Renungan Harian Youth, Selasa 17 Desember 2024
Yeremia 33:14, Sesungguhnya, waktunya akan datang,’ demikianlah firman TUHAN, ‘bahwa Aku akan menepati janji yang telah Kukatakan kepada kaum Israel dan kaum Yehuda.’”
Menjelang hari Natal, sebenarnya ada banyak tema natal yang kita bisa dengar sebagai refleksi untuk membangun kehidupan kita semakin lebih baik dan semakin dekat dengan Tuhan. Dan jika kita flashback ke belakang ke zaman Dimana banyak orang yang dipakai oleh Tuhan untuk memberitakan tentang Sang Mesias yang akan dating bagi Israel. Menurut catatan Sejarah dan penafsir Alkitab, bahwa ada jarak yang sangat lama bahkan ratusan tahun yang terbentang diantara kitab Maleakhi sebagai akhir dari Perjanjian Lama menuju ke Perjanjian Baru, khususnya tentang kelahiran Mesias yang terdapat didalam Injil.
Rekan-rekan youth, bacaan kita hari ini menyatakan bahwa Allah berjanji untuk menegakkan kerajaan Daud. Keturunan Daud akan memerintah selamanya (17). Allah akan membangkitkan Tunas keadilan (14-16). Nubuat ini merupakan nubuat mesianik. Keturunan Daud yang memerintah selamanya digenapi di dalam Yesus Kristus. Yesus merupakan keturunan Daud dan Ia menjadi Raja selamanya. Ialah yang menegakkan keadilan dengan menanggung murka Allah atas manusia berdosa.
Banyak orang akan menertawakan Yeremia ketika dia mengucapkan kata-kata ini. Mengapa? Karena sepertinya Tuhan telah meninggalkan Israel dan Yehuda
Yeremia termasuk nabi yang paling tegas dan berani. Yeremia mengingatkan bahwa jika tidak ada pertobatan nasional sejati, maka hukuman dan pemusnahan akan datang dengan tiba-tiba. Pada titik ini dalam kisah Alkitab, Israel telah musnah—dimusnahkan oleh tentara musuh. Sekarang Yehuda sendirian, dan pasukan besar lainnya juga siap menghancurkan mereka. Situasinya sangat buruk. Keadaan ini membuat Yehuda dan Israel semakin tertekan, karena di mata mereka bangsa Babel adalah bangsa yang sangat kuat.
Ketika orang dalam masa kesulitan besar, maka pertanyaan terbesar: Berapa lama lagi? kapan akan berakhir? Kata yang ditunggu adalah: selesai – kelepasan
Pernahkah kita mengalami momen seperti itu? Mungkin itu berupa suatu kehilangan yang mengubah hidup, atau berita yang sangat sulit. Di saat-saat yang menyakitkan itu, rasanya mustahil untuk memercayai janji-janji Tuhan. Orang-orang yang mendengarkan Yeremia mungkin merasakan hal yang sama. Namun ini bukanlah akhir dari kisah mereka karena keadaan buruk tidak dapat mengingkari janji Tuhan.
Dalam kisah Yeremia, musuh menerobos masuk dan menawan umat Tuhan selama beberapa dekade. Namun Tuhan tidak meninggalkan umat-Nya atau menyerah pada janji-janji-Nya. Seiring waktu, Dia menyelamatkan umat-Nya dari penawanan dan membawa mereka kembali.
Kalau ada janji atau prediksi mengenai akhir dari sebuah penderitaan: betapa sangat menggembirakan, numn disertai pertanyaan: apakah benar akan terjadi?
Selama beberapa generasi setelah kembali dari pembuangan, umat Tuhan bergumul. Mereka terus menghadapi patah hati, kemunduran, invasi, dan penahanan. Namun di saat yang terduga, Tuhan menggenapi janji-Nya. Dia mengutus putra-Nya, Yesus, untuk memimpin semua orang, termasuk bangsa Israel dan Yehuda, menuju masa depan yang baru dan lebih baik.
Tuhan telah membuat perjanjian dengan bangsa Israel bahwa Tuhan akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Nya. Dan Tuhan tetap setia menepati janji-Nya kepada Israel sekalipun Israel sudah memberontak bahkan berkhianat. Dia adalah Allah yang setia kepada perjanjian-Nya;
Ayat 14. “Aku akan menepati janji yang telah Kukatakan”
Bahwa Dia setia terhadap janji-Nya dan Dia mampu menepatinya. Tuhan sendiri yang akan menyatakan kebenaran janji itu. Bahwa mereka tidak terus tinggal diam dalam perbudakan. Janji itu pasti digenapi. Janji itu pasti dilaksanakan. Itulah yang menghibur mereka bahwa akan ada waktu/ hari bangsa itu akan bersuka cita, bersorak sorai, bebas, lepas dari perbudakan. Tuhan akan memulihkan mereka dan menyelamatkan umatNya.
BAGI KITA
• Allah peduli dengan kesengsaraan dan penderitaan umat-Nya dan Dia akan bertindak untuk menolong umat-Nya
• Dalam janji pemulihan ada harapan baru yang akan menguatkan kita
• Tuhan juga tidak meninggalkanmu dalam kesakitan.
Mungkin kita sering merasa tidak ada jalan keluar dari situasi yang kita hadapi atau pilihan kita membuat kita merasa tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan kasih Tuhan. Tapi melalui firman Tuhan hari ini, kita diyakinkan bahwa Tuhan menepati janji-Nya.
Rekan-rekan youth Hari ini, Yeremia menawarkan sesuatu yang lebih baik daripada kegembiraan yang ditawarkan dunia bagi kita. Ia menawarkan jaminan bahwa Allah akan menepati janji-Nya. Setiap kita yang menantikan adanya penghiburan dan kekuatan yang sesungguhnya di tengah berbagai pergulatan hidup, kita menantikan dengan penuh harapan dan sukacita yang jauh lebih bermakna.
Kita menanti dalam kepastian bahwa Allah setia pada janji-Nya untuk menyelamatkan dan membaharui kita
Janji Tuhan akan masa depan yang lebih baik juga berlaku bagi kita. Ketika kita mengejar Tuhan dengan seluruh hidup kita, kita menemukan kedamaian, kekuatan, dan kepuasan. Dan kita hidup dengan keyakinan karena mengetahui bahwa suatu hari nanti, kita akan hidup kekal bersama Yesus. Kita mempunyai hidup baru dengan percaya bahwa Tuhan telah menepati janji-Nya.
Amin, Tuhan Yesus Memberkati
RM – DOT