Renungan Harian Anak, Jumat 28 Februari 2025
Syalom teman-teman yang dikasihi dan Mengasihi Tuhan Yesus, Bagaimana kabarnya hari ini? Kakak harap semuanya dalam keadaan sehat dan penuh sukacita, ya! Sebelum kita memulai aktivitas kita, yuk kita belajar bersama tentang “Hati yang Penuh dengan Belas Kasihan.”
Suatu pagi, Mama membawakan bekal lebih banyak untuk dibawa Yani ke sekolah. Yani merasa heran, “Kok banyak sekali Ma?” tanyanya. “Iya, kamu boleh berbagi dengan teman-temanmu nanti,” jawab Mama sambil tersenyum. Dalam perjalanan ke sekolah, Yani melihat seorang ibu bersama anaknya sedang mengorek-orek bak sampah. Yani merasa kasihan. “Pasti ibu itu sedang mencari makanan. Kasihan sekali. Aku harus melakukan sesuatu,” pikirnya.
Tanpa ragu, Yani menghampiri ibu itu dan berkata, “Bu, ini ada roti untuk ibu dan anak ibu.”
Ibu itu menerima roti dengan mata berkaca-kaca dan berkata, “Terima kasih, Nak. Sejak kemarin, ibu dan anak ibu belum makan.” Mendengar kata-kata itu, hati Yani terharu. Sepulang sekolah ia menceritakan kepada mamanya karena Ia merasa bahagia karena bisa menolong orang lain.

Teman-teman sikap Yani yang mau berbagi dan menolong orang yang sedang kesusahan adalah contoh hati yang penuh belas kasihan. Tahukah kalian? Tuhan Yesus juga memiliki hati yang penuh belas kasihan! Dalam Matius 15:32, dikisahkan bagaimana Yesus merasa iba kepada ribuan orang yang mengikuti-Nya selama tiga hari. Orang-orang itu begitu ingin mendengar ajaran Tuhan, tetapi mereka tidak membawa makanan. Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Hati-Ku tergerak oleh belas kasihan kepada orang banyak itu. Aku tidak mau menyuruh mereka pulang dengan lapar, nanti mereka pingsan di jalan.”
Lalu, apa yang Yesus lakukan? Dengan lima roti dan dua ikan, Yesus memberkati dan membagikan makanan itu kepada orang banyak. Mujizat pun terjadi! Semua orang kenyang dan bahkan masih ada sisa makanan yang dikumpulkan! Yesus tidak hanya mengajarkan kasih, tetapi juga menunjukkan kasih-Nya dengan tindakan nyata.
Bagaimana Kita Bisa Memiliki Hati yang Penuh Belas Kasihan?
Tuhan mengajarkan kita untuk memiliki hati yang penuh belas kasihan, seperti Yesus. Berikut beberapa cara agar kita bisa menjadi anak-anak Tuhan yang penuh kasih dan belas kasihan:
1️. Mau Berbagi, Jika kita memiliki lebih, yuk berbagi dengan teman yang membutuhkan! Misalnya, berbagi makanan, alat tulis, atau pakaian yang masih bagus.
2️. Menolong dengan Tulus, Jika ada teman yang kesulitan, misalnya jatuh saat bermain atau tidak bisa mengerjakan tugas sekolah, yuk bantu mereka dengan tulus tanpa mengharapkan imbalan.
3️. Menghibur Teman yang Sedih, Jika ada teman yang sedang sedih, jangan cuek ya! Coba hibur mereka dengan kata-kata yang baik dan penuh kasih.
Teman-teman, memiliki hati yang penuh belas kasihan berarti kita peduli kepada orang lain dan tidak tinggal diam saat melihat orang dalam kesusahan.
Tuhan Yesus telah memberi contoh bagi kita untuk mengasihi dan menolong sesama dengan tulus. Mari kita juga belajar untuk melakukan hal yang sama dalam kehidupan sehari-hari. Ketika kita menunjukkan kasih dan belas kasihan kepada orang lain, Tuhan senang dan akan memberkati kita.
Ayat Hafalan:
“Siapa menaruh belas kasihan kepada orang yang lemah, memiutangi TUHAN, yang akan membalas perbuatannya itu.”(Amsal 19:17)
Komitmen Hari Ini:
“Aku mau belajar untuk mengasihi dan menolong orang lain dengan tulus, seperti Tuhan Yesus mengasihiku.”
Doa:
“Tuhan Yesus, ajar aku untuk memiliki hati yang penuh belas kasihan seperti Engkau. Tolong aku agar bisa peduli, berbagi, dan menolong sesama dengan kasih yang tulus. Terima kasih Tuhan, Amin.”
Tuhan Yesus memberkati! 😊❤️
YNP – DA
Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan