Renungan Harian Youth, Jumat 18 Oktober 2024
Shalom, rekan-rekan Youth semuanya, semoga kita semua dalam keadaan baik dan sehat.
beberapa Waktu yang lalu saya Bersama dengan rekan saya yang berprofesi sebagai seorang petani melewati sebuah kebun jeruk yang sedang berbuah. Dari jauh buah itu Nampak kekuningan dan terlihat sangat bagus. Namun Ketika dilihat dari dekat ternyata buah dari pohon itu kusam dan kecil. Saya bertanya kepada rekan saya “Kenapa kok bisa jadi begini, padahal pohonnya besar dan kelihatannya bagus“, kemudian rekan saya menjawab “Karena pemilik pohon ini tidak mau untuk membersihkan Ranting dan Daun yang tidak berguna. Pohon ini harus dibersihkan jika menginginkan buah yang bagus dan sehat”. Penjelasan rekan saya ini langsung mengingatkan saya dengan Pengajaran Tuhan Yesus tentang Pokok Anggur yang benar.
“Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah.” (Yohanes 15:2)
Dalam konteks budaya pertanian di Timur Tengah, anggur adalah salah satu tanaman penting yang dikenal baik oleh masyarakat.
Pemangkasan adalah bagian penting dari budidaya anggur. Setiap tahun, pemilik kebun anggur akan memangkas ranting-ranting yang tidak produktif, supaya nutrisi tidak terbuang sia-sia. Ini memungkinkan ranting-ranting yang baik untuk lebih kuat dan menghasilkan lebih banyak buah.
Yesus menggunakan gambaran kebun anggur ini sebagai simbol dari kehidupan spiritual para murid-Nya. Orang yang terhubung dengan Yesus, pokok anggur sejati, akan menghasilkan buah, yang merupakan simbol kehidupan yang penuh dengan tindakan kebenaran dan kasih. Namun, untuk terus menghasilkan buah, diperlukan proses penyucian atau pemangkasan—yakni disiplin atau tantangan rohani yang memurnikan iman mereka.
Sebagai murid-murid Kristus, kita semua rindu memiliki kehidupan yang berbuah, dan Tuhan ingin kita berbuah banyak dalam setiap aspek kehidupan kita. Sejak kita menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat, kita semua pasti ingin hidup kita bermakna dan berbuah bagi Tuhan. Buah yang kita hasilkan sebagai anak-anak Tuhan bisa berupa kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, dan kebaikan. Namun, agar kita terus berbuah, ada satu hal yang harus kita lakukan: melekat kepada Yesus, sang pokok anggur.
Dalam perjalanan iman kita, mungkin ada masa-masa di mana kita merasa sulit untuk tetap berbuah, terutama ketika kita menghadapi masalah dan tantangan hidup. Tetapi Tuhan berkata dalam Yohanes 15:2, bahwa ranting yang berbuah akan dibersihkan supaya bisa berbuah lebih banyak. Ini artinya, kita perlu melewati proses pembersihan oleh Tuhan.
Proses Pembersihan itu Tidak Mudah
Rekan-rekan Proses pembersihan ini bukanlah proses yang mudah. Sama seperti tanaman yang harus dipotong ranting-rantingnya agar bisa tumbuh lebih baik, kita juga harus melalui proses yang mungkin tidak nyaman. Pembersihan ini bisa terasa sakit dan tidak menyenangkan, tetapi itu adalah cara Tuhan untuk menyingkirkan hal-hal yang menghalangi kita untuk berbuah lebih banyak.
Tuhan membersihkan kita melalui firman-Nya. Dalam Ibrani 4:12, firman Tuhan disebutkan seperti pedang bermata dua yang tajam, yang mampu menembus sampai ke hati kita. Firman Tuhan tidak hanya sekadar kata-kata yang kita baca atau dengar, tetapi memiliki kuasa untuk mengubah hidup kita. Firman Tuhan mengungkapkan siapa diri kita yang sebenarnya dan menunjukkan area-area dalam hati kita yang perlu dibersihkan.
Apa yang Perlu Dibersihkan?
Ada banyak hal dalam diri kita yang perlu dibersihkan agar kita bisa berbuah lebih banyak. Mungkin kita memiliki sikap hati yang keras, sulit mengampuni, atau tidak mau berubah. Mungkin kita sering merasa marah, iri hati, atau mementingkan diri sendiri. Atau mungkin kita suka membandingkan diri dengan orang lain dan merasa tidak puas dengan diri kita. Kadang-kadang, ada juga hal-hal yang lebih dalam, seperti nafsu, dendam, atau niat hati yang tidak baik. Semua hal ini bisa menghalangi kita untuk berbuah lebih banyak dalam kehidupan kita sebagai anak-anak Tuhan. Itulah sebabnya, Tuhan ingin membersihkan kita dari semua sikap dan karakter buruk ini melalui firman-Nya.
Izinkan Firman Tuhan Mengubah Kita
Tidak cukup hanya membaca firman Tuhan atau mendengarkannya. Kita juga harus mengizinkan firman Tuhan untuk bekerja dalam hidup kita. Biarkan firman Tuhan mengubah karakter buruk kita dan mengikis ego serta keakuan yang ada di hati kita. Proses ini mungkin tidak mudah, tapi hasilnya luar biasa. Ketika kita membiarkan Tuhan membersihkan kita, kita akan melihat perubahan nyata dalam hidup kita. Kita akan menjadi lebih sabar, lebih penyayang, dan lebih rendah hati.
Kita akan lebih mudah mengampuni orang lain, dan hidup kita akan memancarkan terang Tuhan bagi orang-orang di sekitar kita.
Pertanyaan yang harus kita renungkan adalah “Apakah aku memiliki kerinduan untuk berbuah lebih banyak bagi Tuhan? Dan Hal apa dalam diriku yang perlu dibersihkan agar aku bisa berbuah lebih banyak?” Berangkat dari pertanyaan ini marilah kita mereflesikan kehidupan kita ini, area mana yang kita sadari harus dibersihkan, Ijinkan Roh Kudus berkarya dalam kehidupan kita. Memampukan kita untuk menjadi pelaku Firman Tuhan dan senantiasa terhubung dengan Kristus sang Pokok dalam kehidupan kita.
PROSES PEMBERSIHAN yang Tuhan lakukan dalam hidup kita adalah bagian penting dari perjalanan iman kita. Proses “pemangkasan” yang dilakukan Tuhan bukanlah hukuman, melainkan disiplin rohani yang bertujuan meningkatkan produktivitas kehidupan kerohanian kita. Meskipun mungkin terasa tidak nyaman, percayalah bahwa Tuhan sedang membentuk kita untuk menjadi pribadi yang berbuah lebih banyak dan lebih memuliakan nama-Nya. Mari kita terus bersandar kepada firman Tuhan, izinkan-Nya bekerja dalam hidup kita, dan tetaplah melekat kepada Kristus agar kita berbuah dan semakin berbuah bagi kemuliaan Tuhan.
Tuhan Yesus memberkati!
YNP – TVP
Tuhan terimakasih buat firma-Mu yang mengingatkan saya dalam pembersihan diri dan menjadi orang yang lebih mengenal Engkau lagi sebagai pokok anggur kehidupan
Puji Tuhan … Tuhan Yesus memberkati
tetap semangat
Terpujilah TUHAN,,, Sangat luar biasa buar firman hari ini sangat memberkati saya disaat saya dlm pergumulan ,
Puji Tuhan … Tuhan Yesus memberkati
tetap semangat