunia menawarkan banyak sandaran, tetapi hanya Tuhan yang tidak pernah mengecewakan. Ketenangan sejati lahir dari kepercayaan penuh kepada Allah. Orang percaya dipanggil mencurahkan isi hati kepada Tuhan dan menjadikan-Nya tempat perlindungan setiap waktu. “Hanya dekat Allah saja aku tenang, dari pada-Nyalah keselamatanku.” Mazmur 62:1
Orang percaya diajak mengandalkan kuasa Tuhan, bukan kekuatan manusia semata dan orang percaya dapat datang kepada Tuhan kapan pun membutuhkan pertolongan dan penghiburan. Amin. Terima kasih Tuhan untuk berkat Mu pagi hari ini.