Elohim Ministry youth Pilihlah untuk Tetap Percaya

Pilihlah untuk Tetap Percaya



Renungan Harian Youth, Sabtu 07 November 2026

Salam Sejahtera dalam kasih Tuhan Yesus Kristus. Apa kabarnya rekan-rekan youth Elohim? Semoga kita semua sehat dalam lindungan Tuhan.

Pada zaman sekarang, istilah “in this economy” sering digunakan untuk menggambarkan hidup yang semakin berat. Harga kebutuhan naik, mencari pekerjaan tidaklah mudah, biaya Pendidikan semakin tinggi, dan masa depan terasa semakin tidak pasti. Bukan hanya dari segi ekonomi saja, namun kita juga menghadapi berbagai pergumulan. da yang sedang bergumul dengan masalah keluarga.

Kadang kita bertanya, “Tuhan, sampai kapan keadaan seperti ini?” Menariknya, pergumulan seperti ini ternyata bukan hanya dialami oleh generasi kita. Nabi Habakuk juga pernah menghadapi situasi kehidupan yang sangat sulit.

Dalam Habakuk 3:17, digambarkan bahwa pohon ara tidak berbunga, pohon anggur tidak berbuah, ladang tidak menghasilkan makanan, bahkan tidak ada ternak di kandang. Bayangkan! Semua sumber penghidupan seolah-olah hilang. Keadaan benar-benar tidak menjanjikan. Tetapi, di tengah situasi tersebut, Habakuk mengucapkan sesuatu yang luar biasa: ia tetap bersukacita di dalam Tuhan! Pertanyaannya, bagaimana mungkin seseorang tetap bersukacita ketika semua yang diharapkannya tidak menjadi kenyataan? Dari sini, ada tiga pelajaran yang bisa kita ambil:

1. Jangan lupa akan kebaikan Tuhan

Habakuk tidak hanya melihat masalah yang sedang dihadapinya. Ia juga mengingat akan kebesaran dan kesetiaan Tuhan. Ia tahu bahwa Allah yang disembahnya adalah Allah yang pernah menyelamatkan dan memelihara bangsa Israel. Ketika di padang gurun, Tuhan memberikan manna, pakaian mereka tidak rusak, kkasut mereka tidak buruk (ul. 8:2-4). Artinya Tuhan sanggup emelihara umat-Nya sekalipun berada dalam keadaan yang sulit. Terkadang kita terlalu fokus pada apa yang belum kita miliki sampai lupa bersyukur atas apa yang sudah Tuhan berikan. Kita sibuk melihat pencapaian teman, membandingkan kehidupan melalui media sosial, dan merasa hidup kita kurang beruntung. Padahal, masih ada begitu banyak kebaikan Tuhan yang kita alami setiap hari. Masih diberi kesempatan untuk hidup, belajar, bertumbuh, melayani, memiliki keluarga, dan menikmati pemeliharaan Tuhan. Jangan sampai kita terlalu sibuk memikirkan apa yang belum Tuhan berikan, sampai lupa mensyukuri apa yang sudah Tuhan lakukan.

2. Jangan biarkan keadaan merampas sukacita.

Habakuk 3:18 berkata: “Namun aku akan bersorak-sorak di dalam TUHAN, beria-ria di dalam Allah yang menyelamatkan aku.” Perhatikan kata “NAMUN”. Habakuk tahu bahwa keadaan sedang tidak baik. Ia tahu hasil panen gagal dan kehidupan sedang sulit. Namun, ia mengambil keputusan untuk tetap bersukacita di dalam Tuhan.

Jangan hanya bersukacita ketika mendapatkan nilai bagus, ketika berhasil mencapai target, ketika punya banyak teman, atau ketika semua keinginan terpenuhi. Bagaimana jika nilai kita tidak sesuai harapan? Bagaimana jika kita gagal masuk sekolah atau universitas yang diinginkan? Bagaimana jika hubungan dengan orang lain tidak berjalan baik? Apakah kita harus kehilangan sukacita? Tidak! Sukacita sejati tidak boleh bergantung sepenuhnya pada keadaan. Roma 8:38–39 mengingatkan bahwa tidak ada sesuatu pun yang dapat memisahkan kita dari kasih Allah dalam Kristus Yesus. Artinya, ketika kita gagal, Tuhan tetap mengasihi kita. Ketika kita kecewa, Tuhan tetap mengasihi kita. Ketika kita menghadapi masa sulit, kasih Tuhan tidak berubah. Jangan biarkan keadaan menentukan sukacitamu. Biarlah Tuhan yang menjadi sumber sukacita kita.

3. Jadikan Tuhan Sumber Kekuatanmu

Habakuk 3:19 berkata: “ALLAH Tuhanku itu kekuatanku.” Habakuk tidak mengatakan bahwa kekuatannya berasal dari kekayaan, keberhasilan, atau keadaan yang nyaman. Ia tahu bahwa sumber kekuatannya adalah Tuhan. Ada saatnya kita merasa lelah. Ada saatnya kita tidak tahu harus melangkah ke mana. Ada saatnya rencana yang sudah kita susun tidak berjalan sesuai harapan. Tetapi, kita memiliki Tuhan yang dapat menjadi tempat kita bersandar. Tuhan tidak selalu mengubah keadaan secepat yang kita inginkan, tetapi Dia sanggup memberikan kekuatan untuk menjalani setiap proses. Jadi, jangan hanya berdoa agar Tuhan mengubah keadaanmu. Berdoalah juga agar Tuhan menguatkan imanmu dalam menghadapi keadaan tersebut.

Rekan-rekan youth, kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi hari ini, minggu depan, atau tahun depan. Mungkin ada banyak hal yang belum sesuai dengan harapan kita. Ada doa yang belum terjawab, impian yang belum tercapai, dan pergumulan yang belum selesai. Tetapi, seperti Habakuk, kita punya pilihan: apakah kita hanya akan fokus pada keadaan atau tetap memandang kepada Tuhan?

Ibrani 11:1 mengingatkan bahwa iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.

Pilihlah mengingat kebaikan Tuhan, bukan hanya memikirkan masalah. Pilihlah tetap bersukacita, bukan membiarkan keadaan mengendalikan hidup kita. Pilihlah mengandalkan Tuhan, bukan hanya kekuatanku sendiri. Dan pilihlah untuk tetap percaya.

Hikmat Hari Ini

Tetaplah percaya kepada Tuhan sekalipun keadaan belum berubah. Jangan biarkan masalah membuat kita melupakan kebaikan-Nya, jangan biarkan kegagalan merampas sukacita, dan jangan mengandalkan kekuatan sendiri. Tuhan adalah sumber sukacita dan kekuatan kita.

Doa Meresponsi Firman Tuhan Hari Ini

Tuhan Yesus, terima kasih karena firman-Mu mengingatkan kami untuk tetap percaya kepada-Mu dalam segala keadaan. Ampuni kami ketika terlalu fokus pada masalah, kegagalan, dan hal-hal yang belum kami miliki sehingga melupakan begitu banyak kebaikan dan pemeliharaan-Mu. Tolong kami untuk selalu mengingat kesetiaan-Mu, tetap bersukacita sekalipun keadaan belum sesuai harapan, dan tidak kehilangan pengharapan ketika menghadapi pergumulan. Ketika kami merasa lemah, kuatkanlah kami; ketika kami kecewa, hiburlah hati kami; dan ketika kami tidak tahu harus melangkah ke mana, tuntunlah kami. Ajarlah kami untuk tidak hanya meminta Engkau mengubah keadaan, tetapi juga memperbarui iman dan hati kami agar semakin mengandalkan-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.

🔥✨ ELOHIM YOUTH CELEBRATION ✨🔥

⚡ SPIRITUAL DRAIN ⚡
“Saatnya Mengisi Kembali Kehidupan Rohani!”

📅 Sabtu, 07 November 2026
🕔 Jam 17.00 WIB
📍 Aula Immanuel – Jl. Wukir No. 3, Batu

Pernah merasa lelah secara rohani?
Ibadah jalan, aktivitas tetap berjalan, tetapi hati terasa kosong dan semangat mulai memudar? 😮‍💨
Jangan biarkan kehidupan rohani kita terus terkuras!
🙌 Yuk, ambil waktu untuk datang, dikuatkan, dan kembali membangun hubungan yang dekat dengan Tuhan.

🔥 DON’T LET YOUR SPIRIT RUN EMPTY!
Saatnya recharge kehidupan rohani kita!

Ajak teman-temanmu! Jangan sampai ketinggalan!
❤️‍🔥 SEE YOU, YOUTH!

JOIN GRUP RENUNGAN HARIAN

Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan
atau Klik tombol dibawah ini :

Anda juga bisa mengikuti saluran Renungan Harian Kristen Elohim.id di WhatsApp dengan klik tautan berikut:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb7dcZJL7UVRcABBMw1f

Atau klik tombol dibawah ini >>>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *