Elohim Ministry umum Berkat dibalik Teguran Tuhan

Berkat dibalik Teguran Tuhan



Renungan Harian, Sabtu 24 Januari 2026

Nats: Amsal  3:1113, “ Hai anakku, janganlah menolak didikan tuhan dan janganlah engkau bosan akan peringatanNya. Karena Tuhan memberi ajaran kepada orang yang dikasihiNya, seperti seorang ayah kepada anak yang disayangi ; Berbahagialah orang yang mendapat hikmat, orang yang memperoleh kepandaian.”

Syalom saudara,  dalam hidup kita semua menyukai pujian, namun jarang sekali ada orang yang menyukai teguran  atau disiplin. kita cenderung merasa kecil hati atau bahkan marah ketika segala sesuatu tidak berjalan sesuai kemauan kita. Namun Raja Salomo melalui Amsal ini membangun perspektif yang berbeda bahwa didikan Tuhan adalah tanda kasihNya yang paling nyata. sbb itu :

Jangan Menolak “obat “ dari Tuhan ( ayat 11)

ayat 11 mengingatkan kita untuk tidak menolak atau bosan akan peringatan Tuhan.

Menolak berarti mengeraskan hati. Bosan berarti mulai mengeluh dan menyerah dalam proses. Seringkali teguran Tuhan datang melalui situasi sulit, kegagalan, atau suara hati nurani, kita harus memahami bahwa “ didikan’ Tuhan bukanlah hukuman seorang hakim yg ingin menyiksa, melainkan seperti obat dari dokter yang ingin menyembuhkan.

Disiplin adalah tanda kepemilikan (ayat 12)

Mengapa Tuhan mendidik kita atau apa karena dia adalah Bapa kita? Seorang ayah tidak akan mendisplinkan anak orangJasing dijalanan, ia hanya mendisiplinkan anaknya sendiri karena ia peduli  pada masa depan anak itu. jika hari ini kita merasakan “ cubitan Tuhan ‘ melalui firmanNya atau keadaan, bersyukurlah itu artinya anda adalah anak yang disayang bukan orang asing baginya.

Hasil Akhir adalah Hikmat yang membahagiakan (ayat 33)

Setelah proses didikan dilewati apa hasilnya ? kebahagian dan Hikmat. Salomo mengatakan orang yang mendapat hikmat adalah orang yang berbahagia. hikmat bukan sekedar pintar secara intelektual, tetapi kemampuan untuk melihat hidup dari sudut pandang Tuhan, orang yang bersedia menerima didikan akan tumbuh menjadi pribadi yang bijak dan dewasa dan kuat dalam menghadapi badai hidup.

Kesimpulan:

Saat menghadapi teguran, kesulitan, atau peringatan melalui Firman, jangan melarikan diri. Percayalah bahwa Allah sedang mengerjakan sesuatu yang indah, membentuk hidup kita menjadi lebih seperti Kristus. Didikan Tuhan mungkin terasa sakit untuk sementara, tetapi buahnya adalah damai sekahtera dan hikmat yang kekal, sebab itu jangan lari dari proses.

Pertanyaan untuk kita renungkan

1. Apakah saat ini kita sedang mengalami “proses” sekolah dari Tuhan?

2. Bagaimana sikap hati kita / apakah kita mengeluh atau kita bertanya Tuhan apa yg ingin Engkau ajarkan melalui proses ini?

Hikmat Hari ini:

Berkat di Balik Teguran, meskipun didikan terasa berat atau menyakitkan bagi daging, hasil akhirnya adalah kedewasaan, karakter yang mulia, dan berkat rohani yang lebih berharga dari perak atau emas.

Doa:

Ya Tuhan, ajarku untuk tidak menolak didikan-Mu. Beri aku hati yang lembut untuk menerima teguran-Mu dan ketaatan untuk bertumbuh melalui proses yang Engkau izinkan. Amin…

Tuhan Memberkati

EW

Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *