Renungan Harian Youth, Selasa 16 September 2025
📖 Mazmur 51:8 “Sesungguhnya, Engkau berkenan akan kebenaran dalam batin, dan dengan diam-diam Engkau memberitahukan hikmat kepadaku.”
Syalom rekan-rekan Youah semuanya, semoga hari ini mendatangkan sukacita yang melimpah dalam kehidupan kita semuanya.
Setiap orang percaya pasti ingin hidup dalam perkenanan Tuhan. Kita bisa melihat teladan dari tokoh-tokoh Alkitab seperti Daniel, Yusuf, Ester, Daud, hingga Abraham. Apa yang membuat mereka berkenan di hati Tuhan? Bukan karena kepintaran, kekayaan, atau posisi mereka, melainkan karena hati mereka sungguh-sungguh terarah kepada Tuhan. Mereka berjalan dengan iman, taat kepada firman-Nya, hidup kudus, dan menjaga kebenaran di hadapan Allah.
Roma 4:18-19 “Sebab sekalipun tidak ada dasar untuk berharap, namun Abraham berharap juga dan percaya, bahwa ia akan menjadi bapa banyak bangsa, menurut yang telah difirmankan: “Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu.”
Abraham adalah contoh yang sangat jelas. Meski ia sudah tua dan istrinya mandul, ia tetap percaya kepada janji Tuhan. Dengan mata jasmani, ia tidak melihat harapan apa pun, tetapi dengan mata batin, ia memandang janji Allah. Iman itu menyukakan hati Tuhan, sehingga Abraham disebut sebagai bapa orang beriman. Dari kisah ini, kita belajar bahwa
Perkenanan Tuhan tidak tergantung pada keadaan, melainkan pada hati yang tetap percaya dan setia kepada-Nya.

LALU, APA SAJA CIRI ORANG YANG HIDUP DALAM PERKENANAN TUHAN?
1️. IMAN
📖 Ibrani 11:6 – “Tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah…”
Iman adalah percaya penuh bahwa apa yang Tuhan katakan pasti benar, meskipun kenyataannya belum terlihat. Iman membuat kita tidak menyerah menghadapi situasi sulit, sebab kita tahu Tuhan selalu pegang janji-Nya. Kita belajar dari Abraham ketika Ia berani memutuskan untuk pergi meninggalkan tanah kelahirannya menuju tempat yang disebut Tanah Perjanjian.
Abraham di usianya yang sudah lebih dari 90 tahun dan memiliki istri (Sara) yang rahimnya sudah tertutup; mata jasmaniahnya tidak melihat apapun yang dapat dijadikan dasar pengharapan untuk memiliki anak kandung. Namun Abraham tetap berharap juga, karena mata batiniahnya melihat kepada apa yang Firman Tuhan janjikan, bahwa sebanyak bintang di langit, demikianlah kelak keturunannya.
2️. KETAATAN
📖 Yohanes 14:21 – “Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku…”
Ketaatan bukan sekadar melakukan aturan, tetapi wujud kasih kita kepada Tuhan. Orang yang taat akan mengalami penyataan Tuhan secara pribadi. Namun, ketaatan bukan hasil usaha sendiri, melainkan buah dari hidup yang melekat pada Kristus.
Ketaatan ini bukan hasil upaya dari kemampuan manusiawi kita, melainkan buah dari kesetiaan kita tinggal di dalam Dia, membangun hubungan persahabatan yang mendalam dengan Tuhan.Seperti ranting yang melekat pada pokok anggur (Yoh. 15:5), kita hanya bisa taat kalau terus membangun hubungan pribadi dengan Tuhan dalam doa, penyembahan, dan firman.
3️. KEKUDUSAN
📖 Imamat 19:2 “Berbicaralah kepada segenap jemaah Israel dan katakan kepada mereka: Kuduslah kamu, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, kudus.”
Kekudusan artinya hidup yang murni dan terpisah untuk Tuhan. Bukan berarti kita sempurna, tetapi kita menjaga hati, pikiran, dan perbuatan supaya tetap bersih di hadapan Allah. Hidup yang kudus membuat kita layak dipakai Tuhan untuk perkara yang mulia (2 Timotius 2:21).
1 Petrus 1:15-16 “tetapi hendaklah kamu menjadi kudus di dalam seluruh hidupmu sama seperti Dia yang kudus, yang telah memanggil kamu, sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus.”
Jika kita berkomitmen untuk hidup kudus, mengejar kekudusan dalam setiap aspek hidup kita, kita akan menjadi peralatan bagi Allah untuk tujuan yang mulia, dan dipisahkan secara khusus bagi Dia untuk perkara yang mulia. Kemuliaan-Nya dinyatakan melalui bejana-Nya yang kudus, bukan bejana yang kotor.
4️. KEBENARAN
📖 Mazmur 51:8 “Sesungguhnya, Engkau berkenan akan kebenaran dalam batin, dan dengan diam-diam Engkau memberitahukan hikmat kepadaku.”
Tuhan melihat hati, bukan penampilan luar. Hidup dalam kebenaran artinya menjaga hati nurani tetap murni, jujur, dan setia pada firman Tuhan. Orang yang hidup dalam kebenaran akan diperhatikan Tuhan secara khusus—doanya penuh kuasa dan telinga Tuhan selalu terbuka mendengar seruannya.
Saat kita merenungkan firman Tuhan, mari kita bertanya pada diri sendiri: apakah selama ini kita sungguh hidup dengan iman yang teguh, atau justru masih sering meragukan janji-Nya? Apakah kita sudah belajar untuk taat dalam hal-hal kecil maupun besar, atau hanya taat ketika sesuai dengan keinginan kita? Apakah kita sungguh menjaga kekudusan hidup kita, atau masih bermain-main dengan dosa yang menjauhkan kita dari hadirat-Nya? Dan yang terpenting, apakah kebenaran firman Tuhan benar-benar menjadi pedoman dalam setiap langkah hidup kita, atau kita masih lebih sering mengandalkan logika dan keinginan pribadi?
Dengan membangun hubungan yang intim dengan Tuhan, kita dimampukan menghidupi empat hal ini sehingga hidup kita berkenan kepada-Nya.
🙏 Doa
“Tuhan Yesus, ajar aku untuk hidup dalam perkenanan-Mu. Berikan aku iman yang teguh, hati yang taat, hidup yang kudus, dan jalan yang benar. Biarlah setiap langkahku menyenangkan hati-Mu dan membuat orang lain melihat Engkau di dalamku. Amin.”
💡 Hikmat Hari Ini
Hidup dalam perkenanan Tuhan bukan soal siapa kita di mata dunia, tetapi soal hati yang setia, taat, kudus, dan berjalan dalam kebenaran di hadapan-Nya.
Tuhan Yesus memberktai
AH – DOT
Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan
saya ingin mendapat renungan setiap hari
Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan
amiin🙏🙏
amin 🙏😇
terimakasih ELOHIM MINISTRY
rindu mendapatkan siraman rohani setiap hari
Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan