Elohim Ministry youth MOTIVASI YANG SALAH

MOTIVASI YANG SALAH



Renungan Harian Youth, Sabtu 21 Oktober 2023

Ayat                 : Yohanes 6:60 – 66

Syalom, selamat pagi teman-teman remaja dan pemuda semuanya. Apa kabarnya hari ini? Semoga kita semua sehat selalu dan dalam lindungan Tuhan.

Beberapa waktu lalu kita belajar bagaimana menjadi murid Yesus dan mengikut Yesus. Dalam kitab Injil Lukas Tuhan Yesus mengatakan bahwa setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku. Ikut yesus bukan hanya berbicara tentang berkat saja, melainkan ada penyangkalan diri dan memikul salib. Dalam Yohanes 6 ini, diawali sebuah kisah yang menakjubkan yaitu mujizat 5 roti dan 2 ikan. Hal ini sungguh membuat orang-orang takjub akan mujizat yang dikerjakan oleh Yesus.

Hingga pada suatu kali Yesus mengajar murid-murid-Nya, Ia menyatakan bahwa diri-Nya adalah Roti Hidup.

Hal ini tentunya banyak mendapat respon yang beraneka ragam dari murid-murid pada waktu itu. Melihat respon murid-murid ini, dapatlah kita melihat ada 3 motivasi atau sikap murid-murid ketika mengikut Yesus. Ada 3 motivasi yang salah yang dapat kita lihat ketika murid-murid ini mengikuti Yesus, hingga akhirnya banyak dari mereka yang mengundurkan diri.

Ada 3 motivasi yang salah dalam mengikut Yesus :

1. Ikut Yesus, hanya mencari berkat jasmani saja (6:26)

Dalam ayat ke 26 dapat kita lihat, bahwa Tuhan yesus menegur mereka kalau mereka hanya mengikut Yesus ketika ada mujizat roti dan mereka makan sampai kenyang. Tapi setelah itu banyak murid-murid yang mengundurkan diri karena tidak mendapatkan roti lagi. Janganlah hidup kita sama seperti murid-murid yang mengundurkan diri tersebut.

Mereka mencari Yesus hanya karena berkat jasmani saja, akan tetapi setelah itu ketika mereka tidak mendapatkannya, maka mereka undur dalam mengikut Yesus.

2. Hanya berpadan pada kebenaran diri sendiri (6:60 -61)

Ketika Yesus menyampaikan bahwa diri-Nya adalah “Roti Hidup” banyak dari antara murid-murid tersebut yang tidak percaya bahkan mengatakan ajaran yang Yesus ajarkan adalah ‘perkataan yang keras’, yang tidak cocok dengan “telinga” mereka. Mereka bersungut-sungut dan tidak percaya karna mereka hanya menilai dari kebenaran mereka sendiri dan tidak mau menerima kebenaran sejati yang datang dari Allah. (ayat 41-42). Seperti halnya digereja-gereja sekarang ini. Banyak orang ke gereja, seperti pergi ke bioskop, mencari film yang disukai, baru akan menontonnya. Demikian juga ketika bergereja, mereka hanya mencari dan mendengar pembicara yang bisa menyenangkan telinga mereka saja.

ketika datang teguran, nasehat Firman Tuhan, ataupun badai kehidupan, banyak dari mereka yang tidak tahan dan mengundurkan diri dari mengiring Yesus, karena mereka tidak berakar pada kebenaran sejati melainkan dari diri mereka sendiri saja.

3. Hanya ikutan teman. (6:67-68)

Berapa banyak dari kita yang ketika datang beribadah, mencari Tuhan hanya ikut-ikut teman? Contoh dari murid-murid Yesus, khususnya Petrus ketika disuruh Tuhan untuk pergi juga, Petrus justru tidak mau pergi, karena ia tidak mau ikut-ikutan dengan orang banyak yang mengundurkan diri tersebut, walaupun mungkin didalam kerumunan orang banyak tersebut ada temannya. Petrus mempunyai keyakinan iman bahwa Yesus adah Anak Allah dan bahwa perkataan yang Yesus ucapkan adalah perkataan hidup yang kekal. Petrus tidak mau ikut-ikutan yang lain dan mengundurkan diri, tetapi justru sebaliknya Petrus sadar dan percaya akan Firman Tuhan.

Rekan-rekan youth yang dikasihi Tuhan, motivasi yang salah dalam kita mengiring Tuhan dapat memperngaruhi proses perjalanan pengiringan kita kepada Tuhan. Diperlukan hati yang sungguh-sungguh percaya akan kebenaran-kebenaran Firman Tuhan, dan mengenal Tuhan dengan benar. Mari awasi setiap motivasi-motivasi hati kita dalam kita mengiring Tuhan.

Jangan hanya mencari berkat materi saja, jangan hanya mengikuti kebenaran diri sendiri saja, dan jangan hanya ikut-ikutan dengan teman saja. tetapi marilah kita punya keyakinan yang kokoh dalam iman dan percaya kita, karena setiap perkataan-perkataan Tuhan adalah perkataan yang memberi kehidupan.

Tuhan memberkati.

MW – AdS

PENGUMUMAN

Kami mengundang rekan-rekan semuanya untuk bisa hadir dalam Youth ang akan diadakan pada hari SABTU, 07 Oktober 2023 jam 17.00 di Gedung Gereja Elohim Batu.

Tema kita hari ini sangat relate dengan renungan hari ini yaitu Kirbat yang Baru, menggambarkan istilah “A Fresh Start in Your Faith”, Kirbat yang baru dalam ayat ini adalah seperti hati dan hidup kita. Ketika kita datang kepada Kristus, kita menerima “air anggur yang baru,” yaitu kasih karunia, kebenaran, dan keselamatan yang datang dari Kristus. Namun, penting untuk memahami bahwa hati dan hidup yang lama, seperti “kirbat kulit tua”, bagian kita adalah mau memperbaharui hati dan pola pikir kita sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan. Ada Kirbat yang lama, cara pikir lama, kebiasaan lama yang harus ditanggalkan. Sehingga kehidupan kita dapat sepenuhnya diisi oleh Kehendak dan Kebenaran dari Allah sendiri.. Kirbat hati yang semakin diperbaharui didalam Tuhan harus menjadi bagian dalam kehidupan kita. Mau untuk berubah dan diubahkan oleh kebenaran. Yuk untuk lebih jelasnya datang dan bergabung Bersama dengan kita semuanya.

Dan jangan lupa Ibadah besok jam 06.00 WIB serta Sekolah minggu jam 08.00 di GPdI Elohim Batu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *