Elohim Ministry umum Menjaga Kota Kehidupan

Menjaga Kota Kehidupan



Renungan Harian, Sabtu 16 Mei 2026

Nats: Amsal 25 : 28 “Orang yang tidak dapat mengendalikan  diri adalah seperti kota yang roboh temboknya “.

Syalom Bapak ibu yang terkasih dalam Tuhan jika kita kehilangan pengendalian diri,maka segalanya akan hancur. Amsal 25 : 28 ini dan gambaran ini sangat tepat. Kita bagaikan membuka pintu kehancuran, bila tanpa pengendalian diri yaitu amarah yang tak terkendali nafsu yang mendominasi, kata-kata yang menyakitkan, kebiasaan buruk yang terus terjadi, semuanya seperti retakan pada tembok batin yang pelan namun pasti meruntuhkan hidup kita.

Makna Sebuah Tembok Pada zaman alkitab

Tembok bukan sekedar hiasan, melainkan sistem pertahanan utama. Sebuah kota tanpa tembok adalah kota yang telanjang, rapuh, dan siap dijarah oleh musuh kapan saja. Tembok Rohani : Pengendalian diri adalah tembok yang melindungi jiwa kita dari serangan luar dan ledakan dari dalam diri kita! Sebab itu, realita yang tanpa pengendalian diri, semua potensi, talenta dan berkat yang kita miliki bisa hancur dalam sekejab karena satu keputusan yang emosional.

Mengapa Pengendalian diri Itu Sulit

Pengendalian  diri  berarti  memegang kekuasaan atas diri kita sendiri.  Masalahnya secara natur manusia cenderung ingin memuaskan keinginan daging nya segera. Marah terasa lebih melegakan daripada sabar. Mengikuti nafsu terasa lebih menyenangkan daripada disiplin. Namun kitab Amsal mengingatkan bahwa kebebasan  tanpa batas sebenarnya adalah kerapuhan yang mematikan.

Contoh Tokoh-tokoh  Alkitab yang Gagal Mengendalikan diri

Alkitab dengan jujur mencatat kegagalan tokoh-tokoh besar agar kita belajar dari mereka :

Kain ( Kejadian 4) Ia tidak bisa mengendalikan rasa iri dan amarahnya terhadap Habel. Akibatnya “ temboknya roboh” dan ia menjadi pembunuh pertama dalam sejarah manusia.  Esau ( Kejadian 25) Ia tidak bisa mengendalikan perutnya (nafsu makannya). hanya demi semangkuk sup kacang merah, ia menjual hak kesulungan yg bernilai kekal. Ia menukar masa depan dengan kepuasan sesaat. Simson (Hakim-Hakim 16) Simson adalah orang terkuat didunia secara fisik, tetapi ia adalah orang terlemah secara karakter.   Ia  tidak.  bisa mengendalikan nafsu seksualnya. “Temboknya roboh ”   dipangkuan Delila yg menyebabkan kekuatannya hilang dan penglihatannya buta serta nyawanya melayang.  Raja Saul ( 1 Samuel 18) Saul tidak bisa mengendalikan rasa tidak aman dan kecemburuannya terhadap Daud, hal ini membawanya pada kegilaan dan akhirnya kehancuran kerajaanya.

Dampak Jika “ Tembok “ kita Roboh Berdasarkan Amsal 25:28

Ada tiga dampak utama jika kita kehilangan kendali diri :

Mudah Diserang : iblis mencari celah, jika kita tidak bisa menjaga lidah atau emosi, iblis masuk melalui celah itu. Kehilangan Identitas Kota tanpa tembok tidak lagi terlihat seperti kota yang berdaulat. Orang yang kehilangan kendali diri sering melakukan hal-hal yang kemudian membuatnya menyesal. Kesaksian Yang Buruk Sebagai anak Tuhan hidup kita adalah surat terbuka, jika kita cepat marah atau tidak jujur, nama Tuhan ikut tercelah.

Bagaimana cara membangun kembali tembok tersebut

Andalkan Roh Kudus : ingat bahwa pengendalian diri adalah Buah Roh ( Galatia 5 : 22-23). Kita tidak bisa melakukannya hanya dengan kekuatan kemauan kita tetapi dengan penyerahan diri kepada Roh Kudus. Kenali Titik Lemah : Di area mana tembok kita suka retak apakah di lidah, keuangan, gadget, atau amarah. Firman Tuhan Sebagai Fondasi : Mazmur 119 : 11 mengatakan “ Dalam hatiku aku menyimpan janjiMu supaya  aku jangan berdosa terhadap Engkau”.

Hikmat Hari ini : Menjadi orang Kristen bukan berarti kita tidak punya keinginan, melainkan kita punya kekuasaan di dalam Kristus untuk berkata   “ TIDAK “ pd  keinginan  yang merusak. Jangan biarkan hidup kita menjadi kota yang roboh. Mintalah Tuhan memperkuat  “Tembok “ pengandalian diri kita.

Tuhan memberkati

EW

1 thought on “Menjaga Kota Kehidupan”

  1. Amin, terima kasih Tuhan untuk firman Mu pagi hari ini. Berikan kami hikmat, kekuatan dan kemampuan untuk dapat mengendalikan diri kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *