Elohim Ministry anak Awas! Bahaya Tidak Taat

Awas! Bahaya Tidak Taat



Renungan Harian Anak, Sabtu 03 Oktober 2026

Syalom adik-adik elohim kids … hari ini kiya belajar sebuah kesadaran yang sangat penting bahwa Taat kepada Tuhan mungkin tidak selalu mudah, tetapi ketaatan membawa kita berjalan di jalan yang benar.

Adik-adik, pernahkah kamu sakit? Ketika sakit, biasanya orang tua meminta kita beristirahat, makan makanan yang bergizi, minum obat, dan mengikuti nasihat dokter. Tetapi bagaimana kalau kita tidak mau menurut? Kita malah bermain terus, makan sembarangan, dan tidak mau minum obat. Bukannya menjadi sehat, sakit kita bisa semakin parah. Hal yang sama dapat terjadi ketika kita tidak mau taat kepada Tuhan. Ketidaktaatan dapat membawa kita kepada pilihan dan akibat yang tidak baik. Karena itu, Tuhan ingin kita belajar mendengarkan dan menaati firman-Nya.

Suatu hari, Beni sedang bermain di halaman rumah. Ibu sudah mengingatkan, “Beni, jangan bermain terlalu dekat dengan jalan karena banyak kendaraan lewat.” Beni mendengar nasihat itu, tetapi ia berpikir, “Aku kan hati-hati. Tidak akan terjadi apa-apa.” Karena tidak menaati ibunya, Beni terus bermain di tempat yang berbahaya. Untunglah ia segera mendengarkan ketika ibunya memanggil dan mengajaknya kembali ke tempat yang aman. Dari kejadian itu Beni belajar bahwa nasihat diberikan untuk melindungi dirinya, sehingga lebih baik mendengarkan dan taat daripada menunggu sampai mengalami masalah.

Dalam 1 Samuel 13, Saul menghadapi keadaan yang sulit. Ia sedang menunggu Samuel datang untuk mempersembahkan korban kepada Tuhan. Namun Samuel belum juga datang, sementara Saul melihat keadaan yang semakin membuatnya takut. Karena tidak sabar menunggu, Saul mengambil keputusan sendiri dan mempersembahkan korban, padahal hal itu bukan tugas yang Tuhan berikan kepadanya. Ketika Samuel datang, ia menegur Saul. Saul telah memilih untuk mengikuti keinginannya sendiri daripada menaati perintah Tuhan. Akibat ketidaktaatannya, Saul kehilangan kesempatan untuk memiliki kerajaan yang tetap. Ini menunjukkan bahwa ketidaktaatan kepada Tuhan bukanlah hal yang sepele.

Adik-adik, mungkin kita berpikir bahwa menaati Tuhan hanya berarti melakukan hal-hal besar. Padahal ketaatan dimulai dari hal-hal sederhana. Ketika orang tua meminta kita berkata jujur, kita belajar berkata jujur. Ketika guru memberikan nasihat yang baik, kita mendengarkannya. Ketika Tuhan mengajarkan kita untuk mengasihi, mengampuni, menolong, dan melakukan kebaikan, kita belajar melakukannya. Kadang-kadang kita tidak mau taat karena ingin melakukan apa yang kita sukai. Kita mungkin berpikir, “Aku tahu yang terbaik,” atau “Aku mau melakukannya dengan caraku sendiri.” Tetapi Tuhan mengetahui apa yang baik bagi kita. Karena itu, jangan biarkan rasa malas, takut, marah, atau ingin menang sendiri membuat kita tidak taat.

Langkah Sederhana Hari Ini

Hari ini, pilihlah satu hal sederhana yang dapat kamu lakukan sebagai bentuk ketaatan. Misalnya, segera melakukan tugas ketika orang tua meminta, berkata jujur meskipun takut ditegur, mendengarkan nasihat guru, atau mau meminta maaf ketika melakukan kesalahan. Sebelum melakukan sesuatu, biasakan bertanya dalam hati, “Apakah ini benar dan menyenangkan hati Tuhan?” Lalu berdoalah dan mintalah Tuhan menolongmu untuk memilih melakukan yang benar.

Kesimpulan

Ketidaktaatan dapat membawa kita kepada pilihan yang salah, tetapi ketaatan menolong kita berjalan di jalan yang benar. Belajarlah mendengarkan Tuhan melalui firman-Nya dan nasihat yang baik dari orang tua serta guru. Jangan hanya tahu apa yang benar, tetapi lakukanlah dengan hati yang taat.

Ayat Hafalan

“Sesungguhnya, mendengarkan lebih baik dari pada korban sembelihan, memperhatikan lebih baik dari pada lemak domba-domba jantan.” 1 Samuel 15:22

Komitmenku Hari Ini

Hari ini aku mau belajar menjadi anak yang taat. Aku mau mendengarkan nasihat yang baik, menaati firman Tuhan, dan melakukan apa yang benar meskipun terkadang tidak mudah.

Doa Penutup

Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau mengajarku untuk hidup dalam kebenaran. Ampunilah aku jika selama ini aku sering tidak taat, ingin menang sendiri, atau memilih melakukan apa yang aku sukai. Tolong aku supaya mau mendengarkan firman-Mu dan menaati nasihat yang baik dari orang tua dan guruku. Berikan aku hati yang lembut dan mau melakukan yang benar. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin.

Hikmat Hari Ini

“Anak yang bijaksana bukan hanya mendengar yang benar, tetapi mau melakukannya.”

YNP – IFM

📖 IBADAH ANAK ELOHIM

🎉 HALO Adik-adik ELOHIM! 🎉🌟

Kalian siap belajar sesuatu yang seru dari kisah Esau dan Yakub? 😄 Minggu ini kita akan belajar bahwa berani berkata jujur adalah langkah penting untuk mengalami perubahan bersama Tuhan.

✨ Tema: “BERANI JUJUR UNTUK DIUBAH”
👬 Belajar dari kisah keluarga Esau & Yakub
📖 Kejadian 27:1-40

📅 Minggu, 04 Oktober 2026 | ⏰ Pukul 08.00 WIB
📍 GPdI Elohim Batu – Jl. Diponegoro No. 125, Batu

💬 Jangan lupa ajak teman-temanmu juga!
Mari datang dengan hati yang gembira, belajar Firman Tuhan, bermain, dan bertumbuh bersama!
🥳📖❤️

🌈 Aku berani jujur! Aku mau berubah bersama Tuhan!

Sampai jumpa, Adik-adik Elohim! 👋😊✨

JOIN GRUP RENUNGAN HARIAN

Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan
atau Klik tombol dibawah ini :

Anda juga bisa mengikuti saluran Renungan Harian Kristen Elohim.id di WhatsApp dengan klik tautan berikut:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb7dcZJL7UVRcABBMw1f

Atau klik tombol dibawah ini >>>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *