Renungan Harian Youth, Selasa 30 September 2025
Daniel 12:3, Dan orang-orang bijaksana akan bercahaya seperti cahaya cakrawala, dan yang telah menuntun banyak orang kepada kebenaran seperti bintang-bintang, tetap untuk selama-lamanya.
Dunia ini memiliki banyak cara untuk menimba pengetahuan dan menjadi lebih pintar. Kita bisa belajar dari sekolah, buku, atau cara lain. Tetapi hal yang lebih penting dari memperoleh pengetahuan adalah bertumbuh dalam hikmat. Kebijaksanaan berkembang ketika kita berperan baik dalam bersosialisasi dan dalam keadaan, dan membuat keputusan yang baik.
Namun, Alkitab juga mengatakan bahwa hikmat sejati dimulai dari Allah. Meskipun ada banyak orang bijak di bumi, di mata Tuhan hikmat sejati dimulai dengan hubungan kita dengan-Nya. Tuhan itu sempurna dalam kebenaran dan pengetahuan, jadi semua hikmat harus dimulai dari-Nya.
Rekan-rekan youth, Daniel mendapatkan visi apokaliptik. Visi apokaliptik merupakan sejenis penglihatan yang menyingkapkan peristiwa-peristiwa yang akan terjadi di masa datang. Di masa datang, mana yang akan terberkati oleh Tuhan? Orang-orang yang memutarbalikkan kebenaran dan menggadaikan kebenaran demi kepentingan pribadi ataukah orang-orang yang setia pada kebenaran Tuhan apapun risiko yang dihadapinya? Kata “Kebenaran”, dalam ayat 3, memakai kata Ibrani tsadeq, yang mengandung arti kelurusan atau persesuaian. Benar berarti lurus atau sesuai dengan jalan dan kehendak Allah.
Hidup Daniel sendiri telah mewujudkan pribadi yang benar dan menuntun sesamanya pada kebenaran Tuhan. Tidak sekalipun ia meninggalkan Tuhan, walau ia berada di pembuangan Babel. Tekanan sang penguasa tidak juga membuatnya gentar, bahkan karena kebenaran yang dengan setia dipegangnya menjadikan para penguasa bersimpati kepada Daniel. Para penguasa tersebut adalah Raja Nebukadnezar, Raja Belsyazar, Raja Darius, dan Raja Koresh.
Mereka yang hidup dengan hikmat sejati akan menjadi cahaya terang bagi Tuhan di dunia yang gelap.
Salah satu aspek dari hidup bijaksana adalah menjadi orang benar. Kebenaran adalah hidup sesuai dengan hukum dan cara hidup Tuhan. Tuhan ada di pihak kebenaran. Tidak hanya Tuhan, bahkan sesama pada akhirnya juga bersimpati pada mereka yang berpegang pada kebenaran, bukan pada mereka yang hidup dalam kebohongan.
Yesus berkata bahwa orang lain akan tahu bahwa kita adalah murid-Nya melalui cara kita mengasihi orang lain (Yohanes 13:35). Artinya mengasihi sesama adalah cara hidup yang sesuai Firman Tuhan. Dan, dengan mengasihi Tuhan dan mengasihi sesama, kita akan menuntun orang lain kepada Yesus.
Itu sebabnya mengapa Yesus berkata bahwa kita adalah kota di atas gunung yang tidak mungkin tersembunyi, dan terang di dalam kegelapan (Matius 5:14). Daniel 12:3 mengatakan bahwa jika kita hidup dengan bijaksana dan benar, kita akan bersinar terang seperti bintang-bintang dalam kegelapan.
Bagaimana caranya kita dapat mengejar hikmat dan kemudian hidup kita bercahaya seperti Bintang-bintang?
1. Dengan melibatkan Tuhan dalam mengambil Keputusan
kita perlu Tuhan dalam segala hal yang berkaitan dengan hidup kita. Setiap hari kita diperhadapkan dengan berbagai Keputusan penting; jika kita salah dalam mengambil Keputusan, kita tentu akan menanggung segala konsekuensinya
2. Dengan berdoa meminta hikmat Tuhan.
karena Tuhan Adalah sumber hikmat; dan takut akan Tuhan Adalah permulaan segala hikmat. Kita tahu kepada siapa kita bersandar; dan Tuhan selalu menanti kita untuk terus mengungkapkan isi hati kita kepada-Nya.
3. Dengan meluangkan waktu membaca dan merenungkan firman Tuhan
firman Tuhan Adalah Cahaya yang menerangi hidup kita; Firman Tuhan Adalah kebenaran yang menjadi penuntun dalam hidup kita. Jika kita ingin menjadi terang yang bercahaya; kita harus hidup di dalam terang firman Tuhan.
Ketika kita hidup menurut Firman Tuhan, kita hidup sesuai dengan rancangan-Nya atas hidup kita.
Rekan-rekan youth, Tuhan memberkati kita supaya kita menjadi berkat bagi orang lain, Dia membuat kita berhasil supaya kita dapat menolong orang lain yang gagal dan terpuruk. Jadi, seseorang dapat dikatakan sebagai bintang apabila ia berhasil mengerjakan setiap tanggung jawab yang dipercayakan Tuhan kepadanya, atau seseorang yang berhasil menjadi pribadi yang Tuhan kehendaki.
Di akhir zaman, Tuhan sedang mencari orang-orang yang seperti Daniel yang mau menjadi terang dan bercahaya di tengah kegelapan dan membawa jiwa-jiwa kepada Tuhan. Untuk menjadi seperti Daniel tidak mudah dan ada harga yang harus dibayar yaitu bertahan dalam masa kesesakan. Daniel telah melewati ujian demi ujian sehingga pada akhirnya Daniel dapat berkata bahwa orang-orang bijaksana akan bercahaya seperti cakrawala. Daniel muncul sebagai orang muda yang bercahaya di tengah kegelapan malam seperti bintang yang memancarkan sinarnya.
Cara kita hidup, berpikir, dan bertindak itu penting. Itulah cara yang utama agar orang lain melihat kasih Tuhan bagi mereka. Jadi pikirkan cara hidup kita. Pikirkan bagaimana kita dapat hidup sesuai dengan Firman Tuhan.
🙏 Doa Penutup
Tuhan Yesus yang penuh kasih, terima kasih karena Engkau sudah mengingatkan kami hari ini untuk hidup dengan hikmat-Mu. Kami sadar bahwa hikmat sejati hanya berasal dari Engkau. Tolonglah kami untuk selalu melibatkan-Mu dalam setiap keputusan, tekun berdoa, dan setia merenungkan firman-Mu. Jadikanlah hidup kami terang yang bersinar di tengah dunia yang gelap, sehingga banyak orang dituntun kepada kebenaran-Mu. Dalam nama Yesus Kristus kami berdoa. Amin.
✨ Hikmat Hari Ini
Hidup dengan hikmat berarti berjalan dalam kebenaran Tuhan dan bersinar seperti bintang di tengah kegelapan.
Tuhan Yesus Memberkati
RM – DOT
Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan
Puji Tuhan Memeberkati sekaki Tuhan memberkati 🫶🏻
Luar biasa Firman Tuhan, sukses selalu
Amin Terimakasih sangat terberkati