Elohim Ministry anak “Bersandar kepada Tuhan Yesus”

“Bersandar kepada Tuhan Yesus”



Renungan Harian Anak, Rabu 19 November 2025

Shalom adik-adik yang manis dan luar biasa! Bagaimana kabarnya hari ini? Kakak berharap semuanya dalam keadaan sehat, semangat, dan tetap mengasihi Tuhan Yesus setiap hari. Yuk, sekarang kita sama-sama belajar firman Tuhan lagi!

Adik-adik, pasti kalian pernah merasa capek sekali setelah berdiri lama, berjalan jauh, atau habis bermain. Saat tubuh kita lelah, yang paling kita inginkan adalah duduk dan bersandar supaya tubuh kita bisa beristirahat. Bersandar membuat kita merasa nyaman, aman, dan tenang. Sama seperti itu, hati kita juga butuh tempat untuk bersandar, terutama ketika kita sedih, takut, atau bingung. Tempat terbaik untuk bersandar adalah… Yesus! Hari ini kita belajar tentang seorang murid Yesus yang dekat sekali dengan Tuhan dan berani bersandar kepada-Nya.

Suatu saat Ani pulang sekolah dengan membawa tas yang berat. Tangan terasa capek, bahu pegal, kaki lelah. Ada banyak tugas yang dia harus selesaikan disekolah tadi. Tapi begitu sampai rumah, Ani langsung mencari mamanya dan memeluk mamanya dia berkata “Aku capek hari ini”, mama Ani juga memeluk erat putrinya “Iya nak, kamu hebat tetap semangat ya, setelah ini kamu ganti baju dan makan ya” Ani menjawab “Terima kasih ma, rasanya aku lega”. Itulah yang dirasakan Ani… wah, rasanya nyaman sekali ya! Semua rasa capek sepertinya hilang.

Nah, bersandar pada Tuhan Yesus itu seperti itu juga. Hati kita yang capek, takut, sedih, atau bingung akan merasa tenang ketika kita datang kepada Yesus. Dia menerima kita, memeluk kita, dan memberi damai sejahtera.

Dalam Yohanes 13:23 diceritakan bahwa ada seorang murid Yesus yang sangat dekat dengan-Nya. Siapa dia? Betul! Yohanes. Yohanes dikenal sebagai “murid yang dikasihi Yesus.” Ketika mereka makan bersama, Yohanes duduk sangat dekat dengan Tuhan Yesus, bahkan ia bersandar kepada-Nya. Karena dekatnya hubungan itu, Yohanes berani bertanya hal-hal yang murid lain tidak berani tanyakan. Yohanes tahu bahwa Yesus mengasihinya, dan Yesus pun mau menjawabnya. Tetapi, ada murid lain bernama Yudas yang tidak mau bersandar pada Tuhan. Ia justru menjauhkan diri dari Yesus dan memilih melakukan hal jahat, sampai akhirnya ia mengkhianati Tuhan.

Melalui cerita ini, kita belajar bahwa ketika kita dekat dengan Tuhan Yesus dan bersandar kepada-Nya, hati kita akan merasa aman, tenang, dan tidak mudah takut. Tuhan Yesus selalu mendengarkan setiap anak yang mau datang kepada-Nya dan menceritakan isi hatinya. Namun, kalau kita menjauh dari Tuhan, kita bisa lebih mudah melakukan hal-hal yang tidak benar, seperti berbohong, marah, atau tidak taat. Karena itu, Tuhan ingin kita menjadi seperti Yohanes—anak yang dekat dengan Yesus, setia, dan selalu ingin berada di sisi-Nya setiap hari. Dengan begitu, kita bisa hidup dalam kasih dan kebaikan Tuhan.

Agar kita bisa selalu bersandar pada Tuhan Yesus, adik-adik bisa melakukan hal-hal ini:

  1. Berdoa setiap hari dengan hati yang sungguh-sungguh.
  2. Membaca Alkitab karena Friman Tuhan adalah kebenaran yang menuntuk kita.
  3. Menceritakan isi hati kepada Tuhan, baik saat senang maupun sedih.
  4. Menaati firman Tuhan dan menjauhi hal yang jahat.
  5. Mengandalkan Tuhan dalam keputusan kecil: sebelum ujian, sebelum tidur, atau saat takut dll.

Ayat Hafalan

Yeremia 17:7 “Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!”

Komitmenku Hari Ini

Doa Penutup

“Tuhan Yesus yang baik, terima kasih karena Engkau selalu ada untuk kami. Ajari kami supaya tidak mengandalkan kekuatan sendiri, tetapi selalu bersandar kepada-Mu dalam keadaan apa pun. Buatlah kami dekat kepada-Mu seperti Yohanes yang mengasihi-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Hikmat Hari Ini

“Bersandar pada Yesus membuat hati kuat, tenang, dan penuh sukacita.”

Tuhan Yesus memberkati

YNP – TPR

Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedala Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800

Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan

1 thought on ““Bersandar kepada Tuhan Yesus””

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *