Elohim Ministry umum Tuhan Sumber Kepuasan

Tuhan Sumber Kepuasan



Renungan harian Rabu, 13 Mei 2026

Ayat Pokok : Mazmur   107 : 9,  “Sebab dipuaskan-Nya jiwa yang dahaga,  dan jiwa yang lapar dikenyangkan-Nya dengan kebaikan.”

Syalom. . . Selamat pagi bapak, ibu dan saudara yang terkasih. Salam sejahtera dalam kasih Kristus buat anda semua. Ketika kita bidara tentang kata “puas” maka kita akan menemukan sebuah fakta dunia bahwa bagi manusia yang belum mengenal TUHAN tidak ada kata puas, selalu saja kurang dan kurang. Oleh sebab itu perilaku korupsi, suap, jalan pintas dengan uang pelicin masih marak dan kemasannya saja yang jadi lebih rapi.

Meskipun demikian, kita juga menemukan fakta bahwa dalam kehidupan ini ada banyak orang yang berlimpah harta duniawi,  namun tidak merasakan kepuasan dan kebahagiaan sejati. Mengapa demikian ? Karena secara esensi kebutuhan tertinggi mereka tidak terpenuhi. Sebagai mahluk ciptaan, kita harus kembali kepada sang khalik, yang sanggup memuaskan dahaga terdalam dari kebutuhan tertinggi manusia. Membangun hubungan dengan Tuhan bagi setiap kita orang percaya sangatlah penting. Oleh Anugerah-NYA kita akan dituntun untuk menjadi pribadi yang seperti dikehendaki-NYA. Dan inilah yang menjadi kepuasan dan kebahagiaan sejati kita.

Bapak, ibu dan saudara terkasih. Tuhan Yesus berkata dalam Matius 5 :6“Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan.” Ketika Yesus berkata demikian sebenarnya DIA sedang berbicara tentang diri-NYA. Dalam Yohanes 14:6 Yesus berkata bahwa DIA adalah “JALAN” dan “KEBENARAN” dan “KEHIDUPAN” . . . Yesuslah kebenaran yang itu. Dengan kata lain Yesus mengatakan; “berbahagialah orang yang lapar dan haus akan DIA, sebab mereka akan dipuaskan.” Dialah sumber segalanya, dari pada-NYA datang kepuasan dan kebahagiaan yang sejati yang dicari dan dirindukan banyak orang.

Namun kita juga menemukan ada orang-orang yang mengejar kepuasan dengan apa yang datang dari dunia ini, mereka mengejar kekayaan dan pengakuan manusia. Firman Tuhan dalam Yeremia 2 : 13 berkata; “…mereka meninggalkan Aku,  sumber air hidup,  untuk menggali kolam bagi mereka sendiri,  yakni kolam yang bocor,  yang tidak dapat menahan air.” Mereka tidak lagi lapar dan haus akan kebenaran. Mereka mengabaikan perkara-perkara rohani. Moereka melupakan dan meninggalkan Tuhan,  yang adalah sumber Air Hidup dan Roti Kehidupan itu. Oleh sebab itu mereka lelah dan letih oleh pencarian akan kepuasan yang datang dari dunia ini, padahal kepuasan sejati ada di dalam DIA.

 Bapak, ibu dan saudara yang terkasih. . . Tuhan Yesus menegaskan bahwa orang-orang yang tidak memiliki rasa lapar dan haus akan kebenaran,  tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Sorga. Mengapa demikian ? Karena syarat dasar dari kehidupan yang saleh adalah lapar dan haus akan kebenaran.

Jika seseorang tidak punya rasa lapar dan haus akan kebenaran, sampai kapanpun ia tidak akan pernah mendahulukan Kerajaan Allah dan kebenarannya. Padahal,  sebesar rasa lapar dan haus kita terhadap kebenaran, sebesar itu pula kualitas hidup kita akan ditentukan untuk hidup saat ini dan masa depan.

Sebagaimana firman Tuhan dalam Yesaya 32:17 berkata demikian; “Dimana ada kebenaran,  disitu akan tumbuh damai sejahtera,  dan akibat kebenaran ialah ketenangan dan ketentraman untuk selama-lamanya. 

Jadi bapak, ibu dan saudara terkasih, marilah kita terus menjaga agar kita senantiasa memiliki rasa lapar dan haus akan kebenaran, karena orang-orang yang semikian itu akan dipuaskan. Kata “dipuaskan” itu sendiri menunjukkan kata kerja pasif,  artinya tindakan ini bukan berasal dari kita,  melainkan dilakukan pihak lain terhadap kita.

Bagian Tuhan adalah memberikan kepuasan penuh kepada kita,  sedangkan tugas kita hanyalah mencari dan merindukan Tuhan. Karena kepuasan hanya dalam Tuhan. Firman Tuhan dalam Mazmur 34 :11b berkata; “Orang-orang yang mencari TUHAN,  tidak kekurangan sesuatu pun yang baik.”

Refleksi Diri

Kita perlu bertanya kepada diri sendiri, apakah selama ini kita benar-benar mencari Tuhan sebagai sumber kepuasan hidup, atau justru lebih sibuk mengejar hal-hal duniawi yang tidak pernah benar-benar memuaskan hati. Sering kali kita berharap menemukan kebahagiaan melalui harta, pengakuan, atau pencapaian tertentu, tetapi pada akhirnya hati tetap merasa kosong. Firman Tuhan mengingatkan bahwa hanya di dalam Kristus ada kepuasan sejati. Karena itu, marilah kita terus membangun hubungan yang dekat dengan Tuhan dan memelihara rasa lapar dan haus akan kebenaran-Nya, sebab di sanalah damai sejahtera dan kebahagiaan yang sesungguhnya ditemukan.

Hikmat Hari Ini

Kepuasan sejati tidak ditemukan dalam apa yang dimiliki dunia, tetapi dalam hubungan yang intim dengan Tuhan.

Doa Meresponi Firman Tuhan Hari Ini

Tuhan Yesus, kami bersyukur karena Engkau adalah sumber kepuasan sejati dalam hidup kami. Ampuni kami jika selama ini hati kami lebih mengejar hal-hal duniawi daripada mencari Engkau. Bangkitkan dalam diri kami rasa lapar dan haus akan kebenaran-Mu setiap hari. Ajarlah kami untuk mendahulukan Kerajaan-Mu dan hidup dalam kehendak-Mu. Penuhi hati kami dengan damai sejahtera dan sukacita yang hanya berasal dari-Mu, sehingga hidup kami menjadi kesaksian bagi banyak orang. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita semua.

DS

JOIN GRUP

Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan
atau Klik tombol dibawah ini :

Anda juga bisa mengikuti saluran Renungan Harian Kristen Elohim.id di WhatsApp dengan klik tautan berikut:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb7dcZJL7UVRcABBMw1f

Atau klik tombol dibawah ini >>>

1 thought on “Tuhan Sumber Kepuasan”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *