Renungan Harian Youth, Rabu 17 Desember 2025
📖 Roma 11:33; 2 Korintus 5:7
Syalom, rekan-rekan youth! Tidak terasa, kita hampir meninggalkan tahun 2025. Kalau kita menoleh ke belakang, tentu banyak sekali hal yang sudah kita alami—ada tawa dan tangis, ada keberhasilan dan kegagalan, ada semangat dan juga masa-masa lemah. Semua peristiwa itu membentuk perjalanan hidup kita selama setahun ini.
Namun, di antara semua hal yang terjadi, pasti ada momen-momen yang kita tidak mengerti. Ada hal-hal yang membuat kita bertanya, “Tuhan, mengapa ini terjadi padaku?” — inilah yang sering disebut misteri kehidupan.
Kadang Tuhan mengizinkan hal-hal yang sulit kita pahami agar kita belajar satu hal penting: percaya kepada-Nya meski kita tidak mengerti semuanya.
Rasul Paulus menulis, “O, alangkah dalamnya kekayaan, hikmat, dan pengetahuan Allah! Sungguh tak terselidiki keputusan-keputusan-Nya dan tak terselami jalan-jalan-Nya!” (Roma 11:33)
Artinya, rencana Tuhan jauh lebih besar dari yang bisa kita pikirkan. Dia tahu apa yang terbaik bagi kita, bahkan ketika kita belum melihatnya. Dan di tengah segala misteri hidup itu, Tuhan mau agar kita memandang ke depan dengan mata iman.
1. Memandang dengan Iman, Bukan dengan Ketakutan
Saat kita menghadapi masalah, biasanya kita langsung melihat segala sesuatu dari sisi “realita”—dengan mata jasmani. Kita panik, takut, bahkan stres. Padahal, Tuhan menginginkan kita melihat dengan mata iman, bukan hanya mata jasmani.
Kisah Elisa dan bujangnya dalam 2 Raja-Raja 6:8–17 memberi kita pelajaran berharga. Ketika pasukan Aram mengepung kota, bujang Elisa panik karena melihat bahaya besar di depan matanya. Tapi Elisa berdoa,
“Ya TUHAN, bukalah kiranya matanya, supaya ia melihat.”
Tuhan pun membuka mata bujang itu, dan ia melihat gunung penuh dengan kuda dan kereta berapi mengelilingi Elisa. Ia baru sadar bahwa perlindungan Tuhan jauh lebih besar daripada ancaman apa pun. Ketika kamu mulai takut akan masa depan, ujian, masalah keluarga, atau tekanan hidup, berdoalah seperti Elisa: “Tuhan, bukalah mataku supaya aku dapat melihat Engkau bekerja di balik semua ini.”
Memandang dengan mata iman berarti percaya bahwa Tuhan masih berkarya di balik layar kehidupan kita, walaupun kita belum melihat hasilnya.
2. Tuhan Bekerja Melampaui Logika Kita
Terkadang, Tuhan menjawab doa kita dengan cara yang tidak kita duga.
Saya membaca sebuah Artikel : Ada sebuah kesaksian ada seseorang yang mengkredit mobil dengan memakai nama temannya sebagai penjamin. Dan tahun yang kedua, temannya meminta untuk melunasi sisa hutang mobil yang masih $11.000. Dia berfikir dari mana akan saya dapatkan uang sebesar itu? Kemudia dia berdoa, “Tuhan, Engkau tahu bagaimana menghandel situasi ini.” Sebulan kemudian sebuah fakta menyakitkan terjadi, tepatnya tanggal 7 Februari, mobilnya ditabrak lari oleh seseorang sehingga body bagian kanan belakang hancur total. Dia menghadapi situasi yang berat karena kejadian ini, namun ternyata bencana yang dia alami adalah jawaban dari doanya. Karena melalui peritiwa itu pihak asurani membayar penuh harga mobil tersebut dan akhirnya dia bisa melunasi sisa hutang di bank. Dan yang lebih luar biasa dia bisa mengkredit mobil lain yang jauh lebih baik, bunga sangat kecil dan lebih murah dibanding dengan mobil lama. Dan lebih daripada itu dia bisa mengkredit mobil tersebut tanpa perlu seseorang penjamin.
Kesaksian diatas menggambarkan bagaimana Tuhan sanggup berkarya dan menjawab doa kita, jangan batasi pekerjaan Tuhan dengan pikiran kita yang terbatas. Kita seringkali membatasi jawaban dari Tuhan dengan keinginan dan pengertian kita, mari kita belajar untuk tetap percaya dan melihat dengan mata Iman bahwa ada Tuhan yang “Tetap Berkarya dibelakang Layar kehidupan kita” untuk mendatangkan kebaikan demi kebaikan yang luar biasa.
Memang diluar pemikirannya pada saat itu, Tuhan bisa bekerja lewat sebuah cara yang jauh melampaui penataan dan pikirannya. Seperti apa yang tertulis “Kita tahu bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia.” (Roma 8:28)
Rekan-rekan Youth semuanya hari ini kita belajar … Menatap tahun 2026 kedepan yang banyak hal kita tidak tau hal yang perlu kita ingat adalah jangan batasi pekerjaan Tuhan dengan pikiranmu yang terbatas. Percayalah bahwa Tuhan tetap bekerja, bahkan ketika situasi tampak gelap.
Rekan-rekan youth, mungkin kita tidak tahu apa yang akan terjadi di tahun depan. Tapi satu hal pasti: Tuhan tetap memegang kendali atas hidup kita. Ia adalah Allah yang setia, yang tidak pernah meninggalkan kita walau sekejap pun.
Saat kamu tidak mengerti jalan hidupmu, lihatlah dengan mata iman—mata yang percaya bahwa Tuhan sedang bekerja, walau tidak selalu terlihat. Jangan biarkan ketakutan, kekecewaan, atau kegagalan masa lalu menghalangi langkahmu.
Lihatlah ke depan dengan iman bahwa masa depanmu aman di tangan Tuhan.
Langit boleh kelabu, tapi di atas awan, matahari tetap bersinar. Begitu juga dengan hidupmu—di balik badai, Tuhan tetap berkarya.
💖 Hikmat Hari Ini
“Mata jasmani melihat masalah, tapi mata iman melihat kuasa Tuhan di baliknya.”
YNP – IT
terimakasih, firman Tuhan yang sangat menguatkan.