📖 Ulangan 26, Persembahan sulung sebagai ungkapan syukur atas berkat dan penyertaan Tuhan.
📖 Ulangan 27, Musa memerintahkan penulisan hukum di Gunung Ebal sebagai peringatan ketaatan kepada Tuhan.

Rangkuman Kebenaran:
Setiap berkat adalah bukti kebaikan Tuhan yang patut disyukuri. Persembahan bukan kewajiban, melainkan ungkapan cinta dan iman. Tuhan ingin umat-Nya bersukacita dalam memberi. Kristus menjadi persembahan sulung yang sempurna bagi keselamatan kita. “Engkau harus bersukacita karena segala yang baik yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu.” (Ulangan 26:11)
Firman Tuhan adalah dasar kehidupan umat yang beriman. Ketaatan membawa berkat, sementara ketidaktaatan membawa kutuk. Tuhan meneguhkan umat-Nya melalui perjanjian kekal. Kristus menulis hukum kasih di hati kita sebagai tanda perjanjian baru. “Tulislah segala perkataan hukum ini pada batu-batu dengan jelas.” (Ulangan 27:8)