Renungan Harian Rabu, 22 Juli 2026
Ayat Pokok : Galatia 1:23, “Mereka hanya mendengar, bahwa ia yang dahulu menganiaya mereka, sekarang memberitakan iman, yang pernah hendak dibinasakannya.”
Syalom . . . Salam Sejahtera dalam Kasih Kristus. Bapak, ibu dan saudara yang terkasih. Tentunya setiap kita mengenal salah satu tokoh yang sangat terkenal dalam Perjanjian Baru yaitu Paulus. Sejenak kita akan melihat profil dari Paulus. Dia lahir di Tarsus, sebuah kota yang terkemuka zaman itu di wilayah Kilikia. Lahir dari suku Benyamin, keturunan Ibrani murni dan menjadi seorang farisi yang terpelajar. Dia dididik oleh Rabi Gamaliel yang terkenal.
Rasul Paulus memiliki nama Ibrani Saulus. Ia menjadi bahan pembicaraan [buah bibir] orang-orang pada zamannya karena perubahan hidupnya yang sangat radikal sehingga menimbulkan kekaguman banyak orang. Dari yang dulunya adalah penganiaya jemaat berubah menjadi seorang yang menjadi berkat bagi jemaat. Tidak hanya itu, dia juga menjadi salah satu tokoh utama kekristenan pada abad pertama dan misionaris terbesar. Dia menulis hampir separuh dari keseluruhan kitab dalam Perjanjian Baru.
Perubahan ini pun diakui sendiri oleh Paulus: “Sebab kamu telah mendengar tentang hidupku dahulu dalam agama Yahudi: tanpa batas aku menganiaya jemaat Allah dan berusaha membinasakannya.” (Galatia 1:13). Perubahan hidup yang dialami oleh Paulus ini bukan karena kekuatan dan gagah manusia, melainkan karena perjumpaan Pribadi dengan Tuhan Yesus dan karya kuasa Roh Kudus dalam kehidupannya.
Bapak, ibu dan saudara yang terkasih, Paulus menjadi teladan hidup [saksi hidup] dari pekerjaan Roh Kudus yang hanya dapat dikerjakan oleh Tuhan sendiri di dalam hati manusia. Pengalaman hidup bersama Tuhan yang mengubah hidupnya inilah yang membuat Paulus dapat berkata, “Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.” [2 Korintus 5:17]. Inilah kuasa firman yang terkandung di dalam Injil yang mengubah hidup manusia, karena firman Tuhan berkuasa untuk mengajar, menyatakan kesalahan, memperbaiki kelakuan dan mendidik orang dalam kebenaran [2 Timotius 3:16].
Jika seseorang sungguh-sunguh tinggal di dalam Tuhan dan firman-Nya, maka hidupnya pasti akan diubahkan. Perubahan hidup inilah yang akan memuliakan nama Tuhan, karena menjadi saksi yang hidup akan karya kuasa Allah dalam kehidupannya, karena kekristenan yang sesungguhnya adalah proses perubahan hidup! Orang Kristen yang tidak pernah berubah adalah orang Kristen yang mati rohaninya.
Pertanyaaan yang perlu kita renungkan adalah; Bagaimana kita tahu bahwa kita sudah berubah?
Firman Tuhan berkata dalam Amsal 27:2 demikian; “Biarlah orang lain memuji engkau dan bukan mulutmu, orang yang tidak kaukenal dan bukan bibirmu sendiri.”
Jadi bapak, ibu dan saudara terkasih, bagaimana dengan kita? Apakah orang sudah menikmati buah dari hidup kita?? Seperti orang-orang di Anthiokia terberkati dengan hidup para pengikut Kristus disana dan menyebut mereka “KRISTEN” untuk pertama kalinya, sudahkah kita menjadi dampak yang baik bagi lingkungan kita, komunitas kita, gereja kita bahkan
keluarga kita? Apakah kita dapat berkata seperti Paulus berkata; “Dan mereka memuliakan Allah karena aku.” [Galatia 1:24]. Marilah kita menjadi orang Kristen yang benar dan memiliki hidup yang menjadi berkat, bukan batu sandungan
Refleksi Renungan
Marilah kita menguji diri di hadapan Tuhan. Kekristenan bukan sekadar identitas, melainkan kehidupan yang terus diubahkan oleh kasih karunia-Nya. Ketika kita sungguh-sungguh hidup di dalam Kristus dan menaati firman-Nya, perubahan itu akan terlihat melalui karakter, perkataan, sikap, dan perbuatan kita. Kita tidak perlu mempromosikan diri sebagai orang percaya, sebab biarlah orang lain melihat dan merasakan kasih Kristus melalui hidup kita. Kiranya melalui kehidupan kita, keluarga, lingkungan, gereja, dan setiap orang yang berjumpa dengan kita dapat merasakan berkat, sehingga nama Tuhan dipermuliakan dan banyak orang terdorong untuk datang kepada-Nya.
Hikmat Hari Ini
“Perubahan hidup yang sejati tidak diukur dari apa yang kita katakan tentang diri kita, tetapi dari bagaimana orang lain melihat Kristus melalui hidup kita.”
Doa Meresponi Firman Tuhan Hari Ini
Bapa di surga, terima kasih karena melalui kasih karunia-Mu Engkau sanggup mengubahkan kehidupan setiap orang yang datang kepada-Mu, sebagaimana Engkau telah mengubahkan Rasul Paulus menjadi alat yang luar biasa bagi kemuliaan nama-Mu. Kami rindu agar hidup kami juga terus diperbarui oleh Roh Kudus setiap hari, sehingga karakter, perkataan, dan tindakan kami semakin mencerminkan Kristus. Tolonglah kami agar tidak hanya menjadi orang Kristen dalam nama, tetapi menjadi saksi yang hidup melalui kehidupan yang membawa damai, kasih, pengampunan, dan pengharapan bagi sesama. Biarlah melalui hidup kami, banyak orang memuliakan nama-Mu dan mengalami kasih-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami berdoa. Amin.
Tuhan Yesus Memberkati
DS
JOIN GRUP RENUNGAN HARIAN
Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan
atau Klik tombol dibawah ini :
Anda juga bisa mengikuti saluran Renungan Harian Kristen Elohim.id di WhatsApp dengan klik tautan berikut:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb7dcZJL7UVRcABBMw1f
Atau klik tombol dibawah ini >>>
Amin, terima kasih Tuhan untuk berkat Mu pada pagi hari ini.