📖Yesaya Pasal 14, Tuhan menghakimi Babel dan bangsa-bangsa yang sombong, sekaligus menyatakan pemulihan, perlindungan, dan kedaulatan-Nya atas seluruh bumi.
📖 Yesaya Pasal 15, Yesaya menyampaikan penghakiman atas Moab, menggambarkan kesedihan besar akibat kehancuran dan penderitaan yang melanda seluruh negeri..

Rangkuman Kebenaran :
🟦 Yesaya Pasal 14
Kesombongan dan kekuasaan manusia tidak akan mampu bertahan melawan rancangan Tuhan. Tuhan sanggup merendahkan yang angkuh serta memulihkan umat yang berharap kepada-Nya. Karena itu, kita dipanggil hidup rendah hati dan percaya bahwa tidak ada rencana Tuhan yang dapat digagalkan. “TUHAN semesta alam telah merancang, siapakah yang dapat menggagalkannya? Tangan-Nya telah teracung, siapakah yang dapat membuatnya ditarik kembali?” Yesaya 14:27
🟦 Yesaya Pasal 15
Penghakiman atas Moab memperlihatkan betapa seriusnya akibat dosa dan pemberontakan terhadap Tuhan. Di tengah gambaran kesedihan itu, kita melihat hati yang turut merasakan penderitaan sesama. Kita dipanggil untuk tidak bersukacita atas kesusahan orang lain, melainkan memiliki belas kasih dan membawa mereka kepada Tuhan. “Aku berteriak karena Moab, pengungsi-pengungsi sudah sampai ke Zoar, ke Eglat-Selisia. Sungguh, orang mendaki pendakian Luhit sambil menangis; dan di jalan ke Horonaim orang berteriak karena ditimpa bencana.” Yesaya 15:5
Kita dipanggil hidup rendah hati dan percaya bahwa tidak ada rencana Tuhan yang dapat digagalkan dan kita dipanggil untuk tidak bersukacita atas kesusahan orang lain, melainkan memiliki belas kasih dan membawa mereka kepada Tuhan. Amin, terima kasih Tuhan untuk berkat Mu pada pagi hari ini.