Elohim Ministry youth MELANGKAH MAJU

MELANGKAH MAJU



Renungan Harian Youth, Jumat 31 Januari 2025

Efesus 2:6-7, dan di dalam Kristus Yesus Ia telah membangkitkan kita juga dan memberikan tempat bersama-sama dengan Dia di sorga, supaya pada masa yang akan datang Ia menunjukkan kepada kita kekayaan kasih karunia-Nya yang melimpah-limpah sesuai dengan kebaikan-Nya terhadap kita dalam Kristus Yesus.

Dalam mengemudikan kendaraan bermotor, kaca spion menjadi bagian sangat penting karena berfungsi melihat kondisi yang ada di belakang kendaraan kita. Namun, jikalau terus-menerus melihat ke belakang dan mengabaikan yang ada di depan, kita bisa menabrak dan mengalami kecelakaan.

Rekan-rekan youth, Kisah tentang Allah dan perbuatan tangan-Nya mewarnai seluruh perjalanan kehidupan manusia. Tindakan-Nya yang aktif menjumpai dan menyelamatkan manusia dengan kasih-Nya merupakan hal yang sangat istimewa. Manusia yang dulunya mati karena dosa, kini hidup karena kasih karunia-Nya. Melalui penebusan yang dikerjakan oleh Yesus Kristus manusia beroleh kemenangan dari kuasa maut sebab di dalam Kristus Yesus Ia telah membangkitkan kita juga dan memberikan tempat bersama-sama dengan Dia di sorga. Secara tegas dan jelas diberitahukan bahwa ada suatu perpindahan yang sangat indah, yang dulunya di dalam kuasa maut, kini berada bersama-Nya di sorga kekal. Alkitab memberitahukan bahwa sorga merupakan tempat yang diberikan oleh Allah kepada manusia yang diselamatkan-Nya. Di dalam sorga kekal itu, manusia tebusan-Nya dipersekutukan dengan Kristus. Paulus memandang kebangkitan dan kemuliaan sorgawi orang Kristen sebagai suatu realitas yang sudah terwujud, namun ada hal yang lain yang ingin disingkapkan oleh Paulus yakni tentang sebuah realitas di masa depan bahwa sebagai orang tebusannya, kita secara penuh ikut mengalami kemenangan-Nya. Dan pada dasarnya kita “sudah ada” di surga, di mana Dia memang berada.

Tema kuat yang dimunculkan dalam kitab Efesus adalah tentang “Kekayaan orang Kristen di dalam Kristus.” Allah Bapa telah membuat kita kaya di dalam Yesus Kristus!  Di dalam-Nya kita telah menerima segala berkat rohani. Bila diringkas maka ada dua garis besar yang sangat ajaib dari enam pasal yang ada. Pertama, Kekayaan kita di salam Kristus, telah membawa kita untuk memiliki harta rohani dan kedudukan rohani.  Kedua, tanggung jawab kita di dalam Kristus, memampukan kita hidup dalam kesatuan, kesucian, keharmonisan dan hidup penuh kemenangan melawan kuasa si jahat. Kitab Efesus menunjukkan keseimbangan antara doktrin yang benar (pasal 1-3) dan penerapan praktisnya (pasal 4-6), dalam kehidupan Kristiani.

Bagi mereka yang memiliki masa lalu sangat kelam, misal: seorang mantan terpidana, ada stigma/tanda negatif yang melekat pada dirinya dan butuh waktu lama untuk memulihkan nama baiknya.

Untuk itu ia harus membuktikan perilaku-perilaku yang kontras/bertolak belakang dengan perilaku-perilaku yang menyebabkan dia dipidana. Bukankah kita dahulu juga terpidana mati dalam murka Allah karena pelanggaran-pelanggaran dan dosa-dosa kita (Ef. 2:1-3)? Namun apapun latar belakang kehidupan kita (ada stigma di keluarga, di pergaulan teman-teman, di komunitas kita bahkan di masyarakat), ketika kita percaya kepada Yesus, Allah yang kaya dengan rahmat dan kasih Agape-Nya yang melimpah akan memulihkan kita (Ef. 2:4-7). Semua ini dikerjakan Allah di dalam Kristus Yesus sehingga kita dimampukan berperilaku yang kontras/bertolak belakang dengan perilaku-perilaku kita sebelum percaya Yesus.

Rekan-rekan youth, Firman Tuhan hari ini mengingatkan bahwa dahulu semua manusia adalah orang-orang yang sudah mati karena pelanggaran dan dosa-dosa mereka. “Sudah mati” mengindikasikan bahwa manusia tidak berdaya karena diperbudak oleh dosa-dosanya, tidak ada satu pun manusia yang dapat hidup benar dan berkenan di hadapan Allah. Semua manusia dikuasai oleh dosa yang membuatnya hidup di dalam hawa nafsu kedagingan dan pikiran-pikiran jahat (ay. 3a)

Dosa menjadi penghalang utama manusia untuk bisa berjalan ke depan sebab masa depan manusia yang berdosa hanyalah murka Allah (ay. 3b). Satu-satunya cara agar manusia bisa menang adalah harus dibangkitkan dari kematian atas dosa-dosanya. Ia harus dilahirkan kembali oleh Roh Kudus sehingga belenggu dosa bisa dipatahkan dan tidak berkuasa lagi atasnya (Yoh. 3:3-6, Rm. 6:11-12).

Masa lalu seperti kaca spion, penting untuk dilihat, tetapi tidak boleh kita biarkan mengalihkan perhatian dan pandangan untuk melihat apa yang ada di depan.

Masa lalu bisa
menjadi tempat belajar, tetapi bukan tempat tinggal kita. Kita dahulu sudah mati karena dosa dan sekarang menjadi orang yang merdeka di dalam Tuhan. Kesuksesan, kegagalan, bahkan trauma di masa lalu bisa menjadi pelajaran bagi kita untuk tetap melangkah ke depan. Hidup harus selalu berjalan maju ke depan, bukan mundur ke belakang.

Apa janji Allah bila kita percaya kepada Yesus? Efesus 2:4-7 menuliskan, “Tetapi Allah yang kaya dengan rahmat, oleh karena kasih-Nya yang besar yang dilimpahkan-Nya kepada kita telah menghidupkan kita bersama-sama dengan Kristus sekalipun kita telah mati oleh kesalahan-kesalahan kita – oleh kasih karunia kamu diselamatkan – dan di dalam Kristus Yesus Ia telah membangkitkan kita juga dan memberikan tempat (Yun, zugkathizo) bersama-sama dengan Dia di sorga supaya pada masa yang akan datang Ia menunjukkan kepada kita kekayaan kasih karunia-Nya yang melimpah-limpah sesuai dengan kebaikan-Nya terhadap kita dalam Kristus Yesus.”

Kata “Tetapi” menunjukkan adanya kontras terhadap ayat-ayat sebelumnya; bila ayat-ayat sebelumnya memaparkan kehidupan kita yang berdosa patut dimurkai Allah tetapi ketika kita percaya kepada Yesus, kehidupan kita dirahmati Allah; artinya: kita melewati masa depan (dalam hitungan detik, jam, hari, minggu, bulan, tahun tanpa kita ketahui berapa lama) dalam kekayaan rahmat Allah dan dalam kelimpahan kasih-Nya. Jadi, kalau kita sedang menghadapi masalah sekarang, bertahanlah karena apa pun yang terjadi, kekayaan rahmat Allah dan kelimpahan kasih-Nya menyertai kita.

Seorang bijak berkata, “Menghakimi masa lalu kita (kegagalan, kejahatan, dosa) adalah hal yang sangat kejam, sebab masa lalu sudah tidak bisa diubah lagi. Yang harus kita lakukan adalah belajar dari masa lalu dan mengampuni masa lalu kita dengan kasih Kristus yang telah mengampuni kita.”

Tetap Semangat, Tuhan Yesus Memberkati

RM – TVP

Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *