Elohim Ministry youth ALLAH BAPA KITA

ALLAH BAPA KITA



Renungan Harian Youth, Rabu 18 Oktober 2023

Syalom rekan – rekan Youth yang diberkati Tuhan, gimana kabarnya hari ini? Saya doakan kita semua selalu dalam lindungan Tuhan senantiasa.  Hari ini kita akan merenungkan sebuah kebenaran yang sangat penting dalam iman kita sebagai orang Kristen: bahwa Allah adalah Bapa kita.

1 YOHANES 3 : 1, Lihatlah, betapa besarnya kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita, sehingga kita disebut anak-anak Allah, dan memang kita adalah anak-anak Allah. Karena itu dunia tidak mengenal kita, sebab dunia tidak mengenal Dia.

Sebagai pengikut Yesus kita telah dibawa kedalam keluarga Allah.

Luangkan waktu sejenak untuk membiarkan kebenaran ini meresap kedalam pikiran kita. Cobalah kamu pikirkan tentang apa artinya memiliki Tuhan, Pencipta alam semesta, sebagai Bapa kita? Begitu sering kita lupa akan fakta bahwa Allah adalah Bapa kita dan memandang kepadaNya melalui perspektif yang tidak selaras dengan Kitab Suci. Sering kita memandang Allah itu melalui lensa dunia ataupun melalui pengalaman malang yang telah memberikan kepada kita wahyu tentang  Bapa kita oleh ajaran Yesus yang radikal.

Tuhan Yesus mengajar kita dalam Matius 7:9-11, “Adakah seorang dari padamu yang memberi batu kepada anaknya, jika ia meminta roti, atau memberi ular, jika ia meminta ikan? Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya.”

Jelaslah bahwa Kita memiliki seorang Bapa yang suka memberi  kepada Kita hadiah yang baik.

 Begitu sering kita menganggap Tuhan sebagai pendisiplin keras yang tidak pernah membiarkan anak-anakNya menikmati hidup. Kita berasumsi Dia akan mengatakan tidak untuk apa pun yang memberikan kita suatu kesenangan seolah-olah Ia hanya ingin kita pergi lebih banyak ke gereja,  lebih banyak berdoa, atau memberi lebih banyak waktu dan uang untuk pekerjaan Tuhan. Namun itu bukanlah hati Bapa surgawi kita. Tuhan kita adalah pencipta sukacita, pencipta  kesenangan, pencipta kebahagiaan, dan Pemberi yang baik. Ia merindukan agar kehidupan Kita diisi dengan hadiah sempurna yang telah direncanakan untuk Kita setiap hari.

Dalam Yohanes 10:10 berkata, “…Aku datang agar mereka memiliki hidup dan memilikinya dengan berkelimpahan.”

Sebagai Gembala Agung yang sempurna, Tuhan dengan setia ingin membimbing Kita dan menyediakan semua yang Kita butuhkan untuk kehidupan Kita yang ditandai dengan kepenuhan dan kelimpahan hidup.

Dalam Matius 19:14, tertulis, “Tetapi Yesus berkata, “Biarkanlah anak-anak itu, janganlah menghalang-halangi mereka datang kepada-Ku; sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Sorga.” Sebagai Bapa kita, Tuhan merindukan kita sebagai anak-anak-Nya untuk datang kepada-Nya. Ia merindukan agar kita mengetahui betapa besar kasih dan pelukan-Nya untuk menjadikan dasar dari semua yang kita lakukan. Keinginan-Nya hanyalah merindukan hati Kita. Begitu besar keinginan-Nya untuk memiliki kesempatan berhubungan dengan Kita sehingga Yesus menunjukkan kepenuhan kasih Allah yang tak bersyarat itu dengan rela menyerahkan nyawa-Nya untuk Kita. Tidak ada ruang dalam Kitab Suci yang memberikan pandangan bahwa Allah adalah sesuatu yang lain kecuali kasih dan kebaikan-Nya yang sempurna.

Allah, Bapa Yang Penyayang

Allah adalah Bapa yang penyayang. Dia peduli pada setiap langkah hidup kita. Ia memberi tempat bagi yang sepi dan orang yang membutuhkan pertolongan. Ingatlah, seperti seorang ayah yang melindungi dan merawat anak-anaknya, Allah melakukan hal yang sama untuk kita. Bayangkan rumahmu sebagai tempat perlindungan. Ketika hujan turun atau malam tiba, rumahmu adalah tempat di mana kamu aman dan nyaman. Demikian pula,

Allah adalah tempat perlindungan kita dalam hidup ini. Dia selalu siap untuk melindungi dan membantu kita dalam setiap situasi.

Allah, sebagai Bapa kita, juga selalu mendengarkan doa dan keluhan kita. Dia peduli tentang setiap hal yang kita alami, baik kecil maupun besar. Dia selalu siap mendengarkan kita dan memberikan jawaban yang terbaik. Berpikir tentang Bapa di surga yang selalu mendengarkan kita seperti saat kita berbicara padanya dalam doa. Itu seperti kita berbicara pada sahabat terbaik kita yang selalu siap mendengarkan cerita kita.

Hari ini, ingatlah bahwa Allah adalah Bapa kita yang penyayang dan peduli. Seperti rumah yang memberikan perlindungan, Dia adalah tempat perlindungan kita. Seperti seorang Bapa yang mendengarkan, Dia selalu siap mendengarkan doa dan keluhan kita. Percayalah bahwa Allah adalah Bapa yang sempurna yang akan selalu bersamamu dalam setiap langkah hidupmu.

Kiranya kita semua sebagai anak muda dapat mengenal Bapa Surgawi kita yang penuh dengan kasih, sehingga kita dapat  menyalurkan kasih-Nya kepada orang lain. 

TUHAN MEMBERKATI

AH – NDK

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *