Elohim Ministry anak “CHOSEN BY JESUS : Tuhan Memilih dan Mengubah Hidupku”

“CHOSEN BY JESUS : Tuhan Memilih dan Mengubah Hidupku”



Renungan Anak, Senin 01 Juni 2026

Syalom adik-adik Elohim Kids! Tahukah kamu bahwa Tuhan Yesus mengenalmu secara pribadi? Bahkan sebelum kamu lahir, Tuhan sudah memiliki rencana yang indah untuk hidupmu. Hari ini kita akan belajar bahwa Tuhan tidak hanya mengasihi kita, tetapi juga memilih kita untuk menjadi anak-anak-Nya dan melakukan hal-hal yang baik bagi kemuliaan-Nya.

Hari ini kita akan belajar dari kisah seorang bernama Saulus. Ia pernah melakukan banyak hal yang salah, tetapi Tuhan Yesus mengubah hidupnya secara luar biasa dan memakainya menjadi alat yang besar untuk pekerjaan Tuhan.

Ada seorang anak bernama Kevin yang terkenal suka mengganggu teman-temannya. Ia sering mengejek, membuat keributan, dan tidak mau mendengarkan nasihat guru. Banyak teman tidak suka bermain dengannya karena sikapnya yang kasar. Suatu ketika Kevin mengikuti retret anak bersama gerejanya. Di sana ia mendengar firman Tuhan tentang kasih Yesus yang mengampuni dan mengubah hidup manusia. Kevin mulai menyadari bahwa selama ini ia sering menyakiti hati orang lain. Ia merasa menyesal dan berdoa meminta ampun kepada Tuhan.

Setelah pulang, Kevin mulai berubah. Ia meminta maaf kepada teman-temannya, lebih sopan kepada guru, dan suka membantu orang lain. Teman-temannya heran melihat perubahan itu. Mereka berkata, “Kevin sekarang berbeda!” Adik-adik, itulah yang bisa dilakukan Tuhan dalam hidup seseorang. Tuhan mampu mengubah hati yang keras menjadi lembut, hati yang suka berbuat salah menjadi hati yang mau taat kepada-Nya.

Dalam Kisah Para Rasul 9:1-19a, kita membaca tentang Saulus. Sebelum mengenal Yesus, Saulus sangat membenci orang-orang yang percaya kepada Tuhan Yesus. Ia bahkan pergi ke kota Damsyik untuk menangkap orang Kristen. Saulus merasa bahwa apa yang dilakukannya benar. Namun sebenarnya ia sedang melawan kehendak Tuhan. Di tengah perjalanan menuju Damsyik, tiba-tiba cahaya yang sangat terang bersinar dari langit. Saulus jatuh ke tanah dan mendengar suara berkata: “Saulus, Saulus, mengapakah engkau menganiaya Aku?” Suara itu adalah suara Tuhan Yesus. Saat itu Saulus sadar bahwa ia telah melakukan kesalahan besar. Tuhan Yesus menghentikannya dari jalan yang salah dan memberinya kesempatan untuk bertobat.

Selama tiga hari Saulus tidak dapat melihat. Ia menggunakan waktu itu untuk merenungkan hidupnya dan mencari Tuhan. Kemudian Tuhan mengutus seorang murid bernama Ananias untuk datang dan mendoakan Saulus. Walaupun awalnya takut, Ananias tetap taat kepada Tuhan. Setelah didoakan, mata Saulus sembuh dan ia mulai mengikuti Yesus. Sejak saat itu hidup Saulus berubah. Ia yang dahulu memusuhi Yesus kini menjadi pemberita Injil yang berani. Ia memberitakan kasih Tuhan ke banyak tempat dan menjadi berkat bagi banyak orang.

Dari kisah ini kita belajar beberapa hal penting: Tuhan mengasihi kita meskipun kita pernah berbuat salah. Tuhan memberi kesempatan untuk bertobat dan berubah, Tuhan sanggup mengubah hidup siapa pun yang mau datang kepada-Nya. Dan Tuhan memilih setiap anak untuk menjadi murid dan saksi-Nya. Adik-adik, mungkin kita tidak pernah seperti Saulus yang menangkap orang Kristen, tetapi kita juga pernah berbuat salah. Kabar baiknya, Tuhan tidak menyerah atas hidup kita. Ia ingin membentuk kita menjadi anak yang taat, baik hati, dan menjadi berkat bagi orang lain.

Kesimpulan Renungan

Kisah Saulus mengajarkan bahwa tidak ada seorang pun yang terlalu buruk untuk diubah oleh Tuhan. Yesus melihat sesuatu yang indah dalam hidup Saulus dan memilihnya untuk melakukan pekerjaan besar bagi Kerajaan Allah. Demikian juga dengan kita. Tuhan mengenal kita, mengasihi kita, mengampuni kita, dan memanggil kita untuk hidup bagi-Nya. Ketika kita mau bertobat dan taat kepada Tuhan, Ia dapat memakai hidup kita untuk menjadi berkat bagi banyak orang.

Ayat Hafalan

📖 Yohanes 15:16 “Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah.”

Komitmenku Hari Ini

Doa Penutup

Tuhan Yesus yang baik, terima kasih karena Engkau mengasihi aku walaupun aku tidak sempurna. Terima kasih karena Engkau selalu memberi kesempatan untuk bertobat dan berubah menjadi lebih baik. Tolong aku supaya berani mengakui kesalahanku, mau meminta maaf ketika bersalah, dan hidup taat kepada-Mu setiap hari. Pakailah hidupku menjadi berkat bagi keluarga, teman-teman, dan semua orang di sekitarku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin.

Hikmat Hari Ini

Tuhan tidak mencari anak yang sempurna, tetapi anak yang mau bertobat dan taat kepada-Nya. Karena Tuhan sanggup mengubah hidup siapa saja yang mau datang kepada-Nya.

Elkids310526 – SP

JOIN GRUP

Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan
atau Klik tombol dibawah ini :

Anda juga bisa mengikuti saluran Renungan Harian Kristen Elohim.id di WhatsApp dengan klik tautan berikut:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb7dcZJL7UVRcABBMw1f

Atau klik tombol dibawah ini >>>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *