Renungan Harian Anak, Rabu 31 Januari 2024
Halo adik-adik Elohim kids. Apa kabarnya hari ini. Kakak berharap kalian semua dalam keadaan baik dan sehat selalu ya. Sebelum melakukan aktivitas, kakak mau mengajak kalian semua untuk mendengarkan renungan firman Tuhan hari ini.
Adik-adik Pernahkah tubuhmu terbakar oleh benda panas? Misalnya, kamu tidak sengaja memegang gelas yang berisi air mendidih atau terkena percikan kembang api yang menyala, atau terkena api dari kompor ketika memasak didapur. Apa yang dirasakan kulit Anda saat itu? Anda pasti mengalami rasa sakit dan panas pada kulit Anda, bukan? Ban kulit Anda dapat terbakar atau terluka. Di dunia ini, tidak ada seorang pun yang tubuhnya tahan terhadap api. Jika tubuh seseorang terbakar oleh api, tubuhnya akan hancur dalam sekejap.
Alkitab mencatat ada beberapa orang yang tubuhnya tidak terbakar sekalipun mereka berada di dalam perapian yang sangat panas. Tubuh mereka sama sekali tidak terbakar bukan karena tahan api, tetapi karena mereka dilindungi oleh Tuhan. Dalam Daniel 3:21-27 (TB), Ketiga orang itu adalah Sadrakh, Mesakh, dan Abednego. Kita membaca bahwa Raja Nebukadnezar sangat marah kepada Sadrakh, Mesakh, dan Abednego. Mereka tidak mau menyembah patung emas yang telah dibuat oleh raja. Oleh karena itu, raja memerintahkan untuk membakar mereka hidup-hidup dalam dapur api yang sangat panas. Mereka dilemparkan ke dapur perapian karena tidak mau menyembah patung yang dibuat raja Nebukadnezar. Namun, ketika ketiga sahabat itu dilemparkan ke dalam api, terjadi sesuatu yang luar biasa! Tuhan menyelamatkan mereka. Ketika raja melihat ke dalam dapur api, bukannya melihat tiga orang muda yang terbakar, malah ia melihat empat orang, dan yang keempat terlihat seperti “anak dewa!” kata raja.

Kisah ini mengajarkan kita tentang kekuatan Tuhan yang luar biasa dalam melindungi dan menyelamatkan umat-Nya. Sadrakh, Mesakh, dan Abednego tidak hanya dipelihara dari api yang mematikan, tetapi mereka juga mendapat kehormatan karena keberanian mereka untuk setia kepada Tuhan.
Adik-adik apa yang bisa kita pelajari dari kisah ini?
Pertama, Tuhan adalah pelindung yang kuat bagi setiap anak-Nya yang setia.
Kedua, kita harus memiliki iman, kesetiaam dan keberanian seperti Sadrakh, Mesakh, dan Abednego, sehingga kita tidak goyah dalam mempertahankan iman kepada Tuhan.
Tuhan kita adalah Tuhan yang menjaga dan menyelamatkan kita dari segala bahaya. Apapun yang kita hadapi, kita dapat percaya bahwa Dia selalu bersama kita. Marilah kita berdoa dan mempercayakan hidup kita sepenuhnya kepada-Nya. Amin!
Ayat Hafalan
Mazmur 62:8 Pada Allah ada keselamatanku dan kemuliaanku; gunung batu kekuatanku, tempat perlindunganku ialah Allah.
Komitmenku hari ini
Tuhan adalah pelindungku yang senantiasa menjaga dan menyertaiku bahkan melewati hal-hal yang sukar
YNP – GCT