Elohim Ministry umum Bertanding dalam Pertandingan Iman

Bertanding dalam Pertandingan Iman



Renungan harian Rabu, 25 Juni 2025

Ayat Pokok : 1 Timotius 6:12, “Bertandinglah dalam pertandingan iman yang benar dan berusahalah memperoleh hidup yang kekal.”

Syalom…. Selamat Pagi bapak, ibu dan saudara yang terkasih dalam Tuhan Yesua Kristus. Alkitab memberikan banyak gambaran tentang kehidupan kristen. Salah satunya bahwa kehidupan kekristenan digambarkan seperti sebuah pertandingan.

Hidup Kristen adalah Pertandingan

Dalam dunia olahraga, sebuah pertandingan memiliki aturan yang jelas. Tidak ada peserta yang boleh bertanding sembarangan. Bahkan, seorang atlet harus melatih diri dengan keras, taat pada pelatih, dan fokus pada tujuan akhir—memenangkan pertandingan dan menerima mahkota kemenangan. Demikian juga, hidup Kristen bukanlah jalan pintas menuju berkat dan kenyamanan, melainkan perjalanan yang penuh disiplin, penderitaan, bahkan pengorbanan demi iman yang benar.

Rasul Paulus menasehati Timotius agar bertanding dalam pertandingan iman yang benar untuk mendapatkan hidup yang kekal.  Yang menarik adalah kata pertandingan iman dalam versi Inggris NIV memakai kata “Berjuang” [berjuanglah dalam perjuangan iman yang benar]. Kata “berjuang” berasal dari sebuah kata Yunani yang berarti “menderita sekali”. Paulus melihat hidup Kristen sebagai suatu perjuangan, suatu pergumulan hebat melawan musuh-musuh Injil. Kita semua dipanggil untuk membela Injil dalam jabatan apa pun di mana Allah menempatkan kita. Kita selalu diperhadapkan dengan tantangan yang berusaha menggerus iman kita kepada Tuhan.

Kata “bertandinglah” dalam tata bahasa asli alkitab Perjanjian Baru [bahasa Yunani] memiliki bentuk “Present Middle Imperative” yang berarti bentuk kata kerja yang menunjukkan tindakan yang sedang berlangsung dan juga digunakan untuk menyampaikan perintah, ajakan atau nasehat yang menunjukkan bahwa subjek kalimat melakukan tindakan yang juga berdampak pada dirinya sendiri. Dengan kata lain Paulus berkata kepada Timotius : “Bertandinglah sekarang sebagaimana aku juga sedang ada dalam pertandingan iman, lakukanlah dengan benar dan niscaya engkau akan memperoleh kehidupan kekal.”

Pertandingan Iman: Melawan Apa? Kita tidak sedang bertanding melawan manusia lain, melainkan:

  • Melawan keinginan daging yang berlawanan dengan kehendak Allah (Galatia 5:17),
  • Melawan pengaruh dunia yang ingin menarik kita kembali kepada dosa,
  • Melawan iblis, musuh jiwa kita, yang selalu berusaha menjatuhkan kita (1 Petrus 5:8).

Tantangan bisa datang dari luar—penolakan, penganiayaan, tekanan sosial—atau dari dalam, seperti keraguan, keletihan rohani, luka hati, atau kekecewaan terhadap sesama. Namun Paulus mengingatkan bahwa kita tidak sendirian dalam pertandingan ini. Seperti ia sendiri yang menderita, namun tetap setia, demikian juga kita memiliki kuasa dan penghiburan dari Allah yang menyertai kita.

Perintah, ajakan dan nasehat ini bukan hanya bagi Timotius tetapi juga untuk kita pembaca alkitab pada masa kini agar kita bertanding dalam pertandingan iman dan berjuang sebagaimana Paulus dan Timotius telah memberikan teladan perjuangan iman mereka yang pentang menyerah. Ada tantangan dan rintangan yang menghalangi namun mereka tidak gentar.

Bertahan Sampai Garis Akhir

Pada akhir hidupnya, Paulus dengan bangga bisa berkata, “Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman.” (2 Timotius 4:7). Ini bukan sekadar prestasi pribadi, tetapi sebuah kesaksian iman yang menginspirasi kita untuk tidak menyerah, walaupun seringkali kehidupan ini terasa berat dan jalan yang harus kita tempuh tampak mendaki.

Kita harus ingat bahwa hidup kekal bukan hadiah bagi mereka yang memulai, tetapi bagi mereka yang bertahan sampai akhir. Ibrani 10:36 berkata, “Sebab kamu memerlukan ketekunan, supaya sesudah kamu melakukan kehendak Allah, kamu memperoleh apa yang dijanjikan itu.”

Jadi selama kita masih hidup di dunia ini, kita harus terus bertanding, kita harus terus berjuang sampai garis akhir. Tantangan, rintangan, pergumulan bahkan penderitaan siyap menghadang kita namun jangan lemah dan putus asa, teruslah bertanding, jangan menyerah karena Tuhan beserta dengan kita. DIA ada dalam setiap momen perjuangan iman kita dan DIA tidak pernah meninggalkan kita. Jika kita tidak menyerah, kita akan memperoleh mahkota kehidupan.

Tetaplah berjuang dan pantang menyerah, DIA ada dan setia menemani kita disetiap momen pergumulan hidup kita. Amin.

Tuhan memberkati

DS

Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *