Elohim Ministry Bacaan Alkitab Bacaan Alkitab Kisah Para Rasul pasal 2 – 3 

Bacaan Alkitab Kisah Para Rasul pasal 2 – 3 



Kisah Para Rasul 2 – Pencurahan Roh Kudus dan Pertobatan Ribuan Orang

Pada hari Pentakosta, di mana Roh Kudus turun atas para murid Yesus. Pada hari itu, mereka semua berkumpul di satu tempat dan tiba-tiba terdengar bunyi seperti tiupan angin kencang dari langit. Lidah-lidah mereka seperti nyala api dan mereka mulai berbicara dalam berbagai bahasa. Orang-orang Yahudi yang tinggal di Yerusalem heran karena mereka semua dapat mendengar para murid berbicara dalam bahasa mereka sendiri. Petrus kemudian berdiri dan memberitakan tentang Yesus kepada orang banyak, mengajak mereka untuk bertobat dan dibaptis. Sekitar tiga ribu orang menerima perkataan Petrus dan dibaptis pada hari itu. Mereka hidup bersama dalam persekutuan, memecahkan roti, berdoa, dan saling berbagi harta benda. Setiap hari, Tuhan menambahkan jumlah mereka yang diselamatkan.

Kesimpulan:

Pencurahan Roh Kudus adalah titik tolak kelahiran gereja. Kuasa dari Surga memampukan pemberitaan Injil, menghasilkan pertobatan besar-besaran. Allah menggenapi janji-Nya dan membentuk komunitas yang hidup dalam kasih dan kuasa.

Kisah Para Rasul 3 – Penyembuhan Orang Lumpuh dan Pemberitaan tentang Yesus

Petrus dan Yohanes pergi ke Bait Allah pada waktu jam doa dan bertemu dengan seorang lumpuh yang meminta sedekah. Petrus menegaskan bahwa mukjizat itu terjadi bukan karena kuasa mereka sendiri, melainkan karena iman dalam Nama Yesus. Ia menyerukan pertobatan dan menunjukkan bahwa Yesus adalah Mesias yang dinubuatkan para nabi. Orang banyak yang melihat hal ini menjadi takjub dan kagum. Petrus kemudian menyampaikan kepada mereka bahwa kekuatan ini datang melalui iman dalam nama Yesus dan mengajak mereka untuk bertobat dan berbalik kepada Tuhan.

Kesimpulan:

Nama Yesus berkuasa menyembuhkan dan menyelamatkan. Tindakan kasih membuka jalan bagi pemberitaan Injil. Petrus menunjukkan bahwa pertobatan membawa kelegaan, dan Yesus adalah kunci pengharapan umat manusia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *