📖Yesaya Pasal 20, Tuhan memperingatkan Yehuda agar tidak mengandalkan Mesir dan Etiopia, sebab pertolongan manusia dapat gagal dan mengecewakan.
📖 Yesaya Pasal 21, Tuhan menyatakan kejatuhan Babel dan bangsa-bangsa lain, menegaskan bahwa kekuasaan dunia dan berhala tidak akan bertahan selamanya.

Rangkuman Kebenaran :
🟦 Yesaya Pasal 20
Melalui tindakan simbolis Yesaya, Tuhan memperlihatkan bahwa Mesir dan Etiopia bukan dasar pengharapan yang dapat diandalkan. Ketika manusia menaruh kepercayaan pada kekuatan dunia, kekecewaan dapat terjadi. Karena itu, kita dipanggil menempatkan Tuhan sebagai sumber pertolongan dan pengharapan yang utama. “Dan penduduk tanah pesisir ini akan berkata pada waktu itu: Lihat, beginilah nasib orang-orang yang kami harapkan, kepada siapa kami melarikan diri minta pertolongan supaya diselamatkan dari raja Asyur. Bagaimana mungkin kami terluput?” Yesaya 20:6
🟦 Yesaya Pasal 21
Kejatuhan Babel menunjukkan bahwa tidak ada kerajaan atau kekuatan manusia yang dapat berdiri melawan keputusan Tuhan. Segala sesuatu yang dijadikan manusia sebagai sandaran dapat runtuh. Karena itu, kita dipanggil untuk membangun hidup di atas Tuhan dan tidak menggantikan-Nya dengan berhala modern dalam hati. “Lihat, itu sudah datang sepasukan orang, pasang-pasangan orang berkuda! Lalu berserulah ia, katanya: ‘Sudah jatuh, sudah jatuh Babel, dan segala patung berhalanya telah diremukkan dan bertaburan di tanah.’ Yesaya 21:9
Kita dipanggil menempatkan Tuhan sebagai sumber pertolongan dan pengharapan yang utama dan juga kita dipanggil untuk membangun hidup di atas Tuhan dan tidak menggantikan-Nya dengan berhala modern dalam hati. Amin, terima kasih Tuhan atas berkat Mu pada pagi hari ini.