Renungan Harian, Sabtu 16 Agustus 2025
Nats: Yeremia 9 : 23 – 24
Syalom bapak ibu dsu Saudara yang terkasih .. . .
Seorang penulis dan desainer terkenal didunia Crisda rodriguez menulis pesan terakhir sebelum meninggal. Dia mengatakan saya punya merek mobil termahal namun sekarang saya bepergian dengan kursi roda. Dilemari saya banyak pakaian mahal, namun tubuh hanya terbungkus kain kecil rumah sakit. Saya banyak punya uang di bank rumah seperti istana, Bisa nginap dihotel bintang lima, Bepergian pakai jet pribadi tapi tak satupun dari barang itu bisa memberi saya kelegaan sekarang. Lalu apa yang kita mau sombongkan ??Lantas apdi dunia ini ??? Crisda kehilangan arti hidup sesungguhnya,…
Artinya hidup sesungguhnya ialah bagaimana cara kita mengenal Tuhan dan mendekat padaNya adalah hal terbaik yang bisa kita lakukan
Hari ini saya ingin mengajak kita merenungkan sebuah kebenaran yang mungkin terasa menantang bagi sebagian dari kita, namun sangat penting untuk kita pahami dan hayati yaitu , tidak ada yang bisa kita banggakan dihadapan Allah!!
Dalam dunia yang serba kompetitif kita seringkali didorong untuk menonjolkan kelebihan, prestasi dan keunggulan kita, kita membanggakan pendidikan kita, kita membanggakan pencapaian kita, pekerjaan kita, kekayaan kita. Bahkan mungkin pelayanan kita, kita merasa bangga dengan penampilan kita, talenta kita atau segala sesuatu yang membedakan kita dari orang lain, namun Firman Tuhan hari ini mengajak kita melihat segala sesuatu dari sudut pandang yang berbeda. Didalam nats kita, Ayat ini dengan jelas menyatakan bahwa ada tiga hal yang seringkali menjadi sumber kebanggaan manusia : Kebijaksanaan, kekuatan, dan kekayaan. (Seperti yg dikatakan di ayat 23)
Kebijaksanaan, kita sering membanggakan kepinteran kita, gelar kita, kemampuan kita dalam memecahkan masalah atau pemahaman kita tentang berbagai hal.
Kekuatan, ini bisa menunjuk pada kekuatan fisik, pengaruh, kekuasaan atau posisi kita dalam masyarakat, kita merasa kuat karena memiliki kendali atau kemampuan untuk melakukan sesuatu yang besar.
Kekayaan, uang dan harta, properti atau segala bentuk kemakmuran materi seringkali menjadi simbol keberhasilan dan kebanggaan.
Namun Tuhan berkata ; Janganlah kita bermegah karena hal-hal ini Mengapa ?? karena semua itu adalah pemberian dari Tuhan. Kita tidak memiliki apapun yang tidak kita terima.
Dalam 1 Korintus 4 : 7 ( TB ), Sebab siapakah yg menganggap engkau begitu penting ? Dan apakah yg engkau punyai, yg tidak engkau terima ?? Dan jika engkau memang menerimanya , mengapa kah engkau memegahkan diri , seolah- olah engkau tidak menerimanya ?..
Ayat ini mempertegas bahwa segala sesuatu yang kita miliki, segala kemampuan yang kita punya, segala pencapaian yang kita raih, semuanya berasal dari Tuhan, kita tidak punya alasan untuk membanggakan diri, seolah-olah semua itu adalah hasil usaha kita semata. ketika kita membanggakan diri !, kita melupakan sumber sejati dari segala berkat itu, kita seolah-olah mengambil kemuliaan yang seharusnya hanya milik Tuhan.
Mengapa kita tidak boleh membanggakan diri ?
Karena kesombongan memisahkan kita dari Tuhan : Amsal 16 : 18 mengatakan kecongkakan mendahului kehancuran dan tinggi hati mendahului kejatuhan. Ketika kita sombong kita cenderung merasa tidak membutuhkan Tuhan, Kita berpikir bahwa kita bisa melakukan semuanya sendiri. Ini adalah awal dari kejatuhan rohani.
Karena segala sesuatu datang karena anugerahNya ; Efesus 2: 8-9 menyatakan , Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman, itu bukan hasil usahamu tetapi pemberian Allah, Itu bukan hasil pekerjaanmu, jangan ada seorangpun yang memegahkan diri. Saudara keselamatan dalam hidup kitapun bukan hasil dari kebaikan kita melainkan murni dari anugerah Allah. Karena manusia punya kecenderungan membanggakan hal-hal yang fana! kebijaksanaan duniawi, kekuatan fisik dan kekayaan materi semuanya adalah fana dan sementara, mereka tidak akan bertahan selamanya, hari ini kita punya besok mungkin hilang, jika kita membanggakan hal-hal yang fana kita membangun hidup di atas dasar yang goyah.
Apa yang seharusnya kita banggakan !
Yeremia 9 : 24 memberikan jawabannya ; Satu-satunya hal yang layak kita banggakan adalah memahami dan mengenal Tuhan. Ini bukan sekedar pengetahuan intelektual tentang Tuhan melainkan pengenalan yang mendalam dari hubungan yg intim akan pribadiNya
Sebab itu saudara-saudara mari kita periksa hati kita ini apakah ada sesuatu dalam hidup kita yang kita banggakan di luar Tuhan ? Apakah kita cenderung menyombongkan diri atas apa yang kita miliki atau apa yang telah kita capai ??
Tuhan Yesus memberkati
EW
Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan