Elohim Ministry anak “Melihat Kemuliaan, Mendengar Suara Tuhan”

“Melihat Kemuliaan, Mendengar Suara Tuhan”



Renungan Harian Anak, Senin 02 Maret 2026

Shalom adik-adik yang dikasihi Tuhan! Pernahkah kalian merasa kagum melihat sesuatu yang sangat indah dan bercahaya? Hari ini kita akan belajar tentang satu peristiwa luar biasa ketika murid-murid melihat kemuliaan Yesus dan mendengar suara Tuhan dari surga.

Kisah ini terdapat dalam Markus 9:2–13. Pada waktu itu, Yesus membawa tiga murid terdekat-Nya, yaitu Petrus, Yakobus, dan Yohanes, naik ke sebuah gunung yang tinggi (kemungkinan Gunung Hermon, dekat Kaisarea Filipi). Gunung dalam Alkitab sering menjadi tempat Allah menyatakan diri-Nya. Di atas gunung itulah terjadi peristiwa yang disebut “Transfigurasi” atau perubahan rupa.

Tiba-tiba Yesus berubah rupa. Wajah-Nya bersinar dan pakaian-Nya menjadi sangat putih berkilau, lebih putih daripada yang bisa dibuat manusia. Ini bukan sekadar cahaya biasa, tetapi kemuliaan ilahi yang selama ini tersembunyi dinyatakan kepada murid-murid. Mereka melihat bahwa Yesus bukan hanya Guru, tetapi sungguh-sungguh Anak Allah yang mulia.

Bayangkan kamu melihat seorang raja tanpa mahkota dan tanpa pakaian kebesaran. Ia terlihat seperti orang biasa. Tetapi ketika ia memakai pakaian kerajaan yang berkilau, semua orang tahu bahwa ia benar-benar raja. Begitu juga dengan Yesus. Selama ini Ia hidup sebagai manusia biasa, makan, berjalan, dan berbicara seperti manusia lainnya. Namun di atas gunung itu, kemuliaan-Nya dinyatakan. Murid-murid melihat siapa Yesus sebenarnya: Anak Allah yang penuh kemuliaan.

Saat Yesus dimuliakan, muncul dua tokoh besar Perjanjian Lama: Musa dan Elia. Musa melambangkan Hukum Taurat, dan Elia melambangkan para nabi . Kehadiran mereka menunjukkan bahwa seluruh Perjanjian Lama menunjuk kepada Yesus. Ia adalah penggenapan janji Allah. Kemudian datanglah awan menaungi mereka dan terdengarlah suara dari surga: “Inilah Anak yang Kukasihi, dengarkanlah Dia.” Itu adalah suara Allah Bapa sendiri.

Di zaman sekarang, banyak suara ingin kita dengarkan—teman, media sosial, tren, dan hal-hal dunia. Namun Firman Tuhan mengingatkan bahwa suara yang paling penting untuk didengar adalah suara Yesus melalui Alkitab. Ia adalah Tuhan yang sejati, bukan sekadar tokoh sejarah atau guru biasa.

Peristiwa ini juga menguatkan iman murid-murid sebelum mereka melihat penderitaan dan salib. Mereka tahu bahwa Yesus benar-benar berasal dari Allah dan kemuliaan-Nya lebih tinggi dari segala kuasa dunia.

Dari renungan ini kita bisa belajar untuk menyediakan waktu setiap hari untuk membaca dan merenungkan Firman Tuhan serta berdoa. Ketika mendengar firman Tuhan di gereja atau sekolah minggu, perhatikan dengan sungguh-sungguh. Jika firman Tuhan menegur atau mengingatkan, belajarlah untuk taat. Pilihlah mendengarkan Yesus lebih daripada mengikuti hal-hal yang tidak sesuai dengan kehendak Tuhan.

Kesimpulan Renungan

Ayat Hafalan

“Inilah Anak yang Kukasihi, dengarkanlah Dia.” (Markus 9:7)

Komitmenku Hari Ini

Doa Penutup

Tuhan Yesus yang mulia, terima kasih karena Engkau adalah Anak Allah yang penuh kemuliaan. Tolong aku supaya mau mendengarkan suara-Mu melalui firman-Mu. Berikan aku hati yang taat dan iman yang teguh. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin.

Hikmat Hari Ini

Kemuliaan Yesus membuat kita percaya, suara-Nya menuntun kita untuk taat.

Tuhan Yesus Memberkati

Elkids 010326 – SP

Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan

Anda juga bisa mengikuti saluran Renungan Harian Kristen Elohim.id di WhatsApp dengan klik tautan berikut:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb7dcZJL7UVRcABBMw1f

Atau klik tombol dibawah ini >>>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *