Renungan harian Anak, Selasa 11 Agustus 2026
Belajar Mengasihi Semua Orang
Syalom, adik-adik! Hari ini kita belajar tentang kasih. Tuhan ingin kita menjadi anak yang suka mengasihi dan menolong orang lain. Adik-adik, kita pasti punya teman yang berbeda dengan kita. Ada yang berbeda agama, suku, kebiasaan, atau pendapat. Kadang kita lebih mudah menyayangi teman yang sama dengan kita. Tetapi Tuhan mengajarkan bahwa kita harus mengasihi semua orang, bukan hanya orang yang kita sukai.
Kadang kita mudah bersikap baik kepada orang yang satu pemikiran dengan kita. Kita nyaman berteman dengan orang yang memiliki kesukaan yang sama dan mudah memahami kita. Tetapi bagaimana jika kita bertemu dengan seseorang yang berbeda dengan kita? Bagaimana jika pendapatnya bertentangan dengan kita? Atau bahkan seseorang yang pernah membuat kita kecewa? Firman Tuhan mengajarkan bahwa kasih tidak boleh dibatasi oleh perbedaan. Yesus mengajarkan kita untuk melihat setiap orang sebagai sesama yang harus dikasihi. Kasih yang Tuhan ajarkan bukan hanya untuk orang yang dekat dengan kita, tetapi juga kepada mereka yang berbeda dari kita.
Kasih Tanpa Batas: Belajar dari Orang Samaria yang Baik Hati
Dalam Lukas 10:25–37, Yesus menceritakan perumpamaan tentang seorang yang dirampok dan terluka di tengah perjalanan. Beberapa orang melewati tempat itu, tetapi tidak menolongnya. Kemudian datanglah seorang Samaria. Pada zaman itu, orang Yahudi dan orang Samaria memiliki hubungan yang tidak baik. Ada perbedaan dan permusuhan di antara mereka. Namun, ketika orang Samaria itu melihat seseorang yang membutuhkan pertolongan, ia tidak berpikir, “Dia bukan dari kelompokku,” atau “Dia berbeda denganku.” Ia melihat seseorang yang sedang membutuhkan pertolongan. Ia mendekat, merawat lukanya, membawanya ke tempat yang aman, dan memastikan kebutuhannya terpenuhi.

Nah adik-adik kenapa kita diminta untuk mengasihi sesama
1. Allah Lebih Dahulu Mengasihi Kita, Tuhan mengasihi kita bukan karena kita sempurna. Walaupun kita pernah melakukan kesalahan, Tuhan tetap mengasihi dan mengajarkan kita untuk datang kepada-Nya. Karena Tuhan sudah mengasihi kita, kita juga harus belajar mengasihi orang lain.
2. Kasih Tidak Melihat Perbedaan, Kisah Orang Samaria dan orang yang ditolong ini memiliki perbedaan yang besar . Namun, perbedaan itu tidak membuatnya berhenti berbuat baik. Kita juga dapat mengasihi teman yang berbeda agama, suku, karakter, atau pendapat dengan kita.
3. Kasih Harus Ditunjukkan, Kasih bukan hanya diucapkan, tetapi dilakukan. Kita dapat menunjukkan kasih dengan menolong teman yang kesulitan, berbagi, berkata sopan, tidak mengejek, tidak membully, mau mengampuni, dan menghibur teman yang sedang sedih. Hal-hal sederhana yang kita lakukan dapat menjadi berkat bagi orang lain.
Jika ada teman yang berbeda dengan kita, tetaplah menghargai dan berbicara dengan baik. Jangan mengejek atau membully. Setiap hari, carilah kesempatan untuk melakukan setidaknya satu kebaikan kepada orang lain.
Kesimpulan Renungan
Kasih tanpa batas berarti mengasihi semua orang tanpa membeda-bedakan. Tuhan sudah lebih dahulu mengasihi kita, maka kita juga dipanggil untuk mengasihi, menolong, menghargai, dan menjadi berkat bagi siapa pun.
Ayat Hafalan
Matius 22:39, “Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.”
Refleksi Renungan
Apakah aku sudah mengasihi semua teman, termasuk mereka yang berbeda denganku? Apakah aku mau menolong ketika melihat orang lain membutuhkan bantuan? Hari ini, mari kita memilih untuk menunjukkan kasih melalui perkataan dan perbuatan.
Hikmat Hari Ini
“Kasih Tuhan tidak membeda-bedakan; aku juga mau mengasihi dan menolong semua orang.”
Komitmenku Hari Ini
Aku mau mengasihi semua orang, menghargai perbedaan, tidak membully, dan suka menolong.
Doa Penutup
Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau selalu mengasihi aku. Ajarlah aku untuk mengasihi semua orang, termasuk teman yang berbeda denganku. Tolong aku supaya suka menolong, tidak mengejek, tidak membully, dan selalu berkata baik. Pakailah hidupku menjadi berkat bagi orang lain. Amin.
ID – KCP
JOIN GRUP RENUNGAN HARIAN
Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan
atau Klik tombol dibawah ini :
Anda juga bisa mengikuti saluran Renungan Harian Kristen Elohim.id di WhatsApp dengan klik tautan berikut:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb7dcZJL7UVRcABBMw1f
Atau klik tombol dibawah ini >>>