Renungan Harian Anak, Rabu 26 Juli 2023
Syalom, Adik Adik . Bagaimana kabarnya hari ini ? Sudah siap untuk kembali mendengarkan firman Tuhan? Tetap setia dan semangat ya.
Suatu Saat Doni mendapatkan ajaran Firman Tuhan bahwa suatu saat kelak ada masa dimana Tuhan Yesus akan datang Kembali yang kedua untuk menghakimi semua mahluk.
“Ma, apa Tuhan Yesus benar-benar akan datang lagi ke dunia ini?” tanya Doni.
‘Tentu la akan datang kembali,” jawab mamanya. “Rasanya saya sudah mendengar hal ini bertahun-tahun yang lalu, tapi kenapa sampai hari ini Tuhan belum juga datang?” Sementara Doni bertanya, adiknya, Reva memintanya meniupkan balon untuknya. Doni meniupnya dan memberikan balon itu pada adiknya. “Masih kurang besar, tiup yang lebih besar lagi,” pinta sang adik. “Kalau ditiup lagi balon ini bisa meledak.” Reva tak mau tahu, ia menyuruh meniup lebih besar lagi. Akhirnya, duarrr….! Balonnya meledak. Reva melihat kakaknya, takut dimarahi. “Tidak apa-apa,” kata mama. “Mama jadi ingat dengan pertanyaanmu tadi. Tuhan Yesus belum datang karena Dia masih memberi kesempatan kepada orang-orang untuk bertobat.”. “Tuhan itu panjang sabarya,’’jawab Doni.
“Benar, seperti balon itu bila dipaksakan terus maka meledaklah ia. ketika manusia tetap mengeraskan hati dan tidak mau bertobat maka dia akan binasa, inilah kesabaran Tuhan ketika manusia masih diberikan kesempatan untuk bertobat dan berubah Kembali kepada Tuhan” mama menjelaskan. Mari jadikan kesabaran Tuhan Yesus sebagai kesempatan untuk bersaksi bahkan untuk hidup lebih baik lagi.
2 Petrus 3:9 Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat
Ayat ini mengajarkan kita bahwa Tuhan adalah Allah yang sabar. Dia tidak terburu-buru atau terlalu cepat dalam menepati janji-Nya. Tuhan tidak menginginkan orang untuk binasa atau menghadapi hukuman-Nya. Sebaliknya, Dia menginginkan supaya kita bertobat. Kesabaran Tuhan memberi kesempatan bagi kita untuk bertobat. Terkadang, kita mungkin melakukan kesalahan atau berbuat dosa. Tapi Tuhan tidak langsung menghukum kita. Dia memberi kita waktu untuk merenungkan perbuatan kita dan mengubah Tindakan yang salah dalam hidup kita.
Ketika kita bertobat, Tuhan dengan penuh kasih menerima kita kembali dan memberikan pengampunan-Nya. Ia menghapus dosa-dosa kita dan memberi kita kesempatan untuk memulai hidup yang baru bersama-Nya.
Marilah kita menghargai kesabaran Tuhan dan tidak menyepelekan kesempatan untuk bertobat. Saat kita merasa bersalah atau melakukan kesalahan, jangan menunda-nunda untuk bertobat. Segeralah mendekatkan diri kepada Tuhan, berdoa, dan mengakui dosa-dosa kita. Ingatlah bahwa Tuhan selalu siap untuk menerima kita kembali dengan penuh kasih dan pengampunan. Dia mengasihi kita tanpa syarat dan selalu memberi kesempatan untuk bertobat dan kembali kepada-Nya.
Ayat Hafalan
2 Petrus 3:9 Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu,
Komitmenku hari ini
Tuhan Yesus, ajari aku untuk menghargakan kesabaran-Mu dalalam kehidupanku. Dan menjadikannya sebagai kesempatan untuk berubah dan bertobat.
YNP – GCT