đź“– Imamat 7, Ketentuan tentang korban pendamaian, korban keselamatan, dan bagian imam dalam korban tersebut.
đź“– Imamat 8, Pentahbisan Harun dan anak-anaknya sebagai imam di hadapan Allah, lengkap dengan upacara pengurapan dan korban persembahan.
Rangkuman Kebenaran:
Allah mengatur agar korban menjadi sarana berkat dan kesucian bagi umat dan imam. Melalui korban, umat diingatkan bahwa hidup dan segala hasilnya adalah milik Allah. Ia menuntut ketulusan dalam setiap persembahan yang dibawa ke hadapan-Nya. Kristus adalah Imam Besar yang sempurna, yang mempersembahkan korban sekali untuk selamanya. “Inilah hukum tentang korban keselamatan yang harus dipersembahkan kepada TUHAN.” (Imamat 7:11)
Allah menguduskan orang-orang yang dipanggil untuk melayani-Nya dengan serius dan hormat. Pentahbisan ini menunjukkan bahwa pelayanan adalah panggilan suci yang memerlukan kekudusan dan ketaatan. Tuhan memperlengkapi para pelayan-Nya dengan kuasa dan urapan-Nya sendiri. Kristus adalah Imam Agung yang dikuduskan oleh Allah untuk membawa kita mendekat kepada-Nya. “Lalu Musa menuangkan minyak urapan itu ke atas kepala Harun dan mengurapi dia untuk menguduskannya.” (Imamat 8:12)