Elohim Ministry Bacaan Alkitab Bacaan Alkitab Injil Yohanes pasal 17-18

Bacaan Alkitab Injil Yohanes pasal 17-18



Yohanes 17 – Doa Yesus untuk Kemuliaan, Murid-Nya, dan Gereja

Yesus menaikkan doa syafaat kepada Bapa sebelum penyaliban-Nya. Ia berdoa agar Bapa dimuliakan melalui penggenapan misi-Nya. Ia berdoa untuk murid-murid-Nya agar dilindungi, disucikan dalam kebenaran, dan bersatu. Ia juga berdoa bagi semua orang percaya di masa depan, agar mereka menjadi satu seperti Yesus dan Bapa adalah satu, supaya dunia percaya.

Kesimpulan:

Yesus sangat peduli dengan kesatuan dan kekudusan umat-Nya. Ia ingin agar semua murid hidup dalam kasih dan kesatuan yang memuliakan Allah serta menjadi kesaksian bagi dunia.

Yohanes 18 – Penangkapan, Pengadilan, dan Penyangkalan Petrus

Yesus ditangkap di taman Getsemani setelah Yudas mengkhianati-Nya. Ia dengan tenang menyerahkan diri-Nya dan menunjukkan otoritas-Nya bahkan dalam saat-saat sulit. Petrus menyangkal Yesus tiga kali seperti yang telah dinubuatkan. Yesus diinterogasi oleh Imam Besar dan kemudian dibawa ke hadapan Pilatus. Meski tidak menemukan kesalahan pada-Nya, Pilatus tetap menyerahkan Yesus kepada orang banyak yang menuntut penyaliban-Nya.

Kesimpulan:

Yesus menunjukkan ketenangan dan ketaatan penuh dalam menghadapi penderitaan. Kerajaan-Nya bukan duniawi, tetapi rohani. Meski ditolak manusia, Ia tetap taat pada misi penyelamatan dari Bapa.

“Kerajaanku bukan dari dunia ini… sebab itu hamba-hamba-Ku pasti telah melawan, supaya Aku jangan diserahkan kepada orang Yahudi.” (Yohanes 18:36)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *