Elohim Ministry Bacaan Alkitab Bacaan Alkitab Surat Roma pasal 10-11

Bacaan Alkitab Surat Roma pasal 10-11



Roma 10 – Keselamatan Melalui Iman, Bukan Usaha Sendiri

Paulus menyatakan kerinduannya agar orang Israel diselamatkan. Ia menjelaskan bahwa orang Israel memiliki semangat untuk Allah, tetapi tanpa pengertian yang benar karena mereka mencoba dibenarkan oleh hukum, bukan oleh iman. Keselamatan datang ketika seseorang mengakui Yesus sebagai Tuhan dan percaya dalam hati bahwa Allah membangkitkan-Nya dari kematian. Injil diberitakan supaya semua orang, baik Yahudi maupun non-Yahudi, dapat diselamatkan.

Kesimpulan:

Keselamatan adalah pemberian Allah yang diterima melalui iman dan pengakuan kepada Yesus Kristus. Tidak berdasarkan perbuatan, melainkan anugerah. Injil harus diberitakan agar semua orang dapat mengenal dan menerima keselamatan itu.

Roma 11 – Rencana Allah atas Israel dan Bangsa-Bangsa Lain

Paulus menegaskan bahwa Allah belum menolak Israel sepenuhnya. Ada sisa umat yang setia (seperti pada zaman Elia), dan keselamatan telah terbuka bagi bangsa-bangsa lain. Penolakan Israel menjadi jalan bagi keselamatan bangsa-bangsa lain, tetapi Israel tetap bagian dari rencana Allah. Paulus menggambarkan hal ini seperti pohon zaitun: bangsa-bangsa lain dicangkokkan, tetapi akar (janji kepada Israel) tetap penting.

Kesimpulan:

Allah adalah setia dan penuh belas kasihan. Meskipun sebagian Israel menolak, rencana-Nya tetap berlangsung dan inklusif bagi semua. Kita dipanggil untuk rendah hati dan bersyukur karena keselamatan adalah hasil kemurahan Allah, bukan karena keunggulan kita.

“Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan. Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.” (Roma 10:9–10)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *