Renungan hari Youth, Jumat 17 November 2023
Syalom rekan – rekan Youth yang diberkati Tuhan. Salam sehat dan tetap semangat selalu yha.. Awalilah hari ini dengan doa dan ucapan syukur kepada Tuhan.
Renungan firman Tuhan ini mengungkapkan wawasan yang menakjubkan tentang hubungan yang Tuhan inginkan bersama dengan kita, yang adalah mahkota ciptaan-Nya. Di dalam Yesus Ia menjanjikan untuk masuk dihati kita bila kita mau membuka untukNya. Apakah Kita benar – benar tahu bahwa Tuhan ingin berteman dengan Kita? Sama seperti seorang teman yang mengajak Kita makan, Tuhan rindu menghabiskan waktu bersama dengan Kita. Setiap hari Tuhan mengetuk pintu hatimu.
Jika Kita bersedia membuka hati Kita untukNya dan mendengarkanNya, maka Kita dapat menghabiskan waktu bersama Tuhan dengan cara yang tak terbatas dan lebih memuaskan dari pada yang apa yang Kita dapat lakukan dengan teman siapapun.
Apakah Kita membutuhkan persahabatan dengan Tuhan pada hari ini? Yohanes 15:15 berkata, “Aku tidak lagi menyebut kamu hamba, karena hamba tidak tahu apa yang dilakukan tuannya; tetapi aku menyebut kamu sahabat, karena semua yang telah kudengar dari Bapaku telah kuberitahukan kepadamu.” Kisah Injil ialah suatu kisah dimana Allah kehilangan hubungan dengan mahkota ciptaan-Nya, yaitu Kita dan saya. Melalui kematian Yesus, Allah memperoleh hubungan yang dipulihkan dengan kita. Ia telah bekerja tanpa lelah sejak dosa pertama dilakukan, senantiasa memanggil Kita dan saya sebagai temanNya. Apa yang Kita inginkan dari teman-teman di sekitar Kita sepenuhnya tersedia bagi Kita di dalam Tuhan. Bahkan persahabatan dengan Tuhan itu jauh lebih mendalam lagi!
Pernyataan Yesus ini menunjukkan bahwa hubungan antara Yesus dan murid-murid-Nya bukanlah hubungan yang biasa-biasa saja. Yesus tidak hanya menganggap mereka sebagai hamba, tetapi juga sebagai sahabat. Seorang sahabat adalah seseorang yang kita percayai dan cintai. Ia adalah seseorang yang selalu ada untuk kita, baik dalam suka maupun duka. Ia adalah seseorang yang selalu mendengarkan kita dan memberikan dukungan kepada kita.
Bayangkan kamu sedang duduk di bangku sekolah dan merasa kesepian. Teman-teman sekelas sibuk dengan urusan mereka sendiri, dan kamu merasa terabaikan. Tiba-tiba, datanglah sosok yang penuh kasih dan ramah, mengajakmu untuk duduk bersama dan berbicara. Itulah Yesus, Sahabat yang selalu ada di saat kita merasa sendiri. Bayangkanlah wajah Yesus yang tersenyum, memancarkan cahaya kasih-Nya. Dia yang mendengarkan dengan penuh perhatian saat kita berbicara, siap untuk memberikan nasihat-Nya yang penuh hikmat.
Yesus bukan hanya sahabat biasa, tetapi Dia adalah Sahabat yang terbaik, selalu siap membimbing dan menghibur kita.
Jika Kita membutuhkan seorang teman untuk diajak bicara, justru Tuhan itu sedang berdiri di pintu hati Kita meminta untuk masuk dan mendengarkanNya. Ayat inti diatas jelas mengatakan, “Lihatlah, Aku berdiri di pintu dan mengetuk.” Jika Kita membutuhkan nasihat dari Roh Kudus yang menulis Kitab Suci, mąką Kita perlu sadar bahwa Ia sedang menunggu untuk mengungkapkan kepada Kita hikmat Allah tersebut. Sebagaiman tertulis dalam Yohanes 16:13, “Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran; Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepada kamu hal-hal yang akan datang.”
Yesus adalah sahabat yang terbaik bagi kita. Ia selalu ada untuk kita, tanpa syarat. Ia selalu mendengarkan kita, dan ia selalu memberikan jawaban yang benar. Ia selalu mendukung kita, dan ia selalu membimbing kita.
Yesus menjadi sahabat yang terbaik bagi kita, kebenaran ini menyatakan hal yang besar bagi kehidupan kita bahwa
Yesus mengasihi kita dengan kasih yang sempurna. Kasih Yesus tidak terbatas oleh waktu, keadaan, atau kesalahan kita. Ia mengasihi kita dengan kasih yang kekal.
Yesus mengerti kita dengan sempurna. Yesus mengetahui segala sesuatu tentang kita, termasuk pikiran, perasaan, dan kebutuhan kita. Ia memahami kita lebih dari siapapun di dunia ini. Bahkan segala kelemahan yang kita miliki
Yesus selalu ada untuk kita. Yesus tidak pernah meninggalkan kita, baik dalam suka maupun duka. Ia selalu ada untuk kita, kapanpun kita membutuhkan-Nya.
Jika kita memiliki Yesus sebagai sahabat kita, kita tidak perlu khawatir akan apa pun.
Kita tahu bahwa Ia selalu ada untuk kita, dan Ia akan selalu membimbing kita. Kita memiliki teman terbaik dalam kehidupan ini. Ingatlah, Tuhan itu tidak jauh dari Kita. Biarkanlah senyumNya mengembalikan kepada Kita sukacita keselamatan Kita.
Hari ini, saat kita beraktivitas, ingatlah bahwa Yesus senantiasa bersama kita. Ajak Dia menjadi Bagian dari setiap langkah dan keputusan kita. Percayalah, persahabatan dengan Yesus akan membuat hidup kita penuh dengan sukacita dan makna.
Terimalah Yesus sebagai Sahabat terbaikmu, dan biarkan Dia memimpin setiap langkah hidupmu.
TUHAN YESUS MEMBERKATI
AH – TVP