Renungan Harian Youth, Rabu 29 April 2026
Matius 16:24, Lalu Yesus berkata kepada murid-murid- Nya, “Jika seseorang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku.”
Murid Kristus yang sejati adalah seorang yang mengikut Dia di dalam menjalankan tugas, dan akan terus mengikut Dia sampai mencapai kemuliaan-Nya. Orang itu harus mengikut Dia, bukan mengatur-atur Dia melakukan ini dan itu, seperti yang barusan diperbuat Petrus yang lupa daratan. Seorang murid Kristus akan mengikut Dia, seperti domba mengikut gembalanya, seperti pelayan yang mengikut tuannya, prajurit yang mengikut komandannya. Ia adalah orang yang menuju kepada tujuan akhir yang sama dengan yang dituju Kristus, yaitu kemuliaan Allah dan kemuliaan sorga. Ia seorang yang berjalan di jalan yang sama yang dilalui Kristus, dipimpin oleh Roh-Nya, mengikuti Jejak langkah-Nya, tunduk kepada perintah-perintah-Nya.
Ketika kita menjadi murid Yesus, kita mengikuti jejak-Nya. Kita mengizinkan Yesus mengajar dan membimbing kita. Jika kita sungguh-sungguh melakukannya, maka kita akan meneladani hidup-Nya. Artinya sebagaimana Yesus memikul salib dan menyerahkan segala yang dimiliki-Nya, dengan mengikuti Yesus kita juga harus melakukan hal yang sama.
Rekan-rekan youth, Sering kali kita ingin mengikuti Tuhan, tapi tetap memegang kendali penuh atas hidup kita. Kita ingin jalan yang nyaman, tanpa banyak pengorbanan. Namun, Yesus justru menunjukkan arah yang berbeda: menyangkal diri, memikul salib, dan mengikut Dia.
Menyangkal diri
Konsep menyangkal diri yang diajarkan oleh Yesus tidaklah mudah dipahami. Hal ini dapat dilihat dari pengalaman Petrus yang menyangkal Yesus sebanyak tiga kali. Menyangkal diri bukanlah hanya sekedar tidak mengakui Yesus, tetapi lebih dalam lagi, menyangkal diri berarti tidak lagi hidup untuk keinginan dan kehendak diri sendiri, melainkan hidup untuk kehendak Tuhan.
Dalam hidup orang percaya, kita harus senantiasa bergumul untuk mencari kehendak Tuhan. Kita harus siap menolak keinginan dan kehendak diri sendiri demi mengikuti kehendak Tuhan. Hal ini juga berarti kita harus sungguh-sungguh dalam mempelajari Firman Tuhan, karena hanya melalui Firman-Nya kita dapat mengenal kehendak-Nya yang sempurna.
Memikul Salib
Istilah “memikul salib” pertama kali diperkenalkan Tuhan Yesus menjelang kematian-Nya. Dia memberitahukan banyaknya penderitaan yang bakal dialami-Nya. Yesus juga menyatakan bahwa orang-orang yang hendak mengikuti Dia harus memikul salibnya masing-masing. Salib itu mengacu pada penderitaan, penganiayaan, atau masalah yang mendera kita ketika melakukan kebaikan dan menjauhi kejahatan. Memikul salib bukanlah sekadar memakai simbol salib, tetapi lebih dari itu, memikul salib menggambarkan kesiapan kita untuk mengikuti Yesus, bahkan jika itu berarti menghadapi penderitaan dan kesulitan. Saat ini banyak orang Kristen memakai berbagai aksesori dengan simbol salib, namun yang lebih penting adalah kita benar-benar memahami makna dari memikul salib.
Dalam masa Yesus, memikul salib adalah gambaran dari seseorang yang sedang menuju kematian. Ini adalah pengorbanan yang besar, karena orang yang memikul salib akan dibawa untuk disalibkan. Hal ini mengajarkan kita bahwa sebagai orang percaya, kita juga harus siap untuk mati bagi diri sendiri setiap hari. Kita harus rela menyerahkan kehendak dan kehidupan kita sepenuhnya kepada Tuhan, tanpa ragu atau penyesalan.
Mengikut Dia Setiap Hari
Sebagai orang Kristen, mengikuti Yesus bukanlah sesuatu yang sekali-kali dilakukan, tetapi merupakan panggilan yang harus kita lakukan setiap hari. Hal ini membutuhkan ketekunan dan kesetiaan kita dalam meneladani ajaran dan contoh hidup-Nya. Kita juga harus selalu siap untuk menghadapi segala tantangan dan cobaan yang datang, dengan keyakinan bahwa Tuhan selalu menyertai kita.
Dalam kehidupan sehari-hari, kita bisa mengikuti Yesus dengan cara hidup yang sederhana namun penuh makna. Misalnya, dengan rajin membaca dan memahami Firman Tuhan, melayani sesama, dan hidup dalam kasih. Dengan begitu, kita bisa merasakan kehadiran dan kasih-Nya dalam setiap langkah hidup kita.
Dengan menerapkan ketiga konsep ini dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat merasakan kehadiran Tuhan yang memberi kekuatan dan arah. Melalui pembacaan Firman, pelayanan kepada sesama, dan kasih, kita dapat mengikuti teladan Yesus dan merasakan berkat-Nya dalam setiap langkah kita. Bukan berfokus pada diri sendiri, tetapi memusatkan hidup kita pada misi Allah di dunia: mengasihi Dia dan mengasihi sesama sambil kita memuridkan.
Berkomitmenlah untuk mengikut Yesus betapa pun sulit atau menantangnya hidup ini. Salib, meskipun menyakitkan, bersifat sementara—namun hidup berkelimpahan bersama Yesus adalah kekal.
Refleksi Renungan
Kita sering kali ingin mengikut Tuhan tanpa harus kehilangan kenyamanan atau mengorbankan keinginan pribadi. Namun, firman Tuhan mengingatkan bahwa menjadi murid Yesus membutuhkan komitmen yang sungguh-sungguh. Kita diajak untuk belajar menyangkal diri, rela memikul salib, dan setia mengikut Dia setiap hari. Dalam setiap keputusan hidup, marilah kita tidak lagi berpusat pada diri sendiri, tetapi menjadikan Tuhan sebagai pusat hidup kita.
Hikmat Hari Ini
Mengikut Yesus bukan tentang kenyamanan, tetapi tentang ketaatan yang membawa kita kepada kehidupan sejati.
Doa Meresponi Firman Tuhan Hari Ini
Tuhan Yesus, kami bersyukur atas panggilan-Mu dalam hidup kami. Ajarlah kami untuk menyangkal diri, memikul salib, dan setia mengikut Engkau setiap hari. Berikan kami kekuatan untuk tetap taat di tengah tantangan dan godaan dunia. Pimpin hidup kami dengan Roh Kudus-Mu agar kami semakin serupa dengan Engkau. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa, amin.
Tuhan Yesus Memberkati
RM – IT
JOIN GRUP
Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan
Anda juga bisa mengikuti saluran Renungan Harian Kristen Elohim.id di WhatsApp dengan klik tautan berikut:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb7dcZJL7UVRcABBMw1f
Atau klik tombol dibawah ini >>>