Elohim Ministry umum Menjadi Teladan tak pandang Usia

Menjadi Teladan tak pandang Usia



Renungan Harian, Sabtu 26 Juli 2025

Saudara-saudara yang terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus . . . .

Pernahkah saudara merasa bahwa usia muda adalah sebuah penghalang ? Saudara tidak memiliki cukup pengalaman, kebijaksanaan, atau otoritas untuk melakukan hal-hal besar ? mungkin saudara sering mendengar komentar seperti ini, Ah kamu masih muda, nanti juga paham atau serahkan saja pada yang lebih tua. Perasaan seperti ini mungkin pernah dialami oleh banyak dari kita, terutama kaum muda, Namun hari ini kita akan merenungkan  sebuah kebenaran yang akan menantang pandangan tersebut yang tertulis dalam 1 Timotius 4:12, “Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena muda, jadilah teladan bagi orang – orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu.”

Ayat ini adalah nasehat Paulus kepada Timotius seorang pemimpin muda dalam gereja mula-mula. Timotius mungkin menghadapi tantangan serupa dari  orang-orang  yang meremehkan kepemimpinannya karena usianya. Namun Paulus tidak  menyuruh Timotius untuk menunggu hingga ia lebih tua atau lebih berpengalaman. Sebaliknya Paulus memberi Timotius sebuah mandat yang kuat : Jangan biarkan orang meremehkanmu karena usiamu, tetapi jadilah teladan.!

Pesan ini tidak hanya berlaku untuk Timotius, tetapi untuk kita semua terutama bagi kaum muda atau anak-anak kita. Tuhan bisa memakai siapa saja tanpa memandang usia.

Mari kita melihat bagaimana kita bisa menjadi teladan dalam lima hal penting yang Paulus sebutkan :

Pertama, Teladan dalam perkataan, saudara perkataan kita memiliki kuasa yang luar biasa, kita bisa membangun atau meruntuhkan dengan lidah kita, sebagai orang percaya terutama yang muda perkataan kita harus mencerminkan Kristus ini berarti :

Hindari gosip dan fitnah contoh  di sekolah atau campus jangan ikut membicarakan  kekurangan teman, lebih baik gunakan perkataan untuk menyemangati orang lain.

Berbicara jujur dan membangun contoh, saat berdiskusi sampaikan pendapat dengan sopan dan berdasarkan fakta, bukan emosi atau prasangka, sebab jadilah orang yang kata-katanya bisa dipercaya.

Kedua, Teladan dalam tingkah laku, Tingkah laku adalah cerminan dari hati kita. Apa yang kita lakukan jauh lebih berbicara daripada apa yang kita katakan, bagaimana kita bisa menjadi teladan dalam tingkah laku? Disiplin dan bertanggung jawab contohnya, datang tepat waktu ke gereja atau perkumpulan doa, menepati janji, dan menyelesaikan tugas atau pekerjaan dengan sungguh-sungguh. Menghormati orang lain, contohnya menunjukkan rasa hormat kepada orang tua, guru, dan bahkan kepada teman  sebaya, tanpa memandang status sosial mereka.

Ketiga, Teladan dalam kasih, Kasih adalah inti dari ajaran Kristus, Yesus berkata dengan kasih kita semua orang akan tahu bahwa kita adalah muridNya, Kasih yang Paulus maksudkan di sini adalah kasih AGAPE yaitu kasih tanpa syarat: Mengasihi tanpa pamrih contohnya, menolong teman yang kesulitan belajar tanpa mengharapkan imbalan, atau menjadi sukarelawan untuk kegiatan sosial tanpa mencari pujian. Mengampuni dan menerima, contohnya meskipun ada yang menyakiti hati kita, kita belajar untuk mengampuni dan membuka diri untuk rekonsilasi seperti Kristus mengampuni kita.

Keempat, Teladan dalam kesetiaan, kesetiaan berbicara tentang  komitment dan keteguhan , terutama dalam iman kepada Tuhan. Setia pada prinsip kebenaran contohnya, tetap rajin beribadah meskipun sibuk atau setia melayani di bidang yang Tuhan percayakan meskipun terkadang terasa monoton  atau tidak dihargai. Setia pada prinsip kebenaran, contohnya tetap berpegang pada nilai-nilai  kristiani meskipun dihadapkan pada tekanan  dari lingkungan untuk kompromi dengan dosa atau tren dunia.

Kelima, Teladan dalam kesucian, kesucian berarti hidup terpisah dari dosa dan dikuduskan untuk Tuhan, ini adalah panggilan bagi setiap orang percaya. Menjaga kekudusan pikiran dan hati , contohnya  hati-hati  dalam memilih tontonan, bacaan, atau percakapan yang bisa mengotori pikiran kita. Menjaga kekudusan tubuh contohnya, menghindari perbuatan-perbuatan yang tidak senonoh atau melanggar norma kekristenan, dan memperlakukan tubuh kita sebagai bait Roh Kudus. Berusaha hidup tanpa cela contohnya, mengambil keputusan yang benar meskipun tidak populer dan menjauhkan diri dari segala bentuk kejahatan.

Jadi pesan Paulus kepada Timotius adalah sebuah tantangan sekaligus dorongan bagi kita semua, tua maupun muda jangan biarkan usia menjadi alasan untuk tidak bertumbuh dalam iman dan menjadi berkat dan jangan biarkan dunia meremehkan potensi yang Tuhan berikan kepada kita.

Hikmat hari ini: Ingatlah jika saudara adalah seorang muda, Tuhan memakai saudara dengan dahsyat, jangan tunggu sampai saudara merasa siap atau cukup umur, mulailah dari  sekarang menjadi teladan dalam perkataan, tingkah laku, kasih, kesetiaan dan kesucian.

Tuhan memberkati.

EW

Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *