Renungan harian Youth, Sabtu 30 November 2024
Shalom, salam sejahtera dalam kasih Tuhan kita Yesus Kristus. Apa kabarnya hari ini, rekan-rekan youth Elohim? Semoga kita semua sehat dalam lindungan Tuhan.
Di jerman ada sebuah penjara yang tampak dari luar sangat indah sekali, dimana lantainya, dindingnya, temboknya, semuanya sangat mewah. Tapi penjara tersebut tanpa atap, namun temboknya sangat tinggi, tidak bisa dipanjat oleh mereka yang berada didalam penjara. Seorang tahanan, ketika dimasukkan dalam penjara tersebut, pasti akan bersyukur karena kemewahan dan keindahan dari penjaranya. Ia dapat bebas bernafas dengan udara yang segar, dan melihat bintang-bintang di langit, atau melihat matahari yang indah dipagi hari.
Namun setelah beberapa waktu lamanya berada didalam penjara tersebut, tiba-tiba temboknya bergerak secara perlahan mendekati tahanan tersebut. Tembok itu bergerak tanpa suara perlahan-lahan, cm demi cm hendak menjepit dan meremukkan tahanan tersebut. Tidak ada jalan lain untuk keluar, hanya satu-satunya jalan yaitu lewat atas. Tetapi iapun tidak bisa memanjat tembok tersebut kecuali ada teman yang dari atas yang menurunkan tali dan menariknya ke atas.
Inilah kondisi manusia yang berdosa.
Tembok kematian kekal terus bergerak mendekati setiap orang. Namun hanya satu jalan yang dapat digunakan untuk selamat, yaitu dari atas, yakni dari Allah yang mengulurkan tangan-Nya lewat Tuhan Yesus Kristus untuk menyelamatkan kita dari kutuk dosa. Ada dua pilihan disini: menyambut uluran tangan Tuhan yang hendak menyelamatkan kita atau mengeraskan hati dan mati dalam kekekalan.
Kisah Para Rasul 4:12, “Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.”
“Keselamatan tidak ada didalam siapapun juga”
merupakan frase yang terkenal dalam kitab kisah para rasul ini. Petrus menyampaikan kepada orang-orang yang mendengarnya pada waktu itu, dan ini juga berlaku bagi semua orang yang sedang mencari keselamatan. Petrus menyampaikan hal ini karena pemimpin-pemimpin Yahudi selalu mengajarkan bagaimana diselamatkan yaitu melalui perbuatan baik. Petrus dengan ilham Roh Kudus mengatakan bahwa keselamatan tidak dapat diperoleh dengan cara lain. Keselamatan hanya dapat diperoleh melalui nama Yesus Kristus. Tidak ada seorangpun yang bisa memberi keselamatan karena setiap orang butuih keselamatan bagi dirinya sendiri. Oleh karena itu kita harus menyadari bahwa kita bisa berdamai dengan Allah hanya melalui Yesus Kristus. Manusia hanya bisa diselamatkan oleh Allah yang menjadi manusia, yaitu Kristus Yesus. Oleh sebab itu jalan keselamatan hanya satu yaitu melalui Allah yang menjadi manusia yaitu Yesus Kristus. Hanya darah yesus dan kematian-Nya yang dapat menyelamatkan dan mengampuni dosa-dosa kita.
Yohanes 14:6, kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang dating kepada Bapa, kalua tidak melalui Aku.”
Keselamatan yang Yesus berikan adalah suatu kepastian.
Yesus memberikan jaminan kehidupan kekal kepada kita yang percaya kepada-Nya. Oleh sebab itu ketika kita menyadari kebenaran ini, harusnya kita semakin giat memberitakan Injil Tuhan dan bersaksi tentang Tuhan., Kita bisa memakai berbagai cara, bahkan lewat profesi kita masing – masing untuk memberitakan keselamatan yang diberikan Tuhan Yesus. Jika kita percaya kepada-Nya, maka Ia akan menebus, mendamaikan dan menguduskan kita, orang-orang yang berdosa. Maka keselamatan dan kehidupan kekal akan kita dapatkan bersama dengan Yesus di Sorga. Inilah pengharapan orang percaya. Sebab nama Yesus bukan sekedar nama tapi keselamatan hanya ada didalam nama Yesus.
Tuhan memberkati
MW – AdS
PENGUMUMAN
Mengundang rekan-rekan semuanya untuk bisa hadir dalam Youth ang akan diadakan pada hari SABTU, 30 November 2024 jam 17.00 di Gedung Gereja Elohim Batu

Tema youth celebration kita sore ini adalah ~ EFFORT ~
Jika kita lihat dari apa yang Tuhan Yesus telah lakukan dari datang ke dunia, mati di kayu salib, bangkit dari kematian di hari yang ketiga, bahkan naik ke Sorga lagi, kita bisa melihat kalau Tuhan Yesus melakukan EFFORT yang sangat besar. Kita juga butuh effort dalam melayani Tuhan dan melakukan apa yang Tuhan mau dalam hidup kita. Seberapa Effort kita untuk Tuhan?..
Yuk datang semuanya ya … jangan lupa ajak rekan-rekan kita yang lain ya…
Dan jangan lupa Ibadah besok jam 06.00 WIB serta Sekolah minggu jam 08.00 di GPdI Elohim Batu