📖 Yehezkiel pasal 22, Allah menegur kerusakan moral, ketidakadilan sosial, dan kegagalan para pemimpin rohani yang melupakan kekudusan serta kehendak-Nya.
📖 Yehezkiel pasal 23, Gambaran Samaria dan Yerusalem sebagai dua saudara perempuan memperingatkan umat tentang ketidaksetiaan kepada Allah dan akibat penyembahan berhala.

Rangkuman Kebenaran :
🟦 Yehezkiel 22
Yerusalem ditegur karena kekerasan, pemerasan, penyalahgunaan kekuasaan, dan penindasan terhadap orang lemah. Para pemimpin, imam, dan nabi gagal menjalankan tanggung jawab mereka dengan benar. Allah bahkan mencari seseorang yang bersedia berdiri membela negeri itu, tetapi tidak menemukannya. Firman ini mengajak kita hidup dalam keadilan, menjaga kekudusan, dan berani membela kebenaran. “Aku mencari di tengah-tengah mereka seorang yang hendak mendirikan tembok” — Yehezkiel 22:30
🟦 Yehezkiel 23
Allah menggambarkan Samaria melalui Ohola dan Yerusalem melalui Oholiba untuk menyingkapkan ketidaksetiaan mereka. Kedua kota itu mengandalkan bangsa lain dan mengikuti penyembahan berhala, meskipun telah menerima kasih serta pemeliharaan Allah. Akibatnya, mereka menghadapi penghakiman. Bacaan ini mengingatkan kita agar tidak menggantikan Allah dengan hal-hal yang kita andalkan dan tetap setia kepada-Nya. “karena engkau melupakan Aku dan membelakangi Aku” — Yehezkiel 23:35
Firman Tuhan mengajak kita hidup dalam keadilan, menjaga kekudusan, dan berani membela kebenaran kita juga diingatkan agar kita tidak menggantikan Allah dengan hal-hal yang kita andalkan dan tetap setia kepada-Nya. Amin, terima kasih Tuhan atas berkat Mu pada pagi hari ini.