📖 Hakim-hakim 6, Gideon dipanggil Tuhan untuk menyelamatkan Israel dari penindasan orang Midian, meskipun ia merasa lemah dan tidak layak.
📖 Hakim-hakim 7, Gideon dengan hanya tiga ratus orang mengalahkan pasukan Midian melalui kuasa Tuhan, bukan kekuatan manusia.

Rangkuman Kebenaran:
Tuhan melihat potensi iman, bukan keterbatasan manusia. Ia mengubah ketakutan menjadi keberanian ketika seseorang percaya pada janji-Nya. Kelemahan bukan halangan bagi kuasa Allah. Kristus memanggil kita untuk berani melangkah dengan iman meski kita merasa tidak mampu. “TUHAN menyertai engkau, ya pahlawan yang gagah perkasa.” (Hakim-hakim 6:12)
Kemenangan sejati tidak ditentukan oleh jumlah atau kekuatan, tetapi oleh penyertaan Tuhan. Tuhan sering memperkecil sumber daya kita agar kita belajar bersandar penuh kepada-Nya. Kerendahan hati membuka jalan bagi kemuliaan Allah dinyatakan. Kristus memberi kemenangan bagi yang mengandalkan kuasa Roh, bukan kekuatan daging. “Terlalu banyak rakyat yang bersama-sama dengan engkau itu.” (Hakim-hakim 7:2)