Renungan Harian, Sabtu 03 Agustus 2024
Bacaan: 2 Raja-raja 8:1- 6
Syalom saudara-saudara yang terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus . . . .
Dalam 2 Raja-Raja 8 : 1-6 ini menceritakan, perempuan sunem adalah seorang ibu yang mendapatkan nubuat dari nabi Elisa untuk mendapatkan anak. Tetapi setelah mendapatkan anaknya bertumbuh dewasa tiba- tiba meninggal dunia. Perempuan itu memiliki iman yang besar dan Allah memakai nabi Elisa untuk membangkitkan anaknya. (2 Raja 4 : 16, 18-20, 32-37). Kisahnya diangkat kembali dalam perikop ini.Nabi Elisa memperingatkan agar ia dan keluarganya mengungsi ke negri Filistin sebab Tuhan telah mendatangkan kelaparan selama 7 tahun ( ayt 1-2). Setelah lewat 7 tahun, saat kembali ke negerinya ia mendapati rumah dan ladangnya sudah dikuasai oleh orang lain, ia mengadukan perkaranya itu ke raja ( ayt 3).
Pada saat itu, raja sedang bercakap- cakap dengan Gehazi hamba nabi Elisa mengenai muzizat-’muzizat yang telah dilakukan oleh nabi Elisa ( ayt 4-5). Setelah diceritakan persoalan yang dihadapinya, raja mendapatkan simpati untuk ia mendapatkan kembali hak miliknya (ayt 6). Yoram adalah raja yg jahat, tetapi ia dipakai Tuhan untuk memperhatikan aps yang dibutuhkan petempuan Sunem ini. Allah dapat memakai satu dan banyak cara untuk memakai siapa dan apapun untuk menolong umatNya.
Oleh sebab itu, percayakanlah segala permasalahan kita pada tangan Tuhan yang berkuasa. Tuhan tidak pernah terlambat untuk menolong kita tepat pada waktunya.
Dalam perjalanan hidup, tidak jarang kita menghadapi persoalan dan pergumulan. Respon kita juga bermacam macam. Yang paling umum, ya kecewa dan putus asa karena pertolongan Tuhan rasanya tidak tepat waktu seperti yang kita harapkan. Perihal waktu inilah yang sering menjadi masalah serius dalam hidup kita.
Mengapa? Karena kita menghendaki pertolongan dan jawaban Tuhan itu cepat, tidak perlu menunggu lama. Padahal alkitab berkata waktu kita bukanlah waktu Tuhan. Adakalanya jawaban Tuhan adalah “tunggu”, namun yang pasti, suatu saat janji nya pasti digenapi, karena janjiNya adalah ya dan amin.
Firman Tuhan berisi ribuan janji, dan tidak ada satupun yang TIDAK ditepatiNya.
Mazmur 12:7 menyatakan “Janji TUHAN adalah janji yang murni, bagaikan perak yang teruji, tujuh kali dimurnikan dalam dapur peleburan di tanah. “
Jika saat ini kita sedang menghadapi kondisi seperti itu, jangan tawar hati dan iman kita jangan goyah. Ketahuilah bahwa Dia punya rencana atas hidup kita dan Dia sedang mengajar, membentuk serta mendewasakan kita agar kemuliaan-Nya dapat dinyatakan melalui persoalan kita. Bersabarlah dan tetaplah bertekun dalam doa, karena sebentar lagi kita akan melihat mukjizat pertolongan-Nya. Tuhan tahu apa yang dilakukan-Nya dan Dia tahu kapan waktu yang terbaik untuk menolong kita
Yesaya 40:31 tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.
Tuhan Yesus Memberkati
EW
Bacaan Alkitab hari ini : Kitab 1 Tawarikh pasal 7 dan 8