📖 Yehezkiel pasal 16, Kasih karunia Allah kepada Yerusalem dibalas dengan ketidaksetiaan, tetapi Allah tetap menyatakan rencana pemulihan berdasarkan perjanjian-Nya.
📖 Yehezkiel pasal 17, Perumpamaan dua burung rajawali menegur pengingkaran perjanjian, sedangkan tunas yang ditanam Allah menggambarkan harapan akan pemerintahan yang dipulihkan-Nya.

Rangkuman Kebenaran :
🟦 Yehezkiel 16
Allah menggambarkan Yerusalem seperti seseorang yang diselamatkan, dirawat, dan diberkati, tetapi kemudian melupakan kebaikan-Nya dan berpaling kepada berhala. Ketidaksetiaan itu mendatangkan penghakiman. Namun, Allah juga mengingat perjanjian-Nya dan menjanjikan pemulihan. Kita diajak mengingat kasih karunia Tuhan, meninggalkan kesombongan, dan hidup setia kepada-Nya. “Tetapi Aku akan mengingat perjanjian-Ku dengan engkau” — Yehezkiel 16:60
🟦 Yehezkiel 17
Melalui perumpamaan tentang burung rajawali dan pohon anggur, Allah menyingkapkan akibat pengkhianatan terhadap perjanjian. Mengandalkan kekuatan politik dan melanggar janji tidak membawa keselamatan. Namun, Allah berjanji menanam tunas yang akan tumbuh menjadi pohon besar. Kita diajak menjaga integritas, menepati janji, dan berharap pada rencana Allah. “Aku, TUHAN, yang mengatakannya dan akan membuatnya.” — Yehezkiel 17:24
Ketidaksetiaan itu mendatangkan penghakiman. Namun, Allah juga mengingat perjanjian-Nya dan menjanjikan pemulihan dan ketidaksetiaan itu mendatangkan penghakiman. Namun, Allah juga mengingat perjanjian-Nya dan menjanjikan pemulihan. Amin, terima kasih Tuhan untuk berkat Mu pada pagi hari ini.