📖 Yehezkiel pasal 14, Allah menegur umat yang menyimpan berhala dalam hati dan mengingatkan bahwa setiap orang bertanggung jawab atas kesetiaan serta ketaatannya kepada-Nya.
📖 Yehezkiel pasal 15, Perumpamaan tentang kayu anggur mengingatkan bahwa umat yang tidak setia kepada Allah kehilangan tujuan panggilannya dan menghadapi konsekuensi pemberontakan.

Rangkuman Kebenaran :
🟦 Yehezkiel 14
Para tua-tua Israel datang mencari petunjuk Allah, tetapi hati mereka masih terikat pada berhala. Allah memanggil umat-Nya untuk bertobat dan meninggalkan segala bentuk penyembahan berhala. Iman tidak cukup ditunjukkan melalui perkataan atau ibadah lahiriah; hati dan kehidupan kita juga harus sungguh-sungguh berpaling kepada Tuhan. “Bertobatlah dan berpalinglah dari berhala-berhalamu.” — Yehezkiel 14:6
🟦 Yehezkiel 15
Allah menggambarkan penduduk Yerusalem seperti kayu anggur yang tidak berguna ketika dibakar. Gambaran ini menegaskan bahwa status sebagai umat pilihan tidak membenarkan kehidupan yang terus-menerus memberontak. Kita dipanggil untuk hidup sesuai tujuan Allah, menghasilkan buah ketaatan, dan menjaga kesetiaan kepada-Nya. “Seperti kayu anggur di antara kayu-kayu di hutan” — Yehezkiel 15:6
Allah memanggil umat-Nya untuk bertobat dan meninggalkan segala bentuk penyembahan berhala dan juga kita dipanggil untuk hidup sesuai tujuan Allah, menghasilkan buah ketaatan, dan menjaga kesetiaan kepada-Nya. Amin, terima kasih Tuhan untuk berkat Mu pada pagi hari ini.