Elohim Ministry umum Mata yang Melihat, Telinga yang Mendengar

Mata yang Melihat, Telinga yang Mendengar



Renungan Harian Jumat, 21 Februari 2025

Ayat Pokok: Matius 13:16 “Tetapi berbahagialah matamu karena melihat dan telingamu karena mendengar.”

Sebelum manusia jatuh ke dalam dosa, Adam dan Hawa hidup dalam hubungan yang harmonis dengan Tuhan. Mereka dapat melihat dan merasakan kehadiran Tuhan secara nyata di Taman Eden. Namun, dosa telah merusak persekutuan itu, membuat manusia kehilangan kemampuan rohani untuk melihat dan mendengar kehendak Tuhan.

Kejadian 3:8-10 – Setelah Adam dan Hawa berdosa, mereka menjadi takut dan bersembunyi dari Tuhan. Dulu: Mereka bersukacita mendengar langkah Tuhan. Tetapi sekarang: Mereka takut dan merasa terancam oleh hadirat Tuhan. Dosa telah membuat manusia buta secara rohani—tidak mampu memahami kebenaran Allah. Itulah sebabnya Yesus sering berkata:

Matius 13:15 – “… mereka mempunyai mata tetapi tidak melihat, dan mempunyai telinga tetapi tidak mendengar dan tidak mengerti.”

Kondisi ini masih terjadi hingga saat ini. Banyak orang secara fisik dapat melihat, tetapi secara rohani mereka buta. Banyak yang bisa mendengar Firman Tuhan, tetapi mereka tidak memahami kebenaran-Nya.

Dua Taman: Eden dan Getsemani

Ada dua taman yang memiliki makna besar dalam sejarah manusia: Taman Eden dan Taman Getsemani.

Taman EdenTaman Getsemani
Adam pertama jatuh ke dalam dosa.Yesus, Adam terakhir, menanggung dosa manusia.
Manusia kehilangan akses kepada pohon kehidupan.Yesus membuka kembali jalan menuju kehidupan kekal.
Adam melarikan diri dari Tuhan.Yesus mendekat kepada Tuhan dan berkata, “Jadilah kehendak-Mu.”

Di Taman Eden, manusia jatuh dalam dosa. Tetapi di Taman Getsemani, Yesus mulai menjalankan rencana pemulihan, memberikan kesempatan bagi kita untuk melihat kembali kebenaran Allah.

Nikodemus: Seorang Ahli Taurat yang Buta Secara Rohani

Yohanes 3:1-2 – Nikodemus adalah seorang pemimpin Yahudi yang datang kepada Yesus pada waktu malam. Nikodemus adalah orang yang cerdas dalam hukum Taurat. Tetapi meskipun ia memiliki banyak pengetahuan agama, ia tidak dapat melihat siapa Yesus sebenarnya. Ia hanya menganggap Yesus sebagai seorang guru besar, tetapi tidak melihat-Nya sebagai Mesias.

Yohanes 3:3 – Yesus berkata kepadanya, “Sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah.”

Nikodemus mengalami kebutaan rohani, dan Yesus memberikan solusi: kita harus dilahirkan kembali.

 Yohanes 3:5-6 – “Jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah. Apa yang dilahirkan dari daging, adalah daging, dan apa yang dilahirkan dari Roh, adalah roh.”

Bagaimana seseorang dapat melihat dengan mata rohani? Jawabannya adalah kelahiran kembali.

Tentu pertanyaannya, bagaimana caranya kita dilahirkan kembali? 

Yohanes 1:12-13 – “Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya.”

Percaya dan menerima Yesus secara pribadi sebagai juru selamat, serta hidup sesuai dengan pertobatan, yaitu dengan hidup berbalik arah dari jalan hidup yang salah. Itulah arti “dilahirkan kembali.” 

Jadi bukan semata-mata menjadi bagian dari agama Kristen, atau menjadi anggota gereja tertentu saja, melainkan hidup dalam persekutuan dengan Yesus yang adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup.  Tentunya setelah dilahirkan kembali dalam roh, kita perlu berada dalam kumpulan orang beriman. Kita perlu tertanam di gereja, karena kita tidak dapat bertumbuh secara rohani sendirian.

Jadi pada saat kita percaya kepada Yesus dan dilahirkan kembali, secara lahiriah kita terlihat masih seperti orang yang sama saja, tetapi secara rohani, sesuatu yang indah terjadi: kita berpindah dari kematian menuju kepada kehidupan, dari kegelapan menuju kepada terang Tuhan yang ajaib. 

Melalui kelahiran kembali, kita menjadi ciptaan yang baru, yang lama sudah berlalu dan yang baru sudah datang, selubung yang menutupi hati dan pikiran kita diangkat dan Roh Kudus diberikan kepada kita sehingga kita dapat kembali hidup dalam keselarasan dengan Tuhan.  

Perubahan Setelah Mata Rohani Terbuka

2 Korintus 3:16 – “Tetapi apabila hati seorang berbalik kepada Tuhan, maka selubung itu diambil dari padanya.”

Seperti orang buta yang sembuh, ia mulai melihat kehidupan dengan cara yang berbeda—bukan hanya secara fisik, tetapi dengan mata rohani yang terbuka.

Sebab beginilah firman Tuhan ALLAH, Yang Mahakudus, Allah Israel: “Dengan bertobat dan tinggal diam kamu akan diselamatkan, dalam tinggal tenang dan percaya terletak kekuatanmu.” Yesaya 30:15 (TB)  

Kita mulai memiliki waktu teduh setiap hari, berdoa serta membaca firman Tuhan, maka pimpinan Roh Kudus yang membuat pengertian rohani kita makin berkembang, dan membuat mata rohani kita dapat melihat pekerjaan tangan Tuhan yang ada di sekitar kita. Dan apa yang kita lihat akan menentukan apa yang kita lakukan.

Tuhan Yesus memberkati

Budi Wahono

Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *