Renungan Harian Anak, Senin 19 Januari 2026
Shalom, adik-adik Elohim Kids! 🌈
Bagaimana kabar kalian hari ini? Semoga semuanya sehat, gembira, dan siap belajar Firman Tuhan ya! Hari ini kita akan belajar dari teladan luar biasa dari Tuhan Yesus tentang kerendahan hati. Walaupun Yesus adalah Anak Allah, Ia tetap mau dibaptis oleh Yohanes Pembaptis sebagai tanda ketaatan kepada Bapa di surga. Yuk, kita dengarkan kisahnya dan belajar bersama bagaimana kita bisa menjadi “Humble like Jesus” — Rendah hati seperti Yesus! 💖
Ilustrasi Cerita: “Kancil yang Belajar Rendah Hati”
Suatu hari, Pak Tani meminta Kancil menjaga kebun timunnya. Kancil sekarang sudah berubah menjadi hewan yang baik dan jujur. Ia mau membantu Pak Tani dengan sungguh-sungguh. Namun, saat Kancil menjaga kebun, ia sempat tertidur, dan saat bangun, timun-timun di kebun sudah hilang! Semua hewan menuduh Kancil yang mencuri, padahal bukan dia. Tapi Kancil tidak marah, ia tetap taat dan rendah hati. Ia bersedia berlari keliling kebun seperti yang diperintahkan Pak Tani, walaupun ia tidak bersalah. Akhirnya, Kelinci mengaku bahwa dialah yang mencuri timun. Pak Tani memuji Kancil karena tetap rendah hati dan sabar, bahkan memaafkan Kelinci. Dari cerita Kancil ini, kita belajar bahwa rendah hati berarti tidak marah saat disalahpahami, tetap berbuat baik, dan tidak membalas kejahatan dengan kejahatan. Itulah yang Yesus tunjukkan juga kepada kita.

Adik-adik, Yesus adalah Anak Allah yang sempurna dan tidak berdosa. Tapi suatu hari, Ia datang ke Sungai Yordan untuk dibaptis oleh Yohanes Pembaptis. Yohanes kaget dan berkata, “Tuhan Yesus, seharusnya Engkaulah yang membaptis aku, bukan aku yang membaptis-Mu!”
Tapi Yesus menjawab dengan lembut, “Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah.” (Matius 3:15) Artinya, Yesus mau taat kepada rencana Bapa di surga — bukan karena Ia berdosa, tetapi karena Ia ingin menunjukkan kerendahan hati dan ketaatan yang sempurna. Ketika Yesus keluar dari air, langit terbuka, Roh Kudus turun seperti burung merpati, dan terdengar suara Bapa berkata, “Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan.” Wah, luar biasa ya, adik-adik! Tuhan Bapa sendiri senang melihat kerendahan hati Yesus.

Adik-adik, kerendahan hati bukan berarti lemah, tapi menunjukkan hati yang kuat dan taat kepada Tuhan. Tuhan Yesus bisa saja menolak dibaptis karena Ia tidak berdosa, tetapi Ia memilih untuk taat kepada Bapa di surga. Ia mau menunjukkan bahwa melakukan kehendak Tuhan jauh lebih penting daripada menjaga gengsi atau terlihat hebat. Kalau Yesus saja mau merendahkan diri dan taat, kita juga harus belajar seperti itu. Kadang, kita mungkin ingin dipuji, ingin menang sendiri, atau merasa lebih hebat dari teman. Tapi Yesus mengajarkan kita untuk tidak sombong, mau menolong, dan menghargai semua orang.
Rendah hati artinya Tidak merasa lebih baik dari orang lain, Mau mendengarkan orang tua dan guru dengan hati yang lembut, Mau menolong teman tanpa mengharapkan pujian, Taat kepada Tuhan, meski kadang tidak mengerti alasannya.
Tuhan Yesus memberikan teladan yang indah tentang kerendahan hati dan ketaatan. Ia mau dibaptis oleh Yohanes bukan karena Ia berdosa, tetapi karena Ia ingin menggenapkan kehendak Allah.
Bapa di Sorga berkenan kepada Tuhan Yesus karena hati-Nya yang taat dan lembut. Demikian juga dengan kita — Tuhan akan senang jika kita hidup dengan rendah hati, tidak sombong, dan selalu melakukan yang benar. Jadi, mari kita belajar setiap hari untuk berkata “Aku mau rendah hati seperti Yesus.”
📖 Ayat Hafalan
Matius 3:15 “Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah.”
💬 Komitmenku Hari Ini
Tuhan Yesus, aku mau belajar menjadi rendah hati seperti Engkau. Aku tidak mau sombong atau merasa paling hebat, tapi mau taat dan melakukan kehendak-Mu setiap hari.
🙏 Doa Penutup
Tuhan Yesus yang baik, terima kasih karena Engkau sudah memberikan teladan yang indah tentang kerendahan hati. Ajarilah aku untuk taat kepada Tuhan dan menghargai orang lain. Tolong aku supaya tidak sombong, tidak cepat marah, dan mau menolong teman. Jadikan aku anak yang rendah hati seperti Engkau, Tuhan Yesus. Dalam nama-Mu aku berdoa, amin. 💞
🌟 Hikmat Hari Ini
“Rendah hati bukan berarti lemah, tetapi tanda hati yang kuat karena mau taat kepada Tuhan.” 🌿
ELkids180126 – SP
Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan
renungan harian anak
Amin……