📖 2 Raja-Raja Pasal 8, Pemeliharaan Tuhan atas janji-Nya kepada Daud tetap berlangsung di tengah ketidaksetiaan raja-raja Yehuda dan Israel.
📖 2 Raja-Raja Pasal 9, Yehu diurapi menjadi raja dan dipakai Tuhan untuk melaksanakan penghukuman atas keluarga Ahab.

Rangkuman Kebenaran:
Walaupun para raja berbuat jahat, Tuhan tetap setia pada perjanjian-Nya dengan Daud. Kesetiaan Allah melampaui kegagalan manusia. Orang percaya belajar bahwa janji Tuhan tidak dibatalkan oleh kelemahan manusia, namun tetap berlaku sesuai kehendak-Nya yang berdaulat. “Namun demikian, TUHAN tidak mau memusnahkan Yehuda oleh karena Daud, hamba-Nya, sesuai dengan yang dijanjikan-Nya kepada Daud, bahwa Ia hendak memberikan keturunan kepadanya dan kepada anak-anaknya untuk selama-lamanya.” (2 Raja-raja 8:19)
Tuhan menegakkan keadilan pada waktu-Nya sendiri. Penghukuman atas keluarga Ahab menunjukkan bahwa dosa tidak pernah luput dari perhatian Allah. Orang percaya diingatkan bahwa Tuhan adalah hakim yang adil dan setiap tindakan memiliki konsekuensi di hadapan-Nya. “Maka engkau akan membunuh keluarga tuanmu Ahab dan dengan demikian Aku membalaskan kepada Izebel darah hamba-hamba-Ku, nabi-nabi itu, bahkan darah semua hamba TUHAN.” (2 Raja-raja 9:7)
Orang percaya belajar bahwa janji Tuhan tidak dibatalkan oleh kelemahan manusia, namun tetap berlaku sesuai kehendak-Nya yang berdaulat. Amin. Terima kasih. Selamat pagi, Selamat Hari Minggu, Selamat beribadah. Tuhan Yesus memberkati.
shalom dan terima kasih atas firman hari ini..biarlah dalam pertolongan Tuhan kita menjadi anak2 yg terus mempercayai setiap janji dan rencana Tuhan dalam hidup ini..GBU