Renungan harian Anak, Kamis 18 Juni 2026
Syalom adik-adik Elohim Kids! Apa kabar hari ini? Kakak berharap semua sehat, selalu bersukacita, dan merasakan kasih Tuhan setiap hari. Sebelum kita memulai aktivitas hari ini, mari kita belajar bersama dari Firman Tuhan tentang pentingnya berdoa bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk kebaikan orang lain.
Adik-adik, pernahkah kalian melihat seseorang yang sedang mengalami kesulitan? Mungkin ada teman yang sedang sakit, keluarga yang sedang mengalami masalah, atau seseorang yang membutuhkan pertolongan. Apa yang biasanya kita lakukan ketika melihat keadaan seperti itu? Sebagai anak Tuhan, kita dipanggil untuk memiliki hati yang peduli. Salah satu cara sederhana yang bisa kita lakukan adalah dengan berdoa bagi mereka. Doa adalah cara kita berbicara kepada Tuhan. Melalui doa, kita dapat meminta Tuhan menolong, menguatkan, dan memberkati orang-orang yang kita kasihi. Hari ini kita akan belajar dari Nehemia, seorang yang memiliki hati yang peduli terhadap bangsanya.
Ada seorang anak bernama Sinta. Suatu hari Sinta melihat temannya, Maria, tidak masuk sekolah karena sedang sakit. Sinta merasa sedih karena biasanya mereka selalu bermain bersama. Sinta ingin membantu, tetapi ia tidak tahu harus melakukan apa. Kemudian Sinta teringat bahwa ia bisa berdoa. Sinta berdoa, “Tuhan Yesus, tolong sembuhkan Maria, berikan dia kekuatan, dan hibur hatinya. Berkati keluarganya juga.” Walaupun Sinta tidak bisa langsung menyembuhkan Maria, doanya menunjukkan kasih dan kepeduliannya. Dari hal sederhana itu, Sinta belajar bahwa doa adalah cara kita menunjukkan kasih kepada orang lain.

Belajar Berdoa Seperti Nehemia (Nehemia 1:5-11)
Adik-adik, Nehemia tinggal di puri Susan, sebuah tempat di kerajaan Persia. Nehemia bekerja sebagai juru minuman raja. Tugasnya adalah menyiapkan minuman untuk raja dan memastikan semuanya aman. Walaupun Nehemia memiliki pekerjaan yang baik, hatinya tetap peduli kepada bangsanya, yaitu orang-orang Yehuda yang sedang mengalami kesulitan. Suatu hari Nehemia mendengar kabar bahwa Yerusalem, kota tempat bangsanya berasal, berada dalam keadaan yang menyedihkan. Tembok kota runtuh dan banyak orang mengalami kesusahan. Mendengar berita itu, Nehemia sangat sedih. Tetapi Nehemia tidak hanya merasa sedih, ia datang kepada Tuhan dalam doa.Nehemia berdoa dengan rendah hati. Ia mengakui kesalahan bangsanya dan meminta Tuhan mengampuni mereka. Nehemia juga percaya bahwa Tuhan setia dan sanggup menolong umat-Nya.

Dari Nehemia kita belajar:
1. Memiliki hati yang peduli kepada orang lain, Nehemia tidak hanya memikirkan dirinya sendiri. Ia peduli dengan keadaan orang-orang yang sedang mengalami kesulitan. Sebagai anak Tuhan, kita juga dapat belajar memperhatikan orang lain. Kita bisa peduli kepada keluarga, teman, dan orang-orang di sekitar kita.
2. Membawa masalah orang lain kepada Tuhan melalui doa. Nehemia tahu bahwa pertolongan terbesar datang dari Tuhan. Karena itu ia berdoa. Kadang kita tidak bisa menyelesaikan semua masalah orang lain, tetapi kita selalu bisa membawa mereka dalam doa kepada Tuhan. Tuhan mendengar setiap doa yang disampaikan dengan ha, i yang tulus.
3. Doa menunjukkan kasih kitaKetika kita mendoakan orang lain, kita sedang menunjukkan bahwa kita mengasihi mereka. Kita dapat berdoa untuk orang tua, saudara, teman, guru, bahkan orang-orang yang sedang membutuhkan pertolongan Tuhan.
Adik-adik, mulai hari ini mari belajar menyediakan waktu untuk berdoa bagi orang lain. Ketika melihat teman yang sedih, keluarga yang membutuhkan pertolongan, atau orang yang sedang sakit, jangan hanya melihat dan merasa kasihan, tetapi ingatlah untuk mendoakan mereka. Dalam doa kita, kita bisa meminta Tuhan memberikan kesehatan, kekuatan, sukacita, dan pertolongan bagi mereka.
Kesimpulan Renungan
Nehemia mengajarkan kita bahwa anak Tuhan harus memiliki hati yang peduli. Ia tidak hanya memikirkan dirinya sendiri, tetapi membawa keadaan orang lain kepada Tuhan melalui doa. Tuhan senang ketika kita berdoa dengan kasih untuk orang lain. Mari menjadi anak-anak Tuhan yang suka berdoa dan menjadi berkat bagi banyak orang.
Ayat Hafalan
Mazmur 79:9 “Tolonglah kami, ya Allah penyelamat kami, demi kemuliaan nama-Mu! Lepaskanlah kami dan ampunilah dosa kami oleh karena nama-Mu!”
Komitmenku Hari Ini
Hari ini aku mau belajar berdoa bagi orang lain. Aku mau peduli kepada keluarga, teman, dan orang-orang di sekitarku serta membawa mereka dalam doa kepada Tuhan.
Doa Penutup
Tuhan Yesus yang baik, terima kasih karena Engkau selalu mendengar doa kami. Ajarkan kami memiliki hati seperti Nehemia yang peduli kepada orang lain. Tolong kami supaya tidak hanya memikirkan diri sendiri, tetapi mau berdoa bagi keluarga, teman, dan orang-orang yang membutuhkan pertolongan-Mu. Pakailah hidup kami menjadi berkat bagi sesama. Dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.
Hikmat Hari Ini
“Ketika kita berdoa bagi orang lain, kita sedang menunjukkan kasih Tuhan kepada mereka.”
YNP – RS
JOIN GRUP
Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan
atau Klik tombol dibawah ini :
Anda juga bisa mengikuti saluran Renungan Harian Kristen Elohim.id di WhatsApp dengan klik tautan berikut:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb7dcZJL7UVRcABBMw1f
Atau klik tombol dibawah ini >>>