📖 Yehezkiel pasal 6, Allah menegur penyembahan berhala bangsa Israel dan menyatakan hukuman atas ketidaksetiaan mereka, sekaligus menyisakan umat yang akan mengingat-Nya dan menyadari kesalahan mereka.
📖 Yehezkiel pasal 7, Allah mengumumkan datangnya penghakiman atas Israel karena kejahatan, kesombongan, kekerasan, dan penyembahan berhala yang terus dilakukan tanpa pertobatan.

Rangkuman Kebenaran :
🟦 Yehezkiel Pasal 6
Allah menghendaki kesetiaan yang sungguh-sungguh, bukan sekadar ibadah lahiriah. Segala sesuatu yang menggantikan posisi Tuhan dalam hati dapat menjadi berhala yang menjauhkan kita dari-Nya. Teguran Tuhan mengundang kita untuk bertobat, meninggalkan dosa, dan kembali membangun hubungan yang benar dengan-Nya. “Dan kamu akan mengetahui, bahwa Akulah TUHAN, tatkala orang-orang mereka yang terbunuh berebahan di tengah-tengah berhala-berhala mereka keliling mezbah-mezbahnya, di atas setiap bukit yang tinggi dan di atas semua puncak-puncak gunung, di bawah setiap pohon yang rimbun dan setiap pohon keramat yang penuh cabang-cabang, di tempat mana mereka membawa korban persembahan yang harum bagi semua berhala-berhala mereka.” (Yehezkiel 6:13)
🟦 Yehezkiel Pasal 7
Kejayaan, kekayaan, dan kedudukan tidak dapat melindungi manusia dari penghakiman Allah. Kesombongan dan kejahatan membawa konsekuensi ketika seseorang terus menolak kebenaran Tuhan. Karena itu, kita perlu mengevaluasi cara hidup, tidak mengandalkan harta sebagai sumber keamanan utama, dan mencari Tuhan dengan hati yang rendah serta taat. “Perak mereka akan dicampakkan ke luar dan emas mereka akan dianggap cemar. Emas dan peraknya tidak akan dapat menyelamatkan mereka pada hari kemurkaan TUHAN. Mereka tidak akan kenyang karenanya dan perut mereka tidak akan terisi dengannya. Sebab hal itu menjadi batu sandungan, yang menjatuhkan mereka ke dalam kesalahan.” Yehezkiel 7:19
Teguran Tuhan mengundang kita untuk bertobat, meninggalkan dosa, dan kembali membangun hubungan yang benar dengan-Nya. Kita perlu mengevaluasi cara hidup, tidak mengandalkan harta sebagai sumber keamanan utama, dan mencari Tuhan dengan hati yang rendah serta taat. Amin, terima kasih Tuhan untuk berkat Mu pada pagi hari ini.